Hidayatullah.com– Sejumlah rumah rusak berat setelah gempa terjadi pada Kamis (20/06/2019), pukul 00.24 WIB. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat 33 rumah rusak berat di Kabupaten Sarmi, Provinsi Papua akibat gempa berkekuatan magnitudo 6.3 dengan kedalaman 10 km.
“Karena rumah rusak berat tersebut, 33 keluarga mengungsi ke rumah kerabat,” ujar Rita Rosita S Kepala Bidang Humas BNPB dalam keterangan persnya baru-baru ini diterima pada Sabtu (22/06/2019).
Tim reaksi cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sarmi menuju ke lokasi yang terdampak gempa, Distrik Ismari.
Baca: Dilanda Banjir, Desa di Konut “Hilang”, Tersisa 1 Masjid 8 Rumah
Gempa yang terjadi pada tengah malam itu memiliki intensitas yang dihitung dengan MMI pada skala lemah hingga sedang atau II hingga V.
Peta guncangan menunjukkan wilayah Kotamulia, Kobakma, Karubaga pada skala MMI III, Burmeso IV, dan Sarmi V.
Gempa dirasakan kuat di Kabupaten Sarmi dengan durasi 2 hingga 3 detik. Masyarakat dilaporkan dalam situasi panik hingga keluar rumah. Getaran juga dirasakan namun lemah selama 1 hingga 2 detik di Kota Jayapura.
BNPB terus memantau dampak dan upaya penanganan darurat pascagempa.*