Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Puluhan Ribu Warga ‘Israel’ Demonstrasi Tolak UU Rasis “Negara Bangsa Yahudi”

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 6 Agustus 2018 09:37 9:37 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 6 Agustus 2018 09:37
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Puluhan ribu warga ‘Israel’ turun ke jalan memprotes undang-undang rasis ‘Negara Bangsa Yahudi’. Undang-undang aparheit tersebut juga menarik kritik nasional dan internasional karena dianggap sebagai aksi diskriminasi.

Pengunjuk rasa membawa poster bertuliskan “Jika kita bersaudara kita harus setara” dan “Kekuatan kita adalah persatuan kita – hukum negara-bangsa membedakan kita,” seperti dilaporkan surat kabar Haaretz. Para pengunjuk rasa juga melambai-lambaikan bendera ‘Israel’ dan Druze.

Aksi protes ini dipimpin oleh komunitas Druze, minoritas berbahasa Arab yang anggotanya memegang posisi tinggi di militer dan politik ‘Israel’. Mereka mengatakan undang-undang diskriminatif itu mendiskriminasikan kelompok lain di negara itu. Undang-undang yang disahkan oleh Knesset pada bulan Juli itu mengerdilkan status bahasa Arab dan membatasi hak untuk menentukan nasib sendiri untuk orang Yahudi.

Baca: Tolak UU Rasis ‘Negara Bangsa Yahudi’, Prajurit ‘Israel’ Keluar dari Korp Militer 

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu berusaha menghentikan aksi protes dengan mengadakan pembicaraan dengan para pemimpin Druze tetapi gagal.

“Dia tidak berniat mendengarkan kami, para perwira yang memiliki posisi bertentangan dengan dirinya sendiri,” kata Brigjen Amal Asad Asad mengatakan setelah pertemuan seperti dikutip dari Russia Today, Ahad (05/08/2018).

Baca Juga

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina

Undang-undang, yang telah bekerja sejak tahun 2011, telah memicu gelombang protes, yang tumpah di atas perbatasan ‘Israel’ dan membuat marah orang Yahudi yang berpengaruh di AS. Para kritikus berpendapat bahwa kata-kata seperti itu membuat sekitar 1,8 juta orang Arab ‘Israel’, seperempat dari populasi, menjadi warga kelas dua.

Baca: Sejarawan Menyebut “UU Negara Bangsa” ‘Israel’ Rasis

“Undang-undang ini tidak termasuk elemen yang penting untuk kehidupan normal yang layak di negara ini,” kata Amir Kneifas, salah satu pemimpin masyarakat Druze.

Para pendukung undang-undang mengatakan itu tidak berbeda dari apa yang tertulis dalam konstitusi ‘Israel’ dan mengacu pada simbol-simbol negara saja.

“Ini adalah keadaan tanah air orang Yahudi,” kata ahli Timur Tengah, Reuven Berko, sambil mencatat bahwa tidak ada orang di Eropa yang memprotes salib pada bendera nasional.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:apartheidBaitul MaqdisdemonstrasiisraelpalestinarasisUU Negara BangsaUU Rasis Israelyahudi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya SMS Blast Tolak Gerakan #2019GantiPresiden Tersebar saat Kongres Ulama
Tulisan selanjutnya Kisah Tim BMH Merasakan Langsung Gempa NTB di Lombok

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Berita
15 Oktober 2026 16:32
Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad
Serangan Drone Paramiliter Sudan Tewaskan 41 Orang Dekat Perbatasan Ethiopia
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
Tiga Pria Mengaku Merencakan Serangan Terhadap Masjid Maryam di Galway

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?