Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Info Halal

Waspada Bahan Bersumber dari Babi, Cermati Titik Kritis Kehalalan Cangkang Kapsul

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 3 Desember 2020 10:47 10:47 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 3 Desember 2020 10:47
Bagikan
[Ilustrasi] Cangkang kapsus pada obat herbal.
Bagikan

Hidayatullah.com– Penting bagi kaum Muslimin untuk benar-benar menyeleksi produk-produk yang akan dikonsumsi, seperti obat dan suplemen. Dalam hal ini termasuk cangkang kapsul yang perlu dicermati titik kritis kehalalannya.

Dewan Pengawas Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia, Ir. Chilwan Pandji, M.Apt.Sc., menjelaskan, teknologi kapsul gelatin dipilih oleh para produsen farmasi karena unggul dalam ketersediaan hayatinya, selain lebih mudah dimodifikasi dari sisi biofarmasetiknya.

“Bahan baku gelatin umumnya adalah kulit dan tulang dari hewan mamalia, seperti sapi dan babi. Secara garis besar, sumber gelatin untuk pembuatan kapsul dibagi atas gelatin tipe A yang berasal dari kulit baik sapi dan babi dan gelatin tipe B yang berasal dari tulang baik sapi maupun babi,” jelas dosen di Fakultas Teknologi Industri, Institut Pertanian Bogor (IPB) ini kutip website resmi LPPOM MUI pada Kamis (03/12/2020).

Cangkang kapsul memang erat kaitannya dengan obat dan suplemen, baik itu kimiawi ataupun herbal. Sebab, cangkang kapsul menjadi salah satu teknologi yang memiliki banyak manfaat. Dua di antaranya memudahkan konsumsi obat (utamanya karena aroma dan rasa pahit), serta melindungi obat dari udara dan cahaya (higroskopis).

Pada umumnya, cangkang kapsul terbuat dari gelatin atau rumput laut (karagenan). Sumber gelatin itulah yang menjadi titik kritis terbesar dari cangkang kapsul. Menurut Dosen Departemen Teknologi Hasil Perairan, Fakultas Perikan dan Ilmu Kelautan IPB, Dr. Mala Nurimala, S.Pi., M.Si., gelatin merupakan senyawa turunan protein yang diperoleh dengan cara mengekstrak kolagen hewan. Biasanya, gelatin berbentuk serbuk atau lembaran.

Baca Juga

Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
Cek Bahan Kosmetik Anda: Cantik Tapi “Haram” Buat Apa?
Percepatan Sertifikasi Halal” di kantor MUI
Ada Apa di Balik Gurihnya Mie Instan?

“Sayangnya, sampai saat ini, belum ada produsen yang memproduksi kolagen secara komersial di Indonesia. Hampir 60% penggunaan kolagen dan gelatin di dunia berasal dari babi,” ujar peneliti di Halal Science Center IPB ini.

Sehingga, Mala beserta timnya masih terus mengembangkan sumber alternatif kolagen dan gelatin halal yang berasal dari kulit ikan.

Proses Ekstraksi

Selain dari sumbernya, titik kritis kehalalan gelatin selanjutnya terletak pada saat proses ekstraksi. Terdapat beberapa cara dalam mengekstraksi kolagen menjadi gelatin, yaitu dengan metode asam, basa, dan enzimatis. Oleh karena itu, sumber dan kehalalan jenis pelarut harus dipastikan.

Jika kolagen diekstrak menggunakan enzim, maka enzim yang akan dipakai merupakan enzim protease yang dapat memecah protein. Akan tetapi, selama ini enzim protease yang banyak dijual berasal dari babi, seperti pepsin.

Dengan demikian, dibutuhkan pengetahuan dan metode pendukung yang akurat agar bisa mengetahui setiap bahan yang dipakai pada pembuatan gelatin. Di antara yang bisa dilakukan yaitu dengan melakukan analisis laboratorium guna mengidentifikasi DNA babi dan protein spesifik babi.

“Hasil analisis lab itu dapat memberikan keyakinan dan kenyamanan dengan pembuktian secara ilmiah, dalam proses sertifikasi halal. Sehingga, dapat menepis gugatan yang mungkin terjadi dari pihak-pihak yang berkepentingan,” kata Wakil Direktur LPPOM MUI Ir. Muti Arintawati, M.Si..

Kini, menyeleksi produk halal sudah bukan menjadi hal yang rumit. LPPOM MUI menyajikan daftar produk halal melalui website Halalmui.org dan aplikasi Halal MUI. Keduanya bisa diakses masyarakat dengan mudah dan transparan.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:babicangkang kapsulfarmasikapsulLPPOM MUIobat
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Arab Saudi dan Qatar Mendekati Kesepakatan dalam Krisis Teluk
Tulisan selanjutnya Cashback yang di Tawarkan Go-pay dan OVO, Haramkah?

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia

Berita
13 Juli 2026 15:40
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Info Halal

Perlunya Mencermati Label Makanan

26 Desember 2022 16:30
Info Halal

Produk Makanan Halal Indonesia Peringkat Dua Dunia,  Kemenag Berkoordinasi terkait Sertifikasi Halal

12 Desember 2022 13:45
Titik Kritis Keharaman Burger
Info Halal

5 Titik Kritis “Keharaman” Burger

12 Desember 2022 05:00
Info HalalRagam

Kemana Perginya “Turunan” Babi?

10 Desember 2022 06:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?