Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

UBN: Sejak Aksi 411 dan 212, GNPF Sudah Ingin Berdialog dengan Presiden

Ahmad
Terakhir diupdate: 28 Juni 2017 10:35 10:35 am
Ahmad
Dipublikasikan 28 Juni 2017 10:28
Bagikan
Para tokoh GNPF MUI antara lain Habib Rizieq Shihab, KH Bachtiar Nasir, Ustadz Zaitun Rasmin, dll, bersama Kapolri Tito Karnavian pada Aksi Bela Islam III (Aksi 212) di lapangan Monas, Jakarta, Jumat, 2 Desember 2016.
Bagikan

Hidayatullah.com– Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI, KH Bachtiar Nasir, menampik kabar yang menyebut pihaknya meminta untuk bertemu Presiden Joko Widodo. Menurutnya yang tepat adalah GNPF MUI menggagas terjadinya dialog.

“Itu yang perlu kami garis bawahi,” ujarnya saat konferensi pers di AQL Islamic Center, Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (27/06/2017).

UBN, panggilannya, mengungkapkan, GNPF ingin menjadikan dialog sebagai jalan solusi dengan tidak melulu menjadikan mobilisasi massa sebagai sarana.

Baca: GNPF Mengaku Objektif Menilai Pemerintah, Minta Presiden Jokowi Utamakan Dialog

Ia memaparkan, sejak Aksi 411 lalu, pihaknya sudah ingin bertemu dengan Presiden untuk menyampaikan apa yang menjadi keresahan ulama dan umat Islam. Namun, kata dia, takdir Allah, GNPF belum dipertemukan dengan Presiden.

Termasuk saat Aksi 212, dimana Jokowi hanya menyampaikan salam di depan peserta aksi lalu kembali ke Istana tanpa adanya dialog dengan GNPF.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Baca: Tindakan Presiden Jokowi Tinggalkan Aksi Damai 411 karena Informasi Intelijen yang Menyesatkan

Akhirnya, terang UBN, upaya untuk berdialog ditempuh melalui Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian dan Menkopolhukam Wiranto, yang kemudian sempat difasilitasi dan bertemu Menkopolhukam di rumah dinasnya. Saat itu Wiranto katanya berjanji akan menyampaikan aspirasi GNPF ke Presiden.

“Jadi salah besar kalau dibilang pertemuan kemarin mendadak. Ini perjalanan panjang sejak Aksi 411,” ungkap Wakil Sekretaris Dewan Pertimbangan MUI ini.

Baca: ‘Bisikan’ Intelijen Partikelir Sesatkan Presiden Jokowi dalam Aksi Damai 411

Akhirnya, jelasnya, sehari sebelum pertemuan dengan Presiden Jokowi, pihaknya sudah duduk bersama Menkopolhukam dan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin. Kemudian, esok harinya meminta izin untuk bertemu Presiden bertepatan dengan Hari Raya Idul Fitri 1438 H.

Suasana lebaran, terang UBN, dinilai cocok, karena semua sedang membuka hati. Dan juga tidak mudah mencari waktu bagi Presiden.

“Walaupun sebetulnya dialog ini kebutuhan kedua belah pihak,” tandasnya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:aksi 212Aksi 411aksi bela IslamdialogGerakan Nasional Pengawal Fatwa MUIGNPF-MUIHari Raya Idul Fitri 1438 HIstana MerdekaJokowiKH Bachtiar Nasirkriminalisasikriminalisasi ulamaMenko Polhukampertemuan GNPF-JokowiPresiden Joko WidodoTim 7 GNPF MUIWiranto
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya GNPF Mengaku Objektif Menilai Pemerintah, Minta Presiden Jokowi Utamakan Dialog
Tulisan selanjutnya Libur Idul Fitri, Orangtua Diimbau Jaga Pola Makan Sehat Anak

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Berita
30 Mei 2026 13:05
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?