Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Fahri: “Radikalisme” Proyek Amerika Dibawa ke Indonesia

Ahmad
Terakhir diupdate: 26 Juli 2018 12:55 12:55 pm
Ahmad
Dipublikasikan 26 Juli 2018 12:52
Bagikan
Diskusi bertema "Radikalisme di Kampus; Fakta atau Propaganda?" di Gedung Juang 45, Jakarta, Rabu (25/07/2018).
Bagikan

Hidayatullah.com– Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah mengatakan, narasi radikalisme yang ramai di Indonesia merupakan proposal Amerika Serikat di akhir pemerintahan Presiden George Bush dibawa ke Indonesia, yakni War on Teror.

“Di sana sudah enggak laku, sudah ditelanjangi itu kelakuan FBI. Salah satunya ada di temuan Washington Post,” ujarnya dalam diskusi ‘Radikalisme di Kampus: Fakta atau Propaganda?’ di Gedung Juang 45, Jakarta, Rabu (25/07/2018).

Fahri mengatakan, narasi itu merupakan proyek Amerika untuk memeras dunia atau cara making money.

Baca: MUI Jatim: Penelitian “Masjid Terpapar Radikalisme” Tendensius dan Diskriminatif

“Begini, Amerika kan polisi dunia, kalau dunia aman biaya pengamanan tidak ada. Jadi dibikin kacau biar biaya pengamanan datang,” ungkapnya.

Ia mengatakan, hal itu juga disebut dengan terror factory, dimana negara menciptakan masalah supaya bisa memakai uang APBN, dan terus begitu supaya rakyat diperas.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Kita ini dijebak dengan terror factory,” ucapnya.

Sayangnya, di Indonesia, terang Fahri, ketika narasi-narasi radikalisme ini dikeluarkan, sekaligus mengkriminalisasi kata “syariat”, “khilafah”, “jihad”, “jamaah”, dan sebagainya. Interpretasinya dibuat sempit.

Baca: Soal “Masjid Terpapar Radikalisme”, Dr Henri: Tak Semua Penelitian Menjelaskan Fakta

“Padahal sebelum ada republik ini, itu adalah kata-kata yang menyelamatkan Indonesia, dulu ketika mengusir penjajah tidak menggunakan SK presiden, mana ada orang mau jihad pakai Keppres,” jelasnya.

Menurut Fahri, narasi-narasi itu tidak saja hendak menyudutkan Islam tapi juga karena tidak mengerti sejarah bangsa Indonesia.*

Baca: Pemuda Muhammadiyah Nilai AS Picu Produksi Terorisme dan Radikalisme

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatASdiskriminasiDPR RIfahri hamzahislamIslam dan NKRIIslam di IndonesiakhatibLembaga P3Mmasjidpenelitianpengawasan masjidradikalradikalismeWakil Ketua DPR RI
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Empat Golongan Manusia
Tulisan selanjutnya Pengamat: “UU Rasis” Israel Ancam Hak 6 Jutaan Warga-Pengungsi Palestina

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tiga Pria Mengaku Merencakan Serangan Terhadap Masjid Maryam di Galway

Berita
11 Oktober 2026 23:14
Serangan Drone Paramiliter Sudan Tewaskan 41 Orang Dekat Perbatasan Ethiopia
IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?