Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Persis Sesalkan Doa Non-Islam Dibacakan di Depan Peserta Upacara Muslim

Ahmad
Terakhir diupdate: 3 Oktober 2019 10:19 10:19 am
Ahmad
Dipublikasikan 3 Oktober 2019 10:18
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Ormas Islam Persatuan Islam (PERSIS) mengatakan bahwa berdoa merupakan suatu ibadah. Salah seorang Dewan Hisbah PP  Persis, Drs KH Uus M Ruhyat, menerangkan, beribadah kepada Allah harus sesuai kaifiyat atau tata cara yang sudah diatur dalam Al-Quran dan Hadits.

Hal itu disampaikannya merespons adanya kegiatan pembacaan doa ala umat non-Muslim yang diberlakukan di depan peserta upacara Hari Kesaktian Pancasila di kantor salah satu maskapai di Jakarta, Selasa (01/10/2019), yang notabenenya mayoritas Muslim. Kejadian itu disesalkan.

Terkait itu, Uus meminta para pemimpin dan pejabat di berbagai departemen bersikap adil dan proporsional. Sebab bersikap tawazzun atau berimbang adalah sikap yang diperlukan di negeri ini.

“Memang proporsional dan adil itu tidak sama. Tapi ciri pemimpin yang bijak bisa menempatkan apapun secara proposional. Kalau mayoritas yang banyak, seyogianya sadar menggunakan tata-cara yang diyakini mayoritas,“ ujarnya saat diminta tanggapan oleh hidayatullah.com, Kamis (03/10/2019).

Sebelumnya, Uus menjelaskan bahwa berdoa diperintahkan Allah Subhanahu Wata’ala dan akan dikabulkan doa orang tersebut tatkala ia memperkenankan seruan-Nya dan beriman kepada-Nya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Mafhum mukhalafah-nya, jika tidak beriman dan tidak memperkenankan seruan-Nya bagaimana mungkin dikabulkan doanya,” terangnya pada Rabu (02/10/2019) kutip website resmi Persis.or.id.

Kiai Uus pun tidak membenarkan adanya permohonan dan doa kepada selain Allah. Dalam upacara tersebut, diketahui, doa yang disampaikan ditujukan kepada Tuhan Bapak, dikuatkan oleh Roh kudus melalui Yesus Kristus -yang merupakan keyakinan agama non-Muslim, bukan berdoa kepada Allah semata.

“Hal ini merupakan penyimpangan Syirkudda’awat, penyimpangan aqidah yang diharamkan untuk diakuinya,” terang Uus.

Uus pun mengingatkan kepada umat Islam agar berdoa sesuai yang dicontohkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam.

“Doa-Nya ditujukan hanya kepada Allah semata, dengan tulus ikhlas kepada-Nya dan jangan menyekutukan dengan sesuatu apapun kepada-Nya,” ujarnya mengingatkan.

Sebelumnya viral di media sosial video upacara dengan pembacaan doa secara non-Muslim pada upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang dilakukan karyawan dan jajaran direksi perusahaan penerbangan milik pemerintah, Selasa (01/10/2019) lalu.

Terekam dalam video viral itu seorang karyawan wanita yang membaca doa secara non-Muslim. Terlihat pada video itu sejumlah wanita berjilbab yang mengikuti upacara.  Video tersebut sontak saja menuai kontroversi dan perbincangan hangat di media sosial.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:doadoa bersamaHari Kesaktian PancasilaMuslimnon MuslimPersis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Lebih 8.000 Warga Mengungsi dari Wamena ke Jayapura
Tulisan selanjutnya Wapres JK: Teknologi Bermanfaat Tapi Bisa Picu Kerusuhan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Berita
14 Juli 2026 15:30
Indonesia Prioritaskan Promosi Produk Halal Lewat HEI 2026
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?