Hidayatullah.com — Meski di tengah pandemi, ukhuwah Islamiyah kaum Muslimin di Indonesia tetap kuat yang ini terbukti dengan tingginya antusias umat Islam dalam kepedulian terhadap sesama termasuk Palestina.
Hal ini misalnya terlihat dari penggalangan dana rakyat Indonesia untuk pembangunan rumah sakit Indonesia Hebron, Tepi Barat Palestina.
Baru-baru ini, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) memberikan bantuan senilai Rp 1,036,686,544 untuk pembangunan Rumah Sakit Indonesia Hebron (RSIH). Bantuan itu diserahkan Baznas ke Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat di Jakarta.
Ketua Umum MUI KH Miftachul Akhyar menyatakan, penggalangan dana untuk pembangunan RSIH ini menggambarkan kokohnya ukhuwah Islamiyah. Sebab, meskipun banyak umat yang ekonominya terpukul pandemi, tapi gairah membantu sesama Muslim tetap tinggi.
“Alhamdulillah, kita saksikan sebuah gerakan terpuji. Gerakan ukhuwah Islamiyah, gerakan untuk membuktikan bahwa walaupun Indonesia di situasi yang sedang mengalami Covid-19, ekonomi mulai goyah, tetap tetap untuk urusan ukhuwah Islamiyah tidak terkalahkan, saling menguatkan, mewujudkan bahwa Mukmin seperti satu bangunan yang utuh,” kata Kiai Miftach, sapaannya, pasca seremonial penyerahan bantuan itu di Aula Buya Hamka, Gedung MUI Pusat, Menteng, Jakarta (04/05/2021) pekan ini dikutip dari saluran resmi MUI.
Pembangunan RSIH ini memang menjadi program serius MUI setelah dilakukannya penandatangan MoU antara MUI dengan Wali Kota Hebron. Pembangunan RSIH ini ditargetkan tuntas pada akhir 2022.
Menurut Ketua Baznas Noor Achmad, Baznas telah terlibat dalam pengumpulan donasi untuk RSI di Hebron ini sejak tahun lalu.
“Setahun yang lalu sudah pernah kerja sama, saya minta apakah ada uang yang dikumpulkan untuk Hebron, ternyata ada dan terkumpul sejumlah Rp 1,036,686,544. Sejumlah Rp 480 juta sudah disampaikan ke MUI dan sisanya akan menyusul dalam waktu singkat. Mudah-mudahan nanti bisa ditransfer dan diserahkan ke Hebron monggo saja, kita mengikuti,” ujar Noor.
Pertemuan ini pun sekaligus sebagai wadah meluncurkan Gerakan Cinta Zakat, Infaq, Sodaqoh, dan Wakaf untuk MUI dan Baznas se-Indonesia. Baznas, tambah Noor, membutuhkan penguatan dari para ulama di MUI dalam menggelorakan gerakan cinta Ziswaf ini.
“Kami sangat butuh Pak Kiai dan juga yang lain untuk menyampaikan kepada umat tentang gerakan cinta zakat ini. Kami masih sangat butuh sekali penguatan, khususnya dari para Kiai wabil khusus dari MUI wabil khususnya lagi dari Kiai Miftach,” ujarnya.
Dengan adanya bantuan ini, maka dana sementara yang terkumpul untuk pembangunan RSIH di Hebron ini mencapai sekitar Rp 2,5 miliar. Dana ini tersimpan di rekening Islamic Dakwah Fund MUI. Dana itu, nantinya akan diserahkan ke Hebron menunggu persetujuan dari Kementerian Luar Negeri RI sehingga bisa aman dan tepat sasaran.*