Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Info Halal

Di Sumsel, Suplemen Makanan Ber-DNA Babi Ditarik dari Peredaran

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 2 Februari 2018 20:21 8:21 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 2 Februari 2018 20:21
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Suplemen makanan yang terbukti mengandung DNA babi dari hasil uji sampel Badan POM RI, masing-masing Viostin DS dan Enzyplex, ditarik peredarannya dari seluruh apotek dan toko obat di Sumatera Selatan.

Penarikan suplemen merk Viostin DS dilakukan untuk produk dengan nomor izin edar (NIE) POM. SD.051523771 bernomor bets BN C6K994H. Sementara untuk Enzylpex, penarikan dilakukan untuk NIE DBL7214704016A1 bernomor bets 16185101.

Baca: BPOM Ambon Pantau Penarikan Suplemen Makanan Ber-DNA Babi

Kepala BBPOM Palembang, Setia Murni, mengungkapkan, informasi terkait produk suplemen mengandung DNA babi sudah diketahui sejak awal bulan Januari. Dan atas petunjuk BPOM, pihaknya menginstruksikan penarikan kedua produk tersebut dari apotek dan toko obat di Sumsel.

“Sebelum surat (hasil uji sampel, Red) itu viral, BPOM sudah bekerja dan memerintahkan produsen untuk menarik produknya. Kami turun langsung kelapangan. Keterangan dari pihak distributor, produk yang ditarik sudah dikirim kembali ke pabrik,” ujar Murni di Palembang, Sumsel, Jumat (02/02/2018) lansir KBRN.

Menurut Murni, produk yang ditarik dari peredaran hanyalah produk dengan nomor bets hasil uji sampel, yang terbukti mengandung DNA babi. Sementara produk Viostin DS dan Enzyplex lainnya masih diizinkan untuk dijual.

Baca Juga

Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
Cek Bahan Kosmetik Anda: Cantik Tapi “Haram” Buat Apa?
Percepatan Sertifikasi Halal” di kantor MUI
Ada Apa di Balik Gurihnya Mie Instan?

Baca: YLKI: Audit Komprehensif Produsen Suplemen Makanan Ber-DNA Babi

“Yang bermasalah adalah nomor bets atau kode produksi. Jadi bila produk dengan bets nya bermasalah, hanya produk dengan nomor bets itu yang ditelusuri,” jelasnya.

Diakui Murni, BBPOM tidak mengetahui pasti berapa banyak jumlah produk yang telah ditarik oleh pihak distributor, namun dirinya memastikan dua produk suplemen mengandung DNA babi sudah tidak lagi beredar di Sumsel.

Meski demikian, masyarakat diimbau untuk lebih cermat dalam memilih produk suplemen dengan meneliti nomor bets yang telah diketahui dilarang dan melaporkan ke BBPOM bila masih beredar dipasaran.

Baca: Viostin DS dan Enzyplex Mengandung DNA Babi, Instruksi BPOM: Setop Produksi

“Segera laporkan kepada kami bila memang masih ditemukan. Masyarakat dapat menghubungi contact center HALO BPOM di nomor telpon1-5—533, SMS 081219999533, email [email protected] atau unit Layanan Pengaduan Konsumen (UPLK) Balai besar/Balai POM di seluruh Indonesia,” pungkasnya.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Badan Pengawas Obat dan MakananBadan POM RIBBPOM PalembangDNA babiEnzyplexinfo halalKepala BBPOM Palembangkonsumenmakanan haramPalembangperlindungan konsumenPOMPT Medifarma LaboratoriesPT Pharos IndonesiaSetia MurniSumatera Selatansuplemen haramsuplemen makanan mengandung DNA BabiViostin DS
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Produk Susu Lactalis Tercemar Salmonella Sejak 12 Tahun Silam
Tulisan selanjutnya Guru Meninggal Dianiaya Murid, Polisi Diminta Usut Tuntas

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Berita
1 Juni 2026 10:40
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Terbaru

  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Mungkin Anda Juga Suka

Info Halal

Perlunya Mencermati Label Makanan

26 Desember 2022 16:30
Info Halal

Produk Makanan Halal Indonesia Peringkat Dua Dunia,  Kemenag Berkoordinasi terkait Sertifikasi Halal

12 Desember 2022 13:45
Titik Kritis Keharaman Burger
Info Halal

5 Titik Kritis “Keharaman” Burger

12 Desember 2022 05:00
Info HalalRagam

Kemana Perginya “Turunan” Babi?

10 Desember 2022 06:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?