Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Fahira Idris: Tak Ada Area Abu-abu tentang Hoax

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 4 Januari 2018 21:23 9:23 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 4 Januari 2018 21:23
Bagikan
Fahira Idris pada aksi peduli Rohingya di arena CFD, Bundaran HI, Jakarta, Ahad (03/09/2017).
Bagikan

Hidayatullah.com– Ketua Komite III DPD RI, Fahira Idris, mengingatkan Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Djoko Setiadi, untuk tidak lagi memancing kegaduhan dengan mengeluarkan pernyataan-pernyataan kontroversial yang justru kontraproduktif.

“Walau sudah mencabut dan meminta maaf terkait ‘hoax membangun’, kami tetap mengingatkan agar (Djoko) tidak mengeluarkan pernyataan yang justru kontradiktif,” ujar Fahira Idris kepada hidayatullah.com Jakarta, Kamis (04/01/2018).

Baca: Sebut “Hoax Membangun”, Kepala BSSN Disoroti DPR dan Masyarakat

Fahira Idris menambahkan, produksi dan penyebaran hoax merupakan salah satu jenis kejahatan utama dunia siber.

Oleh karena itu, kehadiran BSSN harusnya mampu menyuntikkan semangat baru, bukan malah menyiutkan harapan dan melahirkan rasa pesimistis di tengah-tengah masyarakat.

“Tidak ada area abu-abu tentang hoax. Semuanya hitam dan merusak. Mau seperti apapun konten hoax-nya, termasuk yang melebih-lebihkan prestasi Presiden. Bahkan hoax seperti ini sangat berbahaya karena pasti menurunkan wibawa Pemerintah,” ungkapnya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Fahira pun meminta kepada BSSN mulai fokus memformulasikan strategi memberantas hoax. “Cukup sekali ini saja, Badan ini memancing kegaduhan,” tegas Fahira Idris.

Sebelumnya, dalam jumpa pers usai dilantik sebagai Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Djoko Setiadi, mengatakan, lembaganya akan turut berperan untuk membasmi berita bohong (hoax) yang banyak bertebaran di media sosial.

Baca: Soal Penindakan Hoax, DPR: BSSN Bukan Lembaga Hukum

 

Dalam pernyataannya usai dilantik oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Rabu (3/1/2018) itu, Djoko juga mempersilakan kalau ada ‘hoax membangun’.

“Tentu hoax ini kita lihat, ada yang positif dan negatif. Saya imbau kepada kawan-kawan, putra-putri bangsa Indonesia ini, mari sebenarnya kalau hoax itu hoax membangun ya silakan saja,” ungkapnya.

Sontak saja pernyataan Djoko itu menuai polemik dan sorotan dari berbagai pihak.

Kepala BSSN Djoko Setiadi diwarta media sudah menyatakan permintaan maaf karena pernyataannya itu menimbulkan kebingungan di masyarakat. Namun dia mengatakan memang ada hoax yang membangun. Djoko juga menyatakan jika itu keliru maka ia mencabut pernyataan “hoax membangun” itu.* Zulkarnain

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:#HoaxMembangunBadan Siber dan Sandi NegaraBSSNDjoko SetiadiDPD RIdunia mayaFahira Idrishoax membangunhoax negatifhoax positifkeamanan siberKepala BSSNKetua Komite III DPD RIKomisi I DPR RImedia sosialpertahanan negarapertahanan sibersiberTB Hasanuddinteknologi informasitwitterUU ITEWakil Ketua Komisi I DPR RI
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Juri Pengadilan AS: Bankir Turki Bantu Iran Mengelak dari Sanksi
Tulisan selanjutnya ‘Harus Dibedakan, Antara Mengkritik Penguasa dan Menyebarkan Hoax’

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar

Berita
14 Juli 2026 17:00
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?