Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

APPERTI: Pemilu 2019 Terburuk selama Reformasi

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 24 April 2019 14:02 2:02 pm
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 24 April 2019 14:02
Bagikan
Sekjen APPERTI Taufan Maulamin.
Bagikan

Hidayatullah.com– Sekjen Aliansi Penyelenggara Perguruan Tinggi Indonesia (APPERTI) Dr Taufan Maulamin, menegaskan banyaknya kasus kecurangan Pilpres menjadi preseden buruk yang akan berdampak pada Pemilu 2019 sebagai Pemilu terburuk sejak Reformasi.

APPERTI pun mengutuk keras kecurangan penyelenggaraan Pemilu 2019.

“Kita mendukung upaya pengungkapan adanya kecurangan Pemilu, seperti penggelembungan suara bagi capres dan cawapres 01 dan penyusutan suara bagi pasangan 02,” ujar Taufan Maulamin dalam siaran persnya kepada hidayatullah.com di Jakarta.

Baca: Prabowo Temui Ulama Bahas Kecurangan & Korban Pemilu

Ia menyebut, kecurangan semakin tampak karena di berbagai daerah ditemukan surat suara yang telah tercoblos.

Selain itu, di luar negeri, menurutnya, banyak WNI yang tidak bisa mencoblos karena sikap Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) yang tidak kompromistis.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Taufan pun mengungkapkan adanya intimidasi bagi pemilih di beberapa daerah untuk mencoblos pasangan 01.

Baca: Diduga Salah Input, Suara Jokowi Bertambah 600 di TPS Kebumen ini

“Di luar negeri, banyak rakyat Indonesia tidak mencoblos karena kehabisan surat suara atau alasan lainnya,” tandanya, Selasa (23/04/2019).

Taufan mendukung berbagai pihak untuk melaporkan adanya kecurangan tersebut agar Pemilu 2019 bisa jujur dan adil.

Dia menyoroti Pemilu kali ini yang jauh dari rasa keadilan, mempertontonkan kecurangan, intimidasi, penghilangan serta perusakan kotak serta surat suara.

Di beberapa daerah, ungkapnya, telah terjadi upaya pencurian Form C1 yang merata di seluruh Indonesia. KPU sering salah input dengan pola yang seragam sehingga mengurangi jumlah suara paslon 02.

Baca: Suara Jokowi sempat Gelembung 1.000 Lebih pada TPS di Bali ini

“Sebagai akademisi, kita memiliki kepentingan besar terhadap penyelenggaraan Pemilu yang jujur dan adil. Tanpa keduanya, maka integritas KPU dipertanyakan dan keabsahan hasil Pemilu juga bisa ternoda,” tukasnya.

Lebih dari itu, Taufan juga mengimbau semua pihak untuk menjaga kondusifitas pascapemilu. Dia tidak ingin terjadi perpecahan sesama anak bangsa.

“Untuk menjaga keutuhan bangsa dan negara, kita mendesak KPU untuk jujur dan adil dalam menghitung hasil suara,” katanya lebih lanjut.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Appertikecurangan PemiluKPUPemilu 2019Pilpres 2019Taufan Maulamin
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Alwi Alatas: Buku Bagian Penting Peradaban Umat
Tulisan selanjutnya PKS Tegaskan Islam Bertentangan dengan Aksi Kekerasan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar

Berita
14 Juli 2026 17:00
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”
ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?