Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Sohibul: Indonesia Harus Terbebas dari Penistaan Agama

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 23 Februari 2020 14:25 2:25 pm
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 23 Februari 2020 14:25
Bagikan
Mohamad Sohibul Iman pada acara Kursus Singkat Ketahanan Nasional (KSKN) PKS di Jakarta
Bagikan

Hidayatullah.com- Mohamad Sohibul Iman, Presiden Partai Keadilan Sejahtera mengatakan bahwa Indonesia harus terbebas dari penistaan agama. Hal itu merupakan salah satu aspek untuk menciptakan rasa aman di negeri ini.

Sohibul, dalam acara Kursus Singkat Ketahanan Nasional (KSKN), menyoroti rendahnya kepercayaan antarmasyarakat di Indonesia dalam konteks Ketahanan Nasional.

Menurutnya, Indonesia masih masuk kategori low trust society dengan kerapnya warga membesarkan perbedaan dalam perkara yang sepele.

Menurutnya, kekuatan national security dalam bentuk peningkatan kekuatan militer sangat penting. Akan tetapi, yang tak kalah penting dalam sistem pertahanan nasional yaitu human security yang kerap diabaikan.

“Human security itu adalah rasa aman yang dirasakan oleh masyarakat. Kita ini masih masuk dalam low trust society sehingga kerap antarelemen bertikai hanya perkara remeh temeh,” jelasnya dalam kursus untuk seluruh anggota Fraksi PKS DPR RI, Ketua-Ketua Fraksi PKS DPRD dan pimpinan DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota dari PKS seluruh Indonesia itu di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Jumat malam sebagaimana rilis partai kepada hidayatullah.com, Sabtu (22/02/2020).

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Kursus Singkat Ketahanan Nasional Fraksi PKS sesuai agenda menghadirkan Panglima TNI, Kepala BNPT, Kabareskrim Mabes Polri, Gubernur Lemhanas, dan Pejabat BIN.

Sohibul mengatakan, rakyat Indonesia yang masih masuk kategori low trust society harus mendapatkan 3 kebebasan untuk mencapai human security.

Pertama, sebutnya, freedom of fear, kebebasan dari rasa takut. Rakyat harus merasakan kehidupan sehari-hari aman bagi mereka dan terbebas dari rasa takut. “Ini perjuangan PKS agar masyarakat merasakan keamanan,” sebutnya.

Kedua, freedom of want, yaitu kebebasan manusia untuk melaksanakan kehendak sesuai norma yang berlaku. “Masyarakat ingin pintar, ingin sehat, ingin tenang secara spiritual beragama harus dipenuhi oleh negara,” ujarnya.

Ketiga, freedom of indignity, yaitu kebebasan dari rasa penghinaan, persekusi, perusakan termasuk di dalamnya penistaan terhadap agama dan kepercayaan.

Sohibul meyakini, kalau rakyat terpenuhi kebutuhannya, terpenuhi kebutuhan makan dan kebutuhan lainnya, maka rakyat akan terdepan menjaga Indonesia.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:agamakeamananketahanan nasionalMohamad Sohibul Imanpenistaan agamaPKS
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pristac: Pemisahan Agama dan Ilmu Pengetahuan Bertentangan dengan Pendidikan Nasional
Tulisan selanjutnya Wabup Bantaeng: Maksimalkan Dakwah dengan Iman dan Intelektual

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’

Berita
13 Juli 2026 18:00
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?