Hidayatullah.com—Operasional pabrik milik PT Unilever Indonesia di Cikarang, Jawa Barat dihentikan sementara. Penyebabnya adalah beberapa pegawai telah dipastikan positif COVID-19.
Unilever Indonesia dalam keterangan resmi di situsnya, memutuskan untuk menghentikan operasional sejak 26 Juni 2020 di gedung TBB. Dilaporkan beberapa karyawannya di bagian mesin terkonfirmasi positif COVID-19. Pihak Unilever mengklaim telah melakukan langkah sesuai prosedur dengan menghubungi Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi dan melakukan contact tracing dan PCR test kepada 256 karyawan di gedung TBB.
“Operasional segera kami tangguhkan begitu mendapat kabar tersebut, untuk berfokus menerapkan berbagai langkah preventif dalam upaya menjaga kesehatan dan keselamatan karyawan,” kata Direktur Corporate Affairs dan Sekretaris Perusahaan PT Unilever Indonesia Tbk, Sancoyo Antarikso, dalam keterangannya yang dikutip oleh detik.com.
Sementara itu, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi, Alamsyah, berusaha meyakinkan agar masyarakat tidak perlu khawatir terhadap kontaminasi produk. Dia beralasan bahwa hanya 1 area saja yang ditutup sementara di kompleks pabrik Unilever.
Gedung TBB berada dalam satu kompleks pabrik Unilever Indonesia di Cikarang. Di dalam kompleks tersebut, terdapat beberapa gedung lain yang terpisah.
“Berdasarkan tinjauan kami, Unilever memiliki beberapa pabrik di kompleks Cikarang, setiap gedungnya memiliki protokol pemisahan zona kerja dan area produksi yang ketat. Sehingga hanya satu area saja yang perlu untuk ditutup untuk sementara. Kami menghargai bahwa perusahaan telah menerapkan protokol kesehatan, bersikap proaktif, terbuka dan terus berkoordinasi dengan kami,” Alamsyah berdalih.
Sebelumnya, pemberitaan tentang Unilever ramai diperbincangkan usai secara terang-terangan menyuarakan dukungan terhadap LGBT melalui akun Instagram resminya @unilever. Dukungan ini bisa dilihat dalam unggahan Instagram-nya pada 19 Juni 2020. Mereka menyatakan, berkomitmen penuh mendukung kampanye gerakan ini.*