Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Virus ASF Serang Babi, Pemprov NTT Tutup Lalu Lintas Ternaknya

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 25 Februari 2020 14:57 2:57 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 25 Februari 2020 14:57
Bagikan
daging Bacon
[Ilustrasi]
Bagikan

Hidayatullah.com– Virus African Swine Fever (ASF) menyerang Pulau Timor di Nusa Tenggara Timur (NTT), yang kemungkinan masuk dari Timor Leste dan telah menewaskan ratusan ekor ternak babi, kata Pemerintah Provinsi NTT.

Oleh karena itu, Pemprov NTT menutup wilayah atau tidak mengizinkan lalu lintas ternak babi atau produk asal ternak babi, baik masuk maupun keluar NTT.

Asisten II Setda NTT, Semuel Rebo mengatakan bahwa Pemprov NTT pun melakukan proteksi terhadap pulau-pulau yang masih bebas virus ASF dengan memperketat pengawasan.

“Hasil pemeriksaan laboratorium sudah terkonfirmasi positif ASF di Kabupaten Belu. Langkah yang diambil pemerintah ialah melakukan penutupan wilayah atau tidak mengizinkan lalu lintas ternak babi ataupun produk asal ternak babi, baik masuk maupun keluar,” ujar Semuel di Kupang, Selasa (25/02/2020) kutip Antaranews.com.

Pemprov NTT menegaskan bahwa pihaknya tidak menyarankan masyarakat untuk mengonsumsi daging babi yang sakit atau mati karena terserang virus ASF, walaupun menurut para ahli katanya daging babi aman untuk dikonsumsi.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Kalau soal bisa dikonsumsi atau tidak, menurut ahli, daging ternak babi yang terkena virus bisa dikonsumsi, tetapi kami tidak menyarankan masyarakat untuk mengonsumsinya,” sebut Semuel.

Selain itu, Pemprov NTT juga melakukan komunikasi informasi dan edukasi (KIE) secara meluas kepada seluruh elemen masyarakat, serta melakukan pendataan peternak babi, dan penanganan biosecurity.

Pemprov setempat, katanya, juga menyusun upaya-upaya strategis program dalam rangka pemulihan terhadap kelompok peternak babi, yang menjadi korban serangan ASF.

Pemprov NTT tengah membangun koordinasi dengan pihak Kementerian Pertanian untuk mendapatkan dukungan penanganan ASF.

Sebelumnya, Semuel Rebo pada Selasa (25/02/2020) mengatakan bahwa hasil pemeriksaan laboratorium sudah terkonfirmasi bahwa positif ASF di Kabupaten Belu. Hal ini dinilai tentu berdampak pada seluruh wilayah di Pulau Timor.

Semuel menyampaikan hal itu menjawab pertanyaan mengenai virus aneh yang menyerang ternak babi milik petani di Pulau Timor saat ini dan hasil pemeriksaan laboratorium terhadap contoh daging babi di Medan.

Pemerintah, kata Semuel, baru mendapat hasil laboratorium dari Medan dan menyatakan bahwa virus yang menyerang ternak babi saat ini merupakan virus ASF.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:African Swine FeverbabiNTTpeternakanPulau TimorVirus ASF
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya LIPIA Wisuda 2.556 Sarjana, Menag Ungkap Kesamaan Dakwah Indonesia-Arab Saudi
Tulisan selanjutnya MUI: Fatwa Halal Berbeda Pada 1 Kasus Berpotensi Mengaburkan Kepastian Hukum

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Berita
15 Juli 2026 21:25
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?