Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Ketua Parlemen Eropa Cerita Susahnya Kehidupan Warga Palestina, Parleman Israel Geram

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 17 Februari 2014 12:16 12:16 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 17 Februari 2014 12:16
Bagikan
Ketua Parlemen Eropa Martin Schulz berpidato di Yerusalem belum lama ini.
Bagikan

Hidayatullah.com—Teriakan dan kecaman mewarnai sidang parlemen Israel Knesset, ketika Ketua Parlemen Eropa Martin Schulz berpidato di Yerusalem belum lama ini. Schulz yang berbicara dalam bahasa Jerman menceritakan tentang sulitnya kehidupan warga Palestina.

Warga Palestina ingin hidup “dalam perdamaian dan ingin bisa bebas bepergian”. Tapi Israel mencegah hal itu, kata Schulz yang sebelumnya berkunjung ke Ramallah. Ia juga mengeritik blokade Israel di Jalur Gaza dan mengatakan, blokade itu membuat warga Palestina frustasi. Hal ini tidak membuat Israel jadi lebih aman, malah mungkin makin tidak aman.

Namun anggota parlemen dari partai kanan Rumah Yahudi marah-marah mendengar pidato Schulz. Mereka meninggalkan ruang sidang sambil berteriak: “Ini memalukan!”

Menteri Ekonomi Israel Naftali bennet menuntut agar Martin Schulz meminta maaf.

“Saya menuntut Ketua Parlemen Eropa menarik kembali kata-kata bohongnya”, tulis Bennett di Facebook.

Baca Juga

Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah
Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional
Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

“Saya tidak menerima kebohongan dari seorang Jerman,”ujarnya dikutip DW. DE.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan, Schulz melihat masalah Israel dan Palestina terlalu sepihak. Ia terlalu menganggap remeh ancaman terhadap Israel. Netanyahu selanjutnya mengatakan, banyak yang mengeritik Israel tanpa mengenal fakta-fakta di lapangan.

Schulz tolak kritik

Ketua Parlemen Eropa Martin Schulz menolak kritik dari partai kanan Israel.

“Mereka yang mengeritik saya berasal dari partai garis keras. Mereka mengecam semua kata-kata kritis, mereka juga menyerang Menlu AS (John Kerry)”, kata Schulz.

Ia selanjutnya menerangkan, pidatonya di depan Knesset adalah pidato pro-Israel. “Tapi saya juga wajib menerangkan posisi Uni Eropa. Saya tidak bisa hanya menyebutkan hal-hal yang menyenangkan semua pihak. Saya juga harus memaparkan hal-hal yang kontroversial.”

Schulz mengaku terkejut dengan kerasnya kritik dari sebagian anggota parlemen Israel. “Saya kaget dengan reaksi keras ini. Karena pidato saya justru pro Israel”.

Hubungan khusus dengan Israel

Dalam pidatonya di Knesset Martin Schulz menceritakan pertemuannya dengan seorang pemuda Palestina yang bertanya, mengapa warga Israel bisa menggunakan 70 liter air sehari, sedangkan warga Palestina hanya boleh menggunakan 17 liter. Anggota parlemen dari partai Rumah Yahudi langsung protes dan meninggalkan ruangan.
Tapi Ketua Parlemen Eropa itu menerangkan, pada akhir pidatonya banyak anggota parlemen Israel yang menyambut dan bertepuk tangan.

“Uni Eropa punya hubungan khusus dengan Israel, tapi itu tidak berarti kami harus setuju dengan semua keputusan pemerintah Israel”, tandasnya.

Sebuah laporan PBB tahun 2012 menyebutkan, konsumsi air di pemukiman Yahudi enam kali lebih tinggi dari konsumsi air warga Palestina di Tepi Barat Yordan. Kelompok hak asasi Israel baru-baru ini menyebutkan, konsumsi air warga Israel 3,5 kali lebih tinggi dari warga Palestina.*

Ketua Parlemen Eropa Martin Schulz mengeritik politik Israel atas Palestina dalam pidato di Knesset. Beberapa anggota parlemen Israel geram dan meninggalkan ruang sidang sebagai protes.

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bersabar dalam Ujian, Bersyukur dalam Kenikmatan
Tulisan selanjutnya Ustadz Yusuf Mansur hadir di Acara KBRI Yaman

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Berita
3 Juni 2026 12:30
‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Terbaru

  • Laporan: Eurovision Kehilangan 35 Juta Penonton Setelah Israel Tetap Diizinkan Tampil
  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Palestina Terkini

Serangan Baru ‘Israel” Menunjukkan Penjajah Tak Peduli “Dewan Perdamaian”

1 Februari 2026 18:43
Palestina Terkini

Dosen Fakultas Ushuluddin Ungkap Kesaksian Akademik tentang Abu Ubaidah 

3 Januari 2026 19:52
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?