Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Wiranto: Pemutaran Film Pengkhianatan G30S/PKI Tak Perlu Diperdebatkan

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 25 September 2017 14:45 2:45 pm
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 25 September 2017 14:45
Bagikan
Menkopolhukam Wiranto di Jakarta.
Bagikan

Hidayatullah.com– Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Wiranto, tidak mempermasalahkan rencana dan gerakan pemutaran kembali film Gerakan 30 September/Partai Komunis Indonesia (G30S/PKI) yang sedang marak-maraknya saat ini.

“Mengenai pemutaran kembali Film Pengkhianatan G30S/PKI dan ajakan untuk nonton bareng bagi beberapa institusi merupakan hal yang tidak perlu diperdebatkan,” ujar Wiranto dalam pernyataan resmi Menko Polhukam di Jakarta, Ahad (24/09/2017).

Baca: Pahami Sejarah, Santri di Samarinda Nobar Film G30S/PKI

Ia mengatakan, peristiwa 30 September 1965 adalah peristiwa sejarah kelam bangsa Indonesia.

“Masih banyak peristiwa serupa yang dialami bangsa Indonesia,” imbuhnya.

Semua itu kata Wiranto adalah rangkaian fakta sejarah yang sudah berlalu.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Kita tidak mungkin memutar kembali jarum jam dan mengubah fakta sejarah sekehendak kita,” tambahnya.

Baca: Film G30S/PKI, Komnas HAM: Setiap Warga Berhak Tahu Sejarah Bangsanya

Sejarah tersebut termasuk G30S/PKI merupakan perjalanan bangsa yang dapat dijadikan referensi bangsa untuk menatap ke masa depan.

“Menonton film sejarah memang perlu bagi generasi berikutnya, untuk memahami sejarah kebangsaan bangsa Indonesia secara utuh,” ungkapnya.

“Kita tak perlu malu, marah, atau kesal menonton film sejarah,” lanjutnya.

Baca: Film G30S/PKI Dinilai Ingatkan Generasi Muda soal Pengkhianatan atas Pancasila

Ajakan atau anjuran menonton film G30S/PKI tak perlu dipolemikkan, masih kata Wiranto, apalagi sampai membuat bangsa Indonesia bertengkar dan berselisih.

“Anjuran Presiden untuk mempelajari sejarah kebangsaan dengan menyesuaikan cara penyajian agar mudah dipahami oleh generasi Milenium, merupakan kebijakan yang rasional,” sebutnya.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bahaya PKIG30SPKIGerakan 30 September 1965kasus 1965kekejaman PKIkomunismeMenko PolhukamMenteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanannobar film G30S/PKIPartai Komunis Indonesiapelarangan PKIpemberontakan PKIpemutaran Film G30S/PKIsantri nobar film G30S/PKIWiranto
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Perjalanan Singkat Pemblokiran Nikahsirri.com, Sinergi Kemkominfo-Polri dan Masyarakat
Tulisan selanjutnya Pengacara: Alfian Tanjung Didakwa Ulang, Jelas-jelas Tak Ada Dasar Hukumnya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Berita
14 Juli 2026 19:51
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar

Terbaru

  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?