Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Dendeng Babi Meresahkan, Pemerintah Aceh Laporkan ke Polisi

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 16 Agustus 2019 09:29 9:29 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 16 Agustus 2019 09:29
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Isu dendeng babi membuat resah masyarakat khususnya di Aceh. Apalagi, dendeng babi itu mencantumkan nama Aceh di kemasannya. Pemerintah Aceh pun melaporkan kasus dendeng babi karena diduga mencatut nama daerah istimewa yang menegakkan syariat Islam itu.

Pemerintah Aceh melaporkan kasus ini ke Polda Aceh, dengan harapan kepolisian mengusut pihak-pihak yang menjual nama Aceh lewat produk makanan yang haram bagi umat Islam itu.

Juru Bicara Pemerintah Aceh, Saifullah A Gani, mengatakan bahwa Aceh identik dengan Islam dan isu dendeng babi Aceh telah mencoreng nama Aceh yang melaksanakan syariat Islam.

“Karena itu Pemerintah Aceh meminta kepolisian mengusutnya,” ujarnya di Banda Aceh, Kamis (15/08/2019) kutip INI-Net, Jumat (16/08/2019).

Kepala Bantuan Hukum Biro Hukum Sekretariat Daerah Aceh Sulaiman menyampaikan laporan tersebut ke bagian siber Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Aceh. Kasus tersebut dinilai mencemarkan nama Aceh sebagai bumi Serambi Makkah.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Saifullah mengungkapkan bahwa masyarakat dibuat resah dengan beredarnya produk dendeng babi cap Kelinci Aguan itu. Pada label merek disebutkan dendeng babi diproduksi di Jl Malahayati KM14,5, Neuheun, Aceh Besar.

“Memang, dulu di KM14,5 tersebut pernah ada peternakan babi yang dikelola Aguan. Tapi itu sudah lama sekali. Peternakan tersebut tutup sejak tujuh tahun lalu. Pemiliknya juga sudah tidak di tempat itu lagi,” ungkapnya.

Ia pun mengimbau masyarakat agar tetap tenang serta tidak melakukan hal yang tidak patut. Ia meminta percayakan kasus ini kepada kepolisian untuk mengusutnya.

Pemerintah Aceh juga sudah menugaskan Satpol PP dan Wilayatul Hisbah (WH) untuk menenangkan masyarakat agar tidak terprovokasi dengan isu dendeng babi tersebut.

Kata Saifullah, dendeng babi yang mencatut nama Aceh itu diperjualbelikan di media daring. Pihaknya sudah berkomunikasi dengan media daring, dan pihak media daring hanya menyediakan lapak penjualannya.

Saifullah menegaskan bahwa pemerintah daerah di Aceh tidak mungkin mengeluarkan izin dendeng babi tersebut. Sebab, dendeng babi tidak sesuai dengan masyarakat Aceh yang mayoritas Muslim.

“Kami juga sudah berkoordinasi dengan BPOM dan lembaga pengawas obat makanan itu menyatakan tidak pernah mengeluarkan izin dendeng babi Aceh. Pengusutan kepolisian agar diketahui duduk persoalannya,” ungkapnya.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Acehbabidendeng babidendeng babi Acehmakanan haram
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Saudi Beri Layanan Cepat Kepulangan Jamaah Indonesia, Malaysia, India
Tulisan selanjutnya Pasca Armuzna, Jamaah Haji Indonesia Siap Dipulangkan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko

Berita
5 September 2026 17:08
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih

Terbaru

  • Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?