Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Zionis Ketakutan, Rilis #Askhammas Berbahasa Ibrani

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 18 Maret 2015 12:13 12:13 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 18 Maret 2015 11:19
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com— Gerakan kampanye kelompok perlawanan Islam/ Harakah Muqawamah Al-Islamiyyah (HAMAS) melalui situs jejaring sosial berkomunikasi dengan masyarakat Barat melalui hastag #AskHamas (Tanya Hamas), rupanya membuat kalangan zionis-israel panik.

Kampanye elektronik yang dirilis Hamas ini lewat hastag #Askhamas rupanya membuat penjajah ketakutan, hingga mendorong mereka membuat hastag serupa berbahasa Ibrani.

Bukti ketakutan akibat kampanye media Hamas, sejumlah media zionis merilis kampanye tersebut sebagai upaya Brigde Izuddin Al-Qassam untuk melihat respon massa zionis.

Hastag #Askhamas telah menyulut beberapa situs zionis untuk mempertanyakan kalimat perlawanan di dalamnya.

Selang beberapa detik pasca diluncurkan, beredar kabar di kalangan pengguna twitter berbahasa Ibrani, mereka mempertanyakan hastag tersebut, tanpa tahu pihak yang menggagasnya.

Baca Juga

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina

Sementara itu, pihak Brigade Izuddin Al-Qassam maupun Hammas belum mengumumkan peluncurkan hastag tersebut, hal ini memicu sejumlah pertanyaan seputar sumber infromasi yang dirilis media zionis, siapa yang menggagasnya.

Dikutip PIC, para pengamat, zionis ketakutan dengan kalimat perlawanan, yang terus menjadi sumber informasi di kalangan warga mereka, dan juga publik Arab dan Barat.

Sebelumnya, Senin (16/03/2015) malam sejumlah tokoh Hamas dan Brigade Izuddin al Qassam menjawab berbagai pertanyaan-pertanyaan yang diajukan kepada kelompk ini melalui akun twitter melalui hastag #AskHamas.

Kampanya ini digunakan Hamas untuk berkomunikasi dengan masyarakat Barat guna menjelaskan berbagai isu dan sikapnya selamanya.

Juru bicara resmi Brigade Izzuddin Al-Qassam, sayap militer HAMAS, Abu Ubaidah menjawab berbagai pertanyaan berkaitan dengan irisan militer dan keamanan yang diusulkan masyarakat dari seluruh belahan dunia.

Sebelumnya Wakil Kepala Biro Politik Gerakan Hamas Ismail Haniyah pada hari Ahad (15/03/2015) juga ikut dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan masyarakat melalui hastag khusus dengan kampanye tersebut.

Sementara anggota Dewan Legislatif dari Hamas, Huda Naeem, pada hari pertama kampanye ikut menjawab pertanyaan-pertanyaan yang fokus pada peran wanita dalam gerakan Hamas.

Para pengamat sepakat tkampanye ini dinilai mengalami kesuksesan besar  dibandingkan dengan kampanye-kampanye elektronik yang diluncurkan gerakan Hamas melalui jaringan internet.*

 

 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:gazaHAMASpalestina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya MIUMI Pasuruan: Yang Benar Revolusi Syiah, Bukan Revolusi Islam
Tulisan selanjutnya Apakah Islam Masih Butuh Konsep Multikulturalisme?

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hapus Bukti Genosida, 100 Truk ‘Israel’ Angkut Puing-Puing Keluar Gaza Setiap Harinya

Berita
6 Agustus 2026 19:00
Menko Pangan: Ponpes dengan 1.000 Santri Lebih Boleh Bikin SPPG
Menko PM Luncurkan Program 10 Ribu MCK untuk Pondok Pesantren Seluruh Indonesia
Peringatan Arbain, Pro-Rezim Iran Bentrok dengan Pendukung Sadiq al-Shirazi
Nasyiatul Aisyiyah Gelar Muktamar ke-15, Dihadiri 6.700 Kader

Terbaru

  • Inilah Lima Poin Utama Pakta Pertahanan Mekkah antara Turki-Arab Saudi dan Pakistan
  • Liga Arab Sambut Pakta Pertahanan Makkah untuk Dunia Islam
  • Turki, Arab Saudi, dan Pakistan Bentuk Pakta Pertahanan Makkah: “Serang Satu, Hadapi Bertiga” 
  • Peringatan Arbain, Pro-Rezim Iran Bentrok dengan Pendukung Sadiq al-Shirazi
  • Pasukan Keamanan Nigeria Selamatkan 308 Korban Penculikan dari Taman Nasional Danau Kainji
  • Seminar Hidayatullah Bahas Isu LGSP dari Perspektif Psikologi, Keluarga dan Hukum
  • Militer Uganda Beri Penghormatan Abang Benyamin Netanyahu dengan Patung Memorial di Entebbe
  • MUI Tegaskan Pria Berbusana Wanita dalam Karnaval Kemerdekaan Hukumnya Haram
  • Jutaan Senjata Api di Tangan Warga Sipil, Thailand akan Perketat Izin Kepemilikan Usai Penembakan di Sekolah
  • Pelajar Pelaku Penembakan di Sekolah Bergengsi Thailand Pendiam dan Kerap Main Game Kekerasan

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?