Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Di Palestina, Lebaran Juga Berarti Berkabung

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 12 September 2010 09:14
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Hari Sabtu (11/9/2010), delegasi Hamas, Fatah dan faksi-faksi sayap kiri mengunjungi pemakaman orang-orang Palestina yang dibantai Israel dan tempat-tempat peringatan lainnya, sebagai bagian dari tradisi lebaran.
Di Gaza, para pemimpin Hamas melakukan kunjungan ke penjara Rafah sambil membawa hadiah dan menanyakan keadaan saudara-saudara mereka di penjara.
Ketika lebaran, sanak keluarga biasanya saling berkunjung, demikian pula dengan teman-teman dan kolega. Anak-anak mendapatkan baju baru dari paman dan bibinya. Kopi dan jus menjadi bagian dari sajian di hari raya.
Berbeda dengan negeri Islam lain, bagi penduduk Palestina lebaran berarti juga waktu berkabung. Mereka mengenang orang-orang tercinta yang di penjara, dibuang atau dibunuh oleh Israel.
Sementara itu di Libanon, para pengungsi asal Palestina berkumpul di Baalbek  wilayah Galilee, untuk berjalan bersama menuju pemakaman orang-orang yang dibantai Israel.
Acara itu diselenggarakan oleh PLO, para wakil dari Komite Rakyat dan faksi-faksi gerakan perlawanan Palestina. Mereka berjalan sambil membawa bunga, sebagai tanda berkabung atas saudara-saudaranya yang telah meninggal.
Di pemakanan, tempat berdirinya monumen pejuang tak dikenal, pemimpin dari Komite Rakyat, Omar Kassem, membaca Al-Fatihah dengan suara keras dan menyeru kepada para pengunjung agar bersatu dan tidak berpecah-belah demi perjuangan dan saudara mereka yang telah gugur.
Kamp pengungsi Sabra Shatila juga dipenuhi pengunjung yang mengenang peristiwa pembantaian ribuan pengungsi Palestina oleh Israel dan pasukan Palangis Libanon pada tahun 1982.
Berbicara dalam acara tersebut, anggota politbiro Front Pembebasan Palestina Nazim Al-Yousuf, mengecam kepemimpinan Otorita Palestina di Ramallah yang setuju untuk melanjutkan kembali perundingan langsung dengan Israel usai libur hari raya Idul Fitri.
Khaled Abu Sharakhs dari National Task Force yang memimpin acara di Monumen Pejuang Tak Dikenal di pusat kota Gaza, berbicara kepada para keluarga pejuang. “Situasi di Gaza sekarang sulit, lebih berbahaya dan membutuhkan ketekunan yang lebih.” Ia mengambarkan perpecahan antara Fatah dan Hamas lebih berbahaya daripada peristiwa Nakba tahun 1948 dan kekalahan Palestina pada tahun 1967.
“Perpecahan mengancam impian kita,” ujarnya. Dia memperingatkan bahwa perpecahan yang terus menerus bisa memupuskan harapan kemerdekaan mereka.[di/maan/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya [Berita Foto] Tingkah Bocah Saat Shalat Ied
Tulisan selanjutnya Peringati 9/11 Anti dan Pro Masjid Ground Zero Bertemu

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kemendikdasmen Siapkan Kurikulum PAUD untuk Dukung Program Wajib Belajar 13 Tahun

Berita
9 Juni 2026 05:00
MUI Kembali Dorong Undang-Undang Ketahanan Keluarga untuk Perkuat Fondasi Bangsa
Bersama DPR-DPD RI, MUI Gelar Hari Dialog Antar Peradaban Internasional, Dorong Perdamaian Global dari Indonesia
Sedang Menangkap Ikan, Remaja Palestina Syahid Dihantam Tembakan Kapal ‘Israel’
Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel

Terbaru

  • Pasokan Avtur Saudi ke Eropa Melebihi Sebelum Penutupan Selat Hormuz
  • Vape Piu Piu Bikin Pengguna Seperti Zombie, Kata Kepolisian Malaysia
  • PHK Tembus 23 Ribu Pekerja, DPR Desak Penguatan Perlindungan dan Percepatan Penyerapan Tenaga Kerja
  • Pra Kongres Umat Islam VIII, MUI Gelar Halaqah Nasional Bahas Pesantren Aman dan Ramah Anak
  • Bersama DPR-DPD RI, MUI Gelar Hari Dialog Antar Peradaban Internasional, Dorong Perdamaian Global dari Indonesia
  • Kemendikdasmen Siapkan Kurikulum PAUD untuk Dukung Program Wajib Belajar 13 Tahun
  • MUI Kembali Dorong Undang-Undang Ketahanan Keluarga untuk Perkuat Fondasi Bangsa
  • Jenderal ‘Israel’ Naik Pangkat Usai Bunuh Anak Palestina, Kini Dipecat karena Skandal Moral
  • Haedar Nashir: Reformasi Pendidikan Harus Bertumpu pada Tradisi Ilmu dan Kebijakan yang Berkelanjutan
  • Timur Tengah Kian Memanas, Iran Tutup Wilayah Udara usai Serangan ke ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Palestina Terkini

Serangan Baru ‘Israel” Menunjukkan Penjajah Tak Peduli “Dewan Perdamaian”

1 Februari 2026 18:43
Palestina Terkini

Dosen Fakultas Ushuluddin Ungkap Kesaksian Akademik tentang Abu Ubaidah 

3 Januari 2026 19:52
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?