Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Pengacara 36 Negara Rumuskan Aksi untuk Seret Israel

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 25 Oktober 2010 09:14
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com— Dalam rangka memperjuangkan keadilan dan kebenaran bagi para korban tersebut, para pengacara dari 36 negara telah berhimpun di Istanbul Turki pada 15 Juli 2010 guna merumuskan aksi-aksi dan tindakan-tindakan hukum apa yang mungkin dan dapat dilakukan di tingkat nasional, regional, dan internasional guna menyeret Israel dan pelaku kejahatannya mempertanggungjawabkan kejahatan yang dilakukan.
Demikian rilis pers yang dikirim oleh Heru Nuswanto, Advokat PAHAM Indonesia, yang ikut mewakili enam  korban Freedom Flotilla asal Indonesia kepada redaksi hidayatullah.com, Senin, (25/10) pagi.
Sebagai tindak lanjut dari pertemuan Istanbul pada Juli 2010, maka pada 23 – 24 Oktober 2010 ini tiga orang pengacara Indonesia, masing-masing Heru Nuswanto (PAHAM Indonesia), Adnan Wirawan dan Mahendradatta (TPM) ini berada di Doha-Qatar, guna bersama-sama para pengacara dan aktifis HAM Internasional merumuskan rencana aksi yang lebih konkrit di tingkat nasional, regional dan internasional dalam memperjuangkan keadilan bagi para korban Freedom Flotilla dan memaksa Israel mempertanggungjawabkan kejahatan-nya di hadapan hukum.
Pertemuan yang digagas oleh Fakhoora Qatar dan IHH Turki ini adalah pertemuan pengacara lintas negara, bangsa, etnis, suku, agama dan bahasa. Karena, forum meyakini sepenuhnya bahwa kasus ini adalah kasus kemanusiaan dan pelanggaran HAM, bukan semata-mata isu dan sentimen agama belaka.
Sebagaimana diketahui, Panel HAM/Misi Pencari Fakta PBB yang telah melakukan penyelidikan awal terhadap kasus ini pada 23 September 2010 menyimpulkan bahwa serangan tentara Israel, penangkapan, pemeriksaan, penahanan,  hingga deportasi para korban tersebut adalah ‘brutal’, ‘disproportionate’, melanggar hukum internasional, hak asasi manusia internasional, dan hukum humaniter internasional (dengan bahasa ‘unlawful’, totally unnecessary dan incredible violence).
Juga terdapat cukup bukti bahwa telah terjadi pembunuhan dengan sengaja (willful killing), penganiayaan dan penyiksaan (torture or inhuman treatment willfully causing great suffering or serious injury to body or health).
Penyerangan tentara Israel terhadap kapal Mavi Marmara yang membawa sekitar 700 relawan kemanusiaan dari 36 negara yang tergabung dalam misi Freedom Flotilla pada 31 Mei 2010 di perairan internasional 73 mil dari lepas pantai Gaza telah menyebabkan sembilan relawan asal Turki tewas dan puluhan lainnya luka-luka.
Turut serta dalam kapal Mavi Marmara tersebut adalah 12 (dua belas) relawan dari Indonesia masing-masing dari KISPA, MER-C, Sahabat Al Aqsha, dan seorang jurnalis dari Hidayatullah Media Groups, dan TVOne.
Dua orang relawan Indonesia, masing-masing Surya Fachrizal (jurnalis dari Hidayatullah Media Groups) dan Okvianto (dari KISPA) adalah bagian dari korban yang luka parah. Surya ditembak di dada dan sang peluru menembus hingga di perutnya. Okvianto ditembak di lengan kanannya dan sampai sekarang sang lengan juga belum dapat berfungsi secara sempurna.  Sepuluh relawan yang lain juga mengalami perlakuan kasar yang diluar perikemanusiaan sejak penyerangan, penangkapan, pemeriksaan hingga penahanan.  Bahkan, berdasarkan data rekam medis, mereka juga diduga keras telah diracun karena ditemukan arsenik dalam kadar tertentu pada darah mereka. [pah/cha/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Nobel untuk Para XIAOBO
Tulisan selanjutnya Orangtua Butuh Tekankan Karakter Pengasuhan Anak

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Artikel

Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Artikel
21 Juli 2026 07:00
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP

Terbaru

  • ‘Israel’ Disebut Gali Parit Berisi Buaya di Sekitar Blok Penjara Tahanan Hamas
  • Prancis Jadi Negara Uni Eropa Pertama yang Larang Media Sosial untuk Anak di Bawah 15 Tahun
  • Buya Natsir dan 1.000 Sarung untuk Tapol PKI
  • Prancis Jadi Negara Uni Eropa Pertama yang Melarang Akses Media Sosial Bagi Anak-anak
  • PM Andy Burnham Izinkan Pangkalan Militer Inggris Dipakai Amerika untuk Menyerang Iran
  • Perang Amerika Serikat atas Iran Sejauh Ini Menelan Biaya $37,5 Miliar Kata Pentagon
  • Belanda Resmi Larang Impor dari Permukiman Ilegal ‘Israel’ Mulai September
  • MUI: KUII VIII Jadi Forum Dialog Umat dan Negara, Bahas Hukuman Mati Koruptor hingga Tata Kelola Tambang
  • ‘Israel’ Larang Masuk Siapa Pun yang Menyebutnya Negara Apartheid
  • MUI Akan Surati Presiden dan Kapolri Terkait Penangkapan Warga Negara Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?