Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Setahun Gubernur DKI, Anies Dinilai Berhasil Meski Ada Catatan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 17 Oktober 2018 10:29 10:29 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 17 Oktober 2018 10:29
Bagikan
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, melakukan peletakan batu pertama pembangunan masjid dan gedung dakwah Hidayatullah di Jakarta, 3 Februari 2018.
Bagikan

Hidayatullah.com– Genap satu tahun masa kepemimpinan Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI Jakarta per tanggal 16 Oktober 2018. Pengamat Kebijakan Publik dari Universitas Trisakti, Trubus Rahardiansyah, menilai Aniesn berhasil, meskipun tak sedikit ada catatan.

Sejak terpilih menjadi orang nomor satu di DKI Jakarta, semakin hari ada beberapa kebijakan yang berhasil oleh Anies. Namun juga tak sedikit ada beberapa kebijakan yang dapat dikatakan masih berjalan dan perlu ditangani serius, kata dia.

Rahadiansyah menilai, satu kesuksesan yang patut dari era ini adalah keberhasilan Anies-Sandi dalam menyatukan masyarakat Jakarta yang awalnya sempat terpecah karena Pilkada menuju terwujudnya kohesi dan integrasi sosial, sehingga jarang terjadi konflik-konflik sosial, demo berjilid-jilid, dan tawuran antar warga.

Baca: Setahun Anies, Jakarta dinilai Lebih Nyaman Bagi Rakyat Kecil

Selain itu, kebijakan yang dapat dikatakan berhasil antara lain, menutup hotel plus diskotek Alexis; pelaksanaan program KJP Plus; mengganti JPO dengan pelican crossing; program kartu lansia; penanganan reklamasi; program rumah DP 0 rupiah (SAMAWA); pembangunan trotoar Jalan Sudirman-Jalan MH Thamrin; libur sekolah selama Asian Games 2018; program ganjil genap; penataan kampung akuarium, dan program pembatasan penggunaan air tanah.

“Semua program itu dapat dikatakan berhasil meskipun diakui masih belum optimal di mata publik,” kata dia lansir Antara di Jakarta, semalam, Selasa (16/10/2018).

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Kendati demikian, ada beberapa kebijakan yang dapat dikatakan masih berjalan dan perlu ditangani serius yaitu kebijakan OK OCE; OK OTrip yang diganti dengan Jak Lingko; penyelesaian kasus sumber waras dan tanah Cengkareng,” ujar dia.

Baca: Anies Baswedan Resmi Mencabut Izin Proyek Reklamasi 13 Pulau

Program OK OCE perlu ditata ulang dengan fokus pada output dan keberlangsungan program. Karena program ini memerlukan dukungan infrastruktur yang kuat seperti SDM, payung hukum yang kuat, anggaran yang besar, dukungan perbankan, dukungan lembaga keuangan, dukungan UMKM, dan kapasitas kebijakan.

Sedangkan untuk OK Otrip atau Jak Lingko, juga perlu ditata ulang dengan fokus pada peningkatan layanan, koordinasi antar dinas perhubungan dan para pengusaha angkutan umum, kebijakan yang  transparan, dukungan perbankan yang memadai, serta perlindungan pada pengguna.

“Sosialisasi perlu dilakukan secara masif sehingga penumpang tertarik untuk menggunakan kartu OK Otrip atau Jak Lingko. Bahkan ke depan perlu diintegrasikan Trans Jakarta dengan moda LRT dan MRT sehingga masyarakat memperoleh benefit, cepat dan aman, serta mau menggunakan transportasi umum bukan mobil pribadi,” ucapnya.

Baca: Anies-Sandi Pastikan Pemprov DKI Segera Lepas Saham Perusahaan Bir

Rahadiansyah menambahkan, keunggulan kebijakan Anies ada pada kekuatan konsep meskipun pada awalnya dianggap terkesan terburu-buru dan dipaksakan untuk sekadar memenuhi janji politik. Namun dalam beberapa bulan ke belakang, dia melihat Anies cenderung lebih berhati-hati, matang dalam bertindak dan penuh persiapan matang.

Tentu ini dianggap agak berbeda ketika Anies bersama wakilnya, Sandiaga Uno, pada tiga hingga enam bulan pertama, yang dianggap cenderung terburu-buru bahkan sering terlihat tanpa konsep yang jelas yang seringkali menjadi perhatian khusus di mata publik Jakarta yang majemuk.

Perubahan pola kebijakan Anies menurut dia, patut diapresiasi karena pola belajar sambil bekerja yang sangat menonjol belakangan ini, sehingga berbagai upaya yang sungguh-sungguh ada beberapa kebijakan yang berhasil.

“Bahkan di era Anies-Sandi, untuk pertama kalinya DKI Jakarta memperoleh predikat WTP dari BPK, dimana sebelumnya selalu ada catatan. Meski juga ada masalah yang perlu dievaluasi lainnya yakni persoalan reformasi birokrasi di mana banyak ASN yang penempatannya kurang sesuai sehingga kinerja pelayanan publik kurang maksimal,” ujar dia.*

Baca: Anies Dorong Masjid Berfungsi Optimal Seperti di Era Rasulullah

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Anies BaswedanAnies-SandiDKI JakartaGubernur DKI JakartaJak LingkoOK OceOk Otriprumah DP Rp 0setahun AniesTrubus Rahardiansyah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Lagi, Menag Sampaikan Klarifikasi Menolak Perilaku LGBT
Tulisan selanjutnya Rencana Australia Pindahkan Kedubes ke Baitul Maqdis Langgar Hukum Internasional

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas

Berita
13 Juli 2026 16:30
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?