Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Horor Sniper dalam Intifada al-Quds, 1,5 Juta Warga Israel Ketakutan [2]

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 8 November 2015 11:18 11:18 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 8 November 2015 11:18
Bagikan
Petugas mengevakuasi korban sniper. Insert: Yigal Ben Hofit, seorang tentara IDF dalam kondisi kritis
Bagikan

Lanjutan artikel PERTAMA

Keberhasilan aksi-aksi ini dan kebingungan yang dialami penjajah Zionis telah menyemangati wilayah-wilayah Tepi Barat lainnya untuk melakukan aksi-aksi serupa.

Fenomena sniper yang menjadi impian para pemuda Intifada, telah memberi dorongan yang kuat keseharian Intifada al-Quds dan peristiwa-peristiwanya, serta memaksa pimpinan militer Zionis untuk mengambil keputusan-keputusan serius, yang menunjukkan sejauh mana kengerian yang dialami Zionis pada jiwa mereka akibat aksi-aksi “sniper” terakhir.

Karena itu, bila penjajah Zionis terus melakukan aksi-aksi jahatnya, maka hal itu akan menjadi pendorong besar aksi balasan atas serangan tersebut dan para pemuda akan semakin melancarkan serangannya dengan lebih akurat dan trampil, untuk menimbulkan rasa sakit para Israel dan mencegah mereka melanjutkan kejahatannya.

Adanya aksi-aksi serangan senjata api melalui munculnya fenomena “sniper” ini merupakan bukti jelas akan arah Intifada al-Quds dari aksi spontan tanpa target sepesifik ke aksi-aksi yang lebih akurat, yang bisa menimbulkan kerugian lebih besar di pihak Zionis, juga dari aksi-aksi individu ke aksi-aksi terorganisir dan terarah.

Baca Juga

Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

Trauma dan Histeria

Kalangan akademisi Israel mengungkap fakta baru meninggkatnya kekhawatiran yang dialami warga Israel menyusul kondisi keamanan. Terutama apa yang mereka takuti dari “operasi pisau” dan “Sniper Hebron”.

Berdasarkan hasil penelitian di Akademi Tel Hai mengungkapkan, jumlah warga Israel yang mengalami trauma hingga histeris meningkat tajam, dibanding dengan empat bulan sebelumnya (sebelum operasi Intifada digelorakan olah pemuda Palestina).

Profesor Shaol Kemhi, Profesor Yohanan Ashel dan Profesor Muli Lahid dari Fakultas Ilmu Jiwa di akademi tersebut menyebutkan, berdasarkan hasil penelitan disimpulkan kondisi keamanan terakhir atau aksi-aksi perlawanan yang terjadi di kalangan masyarakat Israel menyebabkan mereka histeris dan traumatic.

Berdasarkan data terdapat peningkatan yang cukup mengkhawatirkan, terkait perasaan terancam dari kalangan masyarakat Israel menyusul aksi penusukan yang dilakukan para pemuda Palestina.
Sementara itu, menurut Koran Yedeot Aharonot dalam sisipan pekanan menyebutkan, dibanding dengan empat bulan sebelumnya, ada perbedan yang mencolok terkait jumlah warga yang ketakutan akibat kondisi keamanan.

Pada bulan Juli lalu, jumlah warga yang menyatakan ketakutanya menyusul kondisi keamananya mencapai satu juta jiwa. Kini warga yang mengatakan hal tersebut mencapai 1,5 juta jiwa. Sementara lebih dari setengah juta jiwa mengungkapkan kekhawatiran yang mendalam atas kondisi negaranya.
Sementara itu, lebih dari 126 ribu Israel masih sangat ketakutan. Mereka bahkan pada mengunjungi psikiater untuk memeriksakan kondisi kejiwaan mereka. Mereka merasakan tertekan stress, kehilangan kemampuan bekerja serta perubahan kondisi kejiwaan yang tiba-tiba berubah.

Walau warga Israel yang mengalami dampak langsung dari operasi perlawanan relative sediikit, namun 1,8 % rakyat Israel hidup dalam ketakutan dan jumlahnya terus meningkat.*

 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Intifada al-QudsIntifada Ke-3israelMasjid Al Aqshapalestinasniper hebron
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Inilah Pesan Wapres Saat Membuka Munas Hidayatullah IV
Tulisan selanjutnya Munas Hidayatullah IV Tetapkan Majelis Penasehat dan Dewan Pertimbangan 2015-2020

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Berita
15 Juli 2026 20:18
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?