Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Mantan Vokalis Pink Floyd Gabung Boikot Israel

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 7 Maret 2011 11:29
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Mantan vokalis grup band rock Pink Floyd, Roger Waters, menjadi artis berikut yang menyuarakan dukungan untuk memboikot Israel, dalam upaya  menekan negara itu mengakhiri pendudukan di tanah Palestina, sesuai dengan hukum internasional dan perjanjian ditandatangani.

Keputusan Waters itu muncul seminggu setelah legenda pop Amerika Pete Seeger mengumumkan dukungannya untuk memboikot, sebagaimana diberitakan IMEMC-News, Senin (7/3). Pada tahun 2005 ratusan seniman, musisi, dan aktor telah mendukung seruan ratusan organisasi Palestina untuk “Academic and Cultural Boycott of Israel”, mirip dengan boikot apartheid Afrika Selatan pada 1980-an.

Seniman dan aktor Israel juga ikut bergabung memboikot, dengan menolak tampil di pemukiman Israel yang dibangun di atas tanah Palestina yang melanggar hukum internasional. Sejumlah akademisi Israel telah mendesak rekan-rekan mereka di luar negeri untuk memboikot Israel dan menolak untuk datang ke Israel sampai pemerintah Israel memenuhi kewajiban mereka di bawah hukum internasional.

Gerakan Boikot-Menolak Berinvestasi di Israel dimunculkan setelah invasi Israel di Jalur Gaza pada 2008-9, yang menewaskan lebih dari 1400 orang Palestina dan 14 Israel mati. Sejak saat itu, aktivis di seluruh dunia meluncurkan kampanye untuk untuk menekan Israel secara ekonomi dan politik guna mengubah kebijakannya terhadap Palestina, dan mematuhi perjanjian yang ditandatangani.

Keputusan Roger Waters ikut bergabung memboikot, setelah dia pernah menolak atas protes pada bandnya untuk tidak tampil di Israel pada tahun 2005. Tetapi selama kunjungan ke Israel, dia juga menghabiskan waktu di Tepi Barat, dan mengatakan bahwa dia sangat tersentuh setelah menyaksikan kondisi di sana. Ia menulis di Tembok Aneksasi Israel di Betlehem sebuah lirik terkenal dari Pink Floyd’s ‘The Wall’ (mengacu pada Tembok Berlin): “Kami tidak perlu ada kontrol pikiran”.

Baca Juga

Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

Dalam surat dukungan boikotnya, yang dirilis Minggu (6/3), Waters menuliskan pandangannya, “Itu menjijikkan dan merupakan kontrol kejam yang dilakukan Israel atas Palestina yang terkepung di Gaza, dan Palestina di pendudukan Tepi Barat, berikut penolakan atas hak-hak pengungsi untuk kembali ke rumah mereka di Israel. Saya mengetuk hati semua orang di seluruh dunia untuk mendukung hak-hak sipil Palestina, yang melakukan perlawanan tanpa kekerasan.”*

Keterangan foto: Roger Waters menulis grafiti pada tembok di Bethlehem.

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Amerika Pertimbangkan Aksi “Terselubung” Turunkan Qadhafi di Libya
Tulisan selanjutnya PBB Beri Penghargaan kepada Syaikha Fatima

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Berita
15 Juli 2026 21:25
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?