Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Din Syamsuddin: Wasatiyat Islam lebih Luas Dari Moderasi

Ahmad
Terakhir diupdate: 4 Desember 2022 22:39 10:39 pm
Ahmad
Dipublikasikan 4 Desember 2022 22:45
Bagikan
Prof. Dr. Din Syamsuddin
Bagikan

Hidayatullah.com—Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah periode 2005-2010 dan 2010-2015, Din Syamsuddin menilai Wasatiyat Islam (Jalan Tengah Islam) adalah solusi terhadap kerusakan peradaban manusia dewasa ini.

“Wasatiyat Islam dapat menjadi solusi. Sistem dunia dan bentuk-bentuk derivatifnya dalam bidang ekonomi, politik, dan budaya harus ditarik ke titik tengah,” kata Din Syamsuddin dalam keterangan tertulis hari Ahad (04/12/2022)

Ketua Centre for Dialogue and Cooperation among Civilizations (CDCC) itu menjelaskan, Jalan Tengah itu bukan jalan moderasi yang mengandung konotasi kompromistik dan rekonsiliasistik (dalam hal ini berlaku pola hubungan antara pihak superior dan pihak inferior). Dalam wawasan Wasatiyat Islam, lanjut dia, ada dimensi toleransi (tasamuh), keseimbangan (tawazun), dan konsultasi (syura), tetapi ada juga dimensi keadilan (i’tidal).

“Sering penekanan pada moderasi mengabaikan prinsip keadilan. Wawasan Wasatiyat Islam lebih dari sekadar moderasi, bahkan mencerminkan keseimbangan menyeluruh,” katanya ketika berbicara dalam International Symposium yang digelar oleh Fakultas Agama Islam Universitas Ahmad Dahlan (UAD) di Yogyakarta, Sabtu (3/12/2022).

Din Syamsuddin mengatakan, kerusakan peradaban, baik pada tingkat global maupun nasional banyak negara merupakan fakta yg sangat memprihatinkan.  “Dunia menghadapi krisis multidimensional, berupa krisis-krisis pangan, energi, dan lingkungan hidup, serta berbagai bentuk ketidakadilan, tindak kekerasan, dan sikap fobia antarkelompok,” katanya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Pasca-COVID-19, kata dia, belum terwujud kondisi normal baru karena umat manusia masih menghadapi momok perubahan iklim dan pemanasan global dan resesi ekonomi global yang berdampak sistemik pada bidang-bidang kehidupan lain.

Itu semua, menurut Guru Besar Politik Islam Global FISIP UIN Jakarta itu, disebabkan karena sistem dunia berwatak sekuler-liberal, yang sejatinya menampilkan bentuk ekstremitas. Oleh karena itu, Din Syamsuddin mengatakan Global Fulcrum of Wasatiyat Islam akan segera aktif mengarusutamakan wawasan itu untuk dunia, khususnya umat Islam sedunia. (ant)

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Din SyamsuddinIslam Wasathiyahmoderasi agamawasatiyat Islam
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Iran Menghapus Peran Polisi Moral
Tulisan selanjutnya Gunung Semeru Erupsi, Warga Mulai Mengungsi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat

Berita
13 Juli 2026 06:04
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?