Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Yahya Cholil Staquf: NU-PDIP Bukan Sekadar Partner, Tapi Komponen Senyawa

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 12 Februari 2022 22:55 10:55 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 12 Februari 2022 22:55
Bagikan
Yahya Cholil Staquf
Bagikan

Hidayatullah.com– Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) bukan sekadar partner atau rekan bagi NU, kata Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Yahya Cholil Staquf.

Bagi PBNU, kata Yahya, PDIP merupakan salah satu komponen senyawa di dalam perjuangan.

“Yang jelas, dalam hal ini PDIP akan menjadi bukan hanya sekadar partner, tapi akan menjadi salah satu komponen senyawa di dalam perjuangan,” ujar Yahya pada acara Hari Lahir (Harlah) ke-96 NU yang digelar secara hybrid pada Sabtu (12/02/2022).

Dan jelas, tambah Yahya, ke depan akan dilihat, langkah yang diambil dan dijalankan NU selama kedua belah pihak (PDIP-NU) setia kepada semangat dasar perjuangannya, akan menjadi sinergi yang mudah-mudahan membawa kemaslahatan yang besar untuk bangsa, negara, dan untuk kemanusiaan.

Yahya mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama memperbaiki dan menyempurnakan berbagai hal yang dianggap belum sempurna. Hal ini katanya menjadi dasar PDIP dapat berjalan beriringan dengan PBNU. Yang kalau keduanya konsisten, menurutnya akan membawa dampak baik bagi bangsa dan negara.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Yahya mengajak setiap elemen agar merawat jagat demi keberlangsungan memperjuangkan peradaban Indonesia.

Pada acara tersebut, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengajak warga NU dan kader PDIP agar berada dalam satu barisan yang sama saat menghadapi pihak-pihak yang ingin merusak kemajemukan Indonesia. “Segala upaya melenyapkan kemajemukan, kebinekaan, dan keragaman di negeri ini adalah sama artinya membunuh Indonesia, negeri yang diploklamirkan Bung Karno,” sebut Yaqut dikutip Cnnindonesia.com.

Sedangkan Sekjen DPP PDIP, Hasto Kristiyanto, menilai bahwa visi PDIP dan NU mempunyai garis besar yang sama terkait persatuan Indonesia dan dunia. Menurut Hasto, hubungan tersebut membuat PDIP dan NU saling membutuhkan dan melangkah beriringan.

“Tema NU senapas dengan PDIP,” ujarnya.

Menurut Hasto, lambang NU yang menggambarkan semangat persatuan dunia pun sama dengan spirit PDIP yang digaungkan Soekarno. Begitu pun semangat membangun hubungan antara manusia secara horizontal dan vertikal ke sesama makhluk ciptaan Allah.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Ketua Umum PBNUNUPBNUPDIPYahya Cholil Staquf
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Yahudi Ortodoks Menyerang Tim Berita Turki di Baitul Maqdis
Tulisan selanjutnya Belasan Negara Minta Warganya Segera Tinggalkan Ukraina

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Berita
18 Juli 2026 10:26
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?