Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Komjen Iriawan Jadi Pj Gubernur Jabar Diduga Mempengaruhi Pilgub

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 18 Juni 2018 13:59 1:59 pm
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 18 Juni 2018 13:55
Bagikan
Mantan Kapolda Metro Jaya M Iriawan.
Bagikan

Hidayatullah.com– Meski sempat menuai penolakan dan kritikan, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo akhirnya melantik mantan Kapolda Metro Jaya, Komjen M Iriawan, sebagai pejabat (Pj) Gubernur Jawa Barat menyusul rampungnya masa tugas Ahmad Heryawan periode 2013-2018.

Pelantikan perwira tinggi Polri yang sebelumnya menjabat Sekretaris Utama Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) itu berlangsung di Gedung Merdeka, Bandung, Jawa Barat, Senin (18/06/2018).

Pelantikan mantan Kapolda Jawa Barat dan itu sebagai Pj Gubernur Jawa Barat menuai kritikan. Bahkan kritikan itu sudah ramai sejak wacana pelantikan itu bergulir pada awal tahun 2018.

Baca: IPW: Petinggi Polri Jadi Plt Gubernur Ide Berbahaya

Pelantikan mantan Kadivpropam Polri itu dinilai bisa mempengaruhi Pemilihan Kepala Daerah Jawa Barat (Pilkada Jabar), dimana salah satu kontestannya adalah mantan Kapolda Jawa Barat Anton Charliyan, sebagai calon Wakil Gubernur Jawa Barat.

Penunjukan Iriawan sebagai Pj Gubernur Jabar diduga bisa mempengaruhi proses demokrasi pada Pilkada Jabar.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Penunjukan ini menimbulkan syak wasangka peluang ketidakadilan dalam proses Pilkada Jabar karena ada kandidat dari institusi yang sama,” ujar politisi Mardani Ali Sera lewat akun media sosialnya di Instagram, @mardanialisera, kemarin.

Baca: Polri Diharapkan Tolak Usulan Mendagri soal Plt Gubernur

Ia menilai sebaiknya yang dipilih sebagai Pj Gubernur adalah sosok yang netral dan seorang negarawan.

“Akan lebih arif dan bijak jika dipilih figur netral dan negarawan. Jabar itu magnitude politik nasional. Penanganan yang tidak tepat berpotensi membawa virus ketidaknetralan Pemerintah,” ujar penggerak gerakan #2019GantiPresiden ini.

Pelantikan Iriawan itu sesuai dengan surat Keputusan Presiden Nomor 106/P/2018 tentang pemberhentian dengan hormat Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar periode 2013-2018 dan pengangkatan Pj Gubernur.

Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon mengkritik keputusan pemerintah yang tetap melantik Komjen (Pol) Iriawan sebagai Penjabat Gubernur Jawa Barat.

Sebab, wacana Kementerian Dalam Negeri melantik Iriawan sudah muncul sejak Januari 2018. Wacana itu kemudian menimbulkan kontroversi publik. Kemudian pada 20 Februari 2018, pemerintah melalui Kementerian Koordinator Politik Hukum dan Keamanan menyatakan bahwa wacana itu ditarik kembali.

“Selain mencederai semangat reformasi, memang tak ada alasan untuk menjadikan perwira Polri aktif sebagai Pj Gubernur Jawa Barat. Masih banyak pejabat lain yang lebih pas menduduki posisi itu, termasuk pejabat di lingkungan Kemendagri,” ujar Fadli melalui siaran pers, Senin (18/06/2018).

Baca: ‘Petinggi Polri Jadi Plt Gubernur Harus Dibatalkan’

Sebelumnya, Ind Police Watch (IPW) turut mengkritisi Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo yang menunjuk dua petinggi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) sebagai pelaksana tugas (Plt) Gubernur Jawa Barat dan Sumatera Utara. IPW menilai ide itu berbahaya.

“Rencana Mendagri yang hendak menjadikan dua pejabat Polri sebagai Plt Gubernur adalah ide yang sangat berbahaya bagi demokrasi, karena akan menjadi preseden bagi munculnya Dwifungsi Polri. Padahal salah satu perjuangan reformasi menjatuhkan Orde Baru adalah memberangus Dwifungsi ABRI,” ujar Ketua Presidium IPW Neta S Pane dalam pernyataannya diterima hidayatullah.com di Jakarta, Senin (29/01/2018).

Sementara itu diketahui pihak Kemendagri telah membantah jika penunjukan Iriawan sebagai Pj Gubernur Jabar melanggar aturan.*

Baca: Petinggi Polri Jadi Plt Gubernur, Jokowi Didesak Tak Terbitkan Keppres

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Dwifungsi PolriDwifungsi TNI/PolriInd Police WatchIPWJawa Baratjenderal polisijenderal polisi jadi Plt GubernurKetua Presidium IPWKomjen M IriawanM Iriawanmantan Kapolda Metro JayaMendagri TjahjoMenteri Dalam NegeriNeta S Paneperwira tinggi PolriPilkada 2018Pj Gubernur JabarPlt Gubernurpolisipolisi berpolitikPolrireformasiTjahjo KumoloTNI/PolriUU Pilkada
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya ‘Rasa Puasa’ di Negeri Sakura [2]
Tulisan selanjutnya Turis di New Zealand akan Dikenai Pajak untuk Pembangunan Infrastruktur

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Berita
31 Mei 2026 05:00
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?