Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Tolak UU Rasis ‘Negara Bangsa Yahudi’, Prajurit ‘Israel’ Keluar dari Korp Militer

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 3 Agustus 2018 08:41 8:41 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 3 Agustus 2018 08:41
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com-– Seorang prajurit militer ‘Israel’ bernama Shadi Zidan (23 tahun), hari Selasa, mengumumkan penguduran dirinya dari kesatuan militer ‘Israel’ karena memprotes adanya undang-undang rasis bernama ‘Negara Bangsa Yahudi’ yang dikeluarkan pihak Knesset (parlemen ‘Israel’) belum lama ini.

Shadi menuliskan di media sosial, bahwa ia telah mengorbankan jiwa demi negara karena keyakinannya bahwa negara adalah milik bersama, tapi sejak adanya undang-undang apartheis baru-baru ini, untuk pertama kalinya ia enggan menyanyikan lagu kebangsaan ‘negara ‘Israel’’. Shadi telah bertugas di kesatuan militer ‘Israel’ selama lima tahun.

Ia juga menambahkan bahwa apa yang dilakukannya sama sekali tidak ada unsur politik, ia hanya merasa telah dinomorduakan di negaranya sendiri.

Shadi Zidan adalah wakil komandan batalyon,   perwira Druze yang kedua, yang menyatakan  keluar dari militer ‘Israel’.

Ia mengatakan bahwa undang-undang rasisme yang baru mengkonsolidasikan diskriminasi terhadap semua kelompok agama dan ras minoritas, yang merusak demokrasi di negara itu, tulis Daily Sabah  hari Kamis (02/08/2018).

Baca Juga

Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah
Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional
Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

Baca: Al-Azhar: ‘UU Rasis’ Israel akan Gagal Halangi Perjuangan Bebaskan Baitul Maqdis

Sebelumnya,  prajurit lainnya, Amir Jamal,  mengundurkan diri dari militer pada hari Ahad lalu. Ia juga menuliskan sebuah pesan di media sosial bahwa aksi tersebut sebagai bentuk protes terhadap kanun ‘Negara Bangsa Yahudi.’

Sebelumnya, pada hari Ahad, petugas militer Druze, Kapten Amir Jmall mengumumkan pengunduran dirinya dari tentara ‘Israel’ untuk memprotes undang-undang yang kontroversial itu.

Druze merupakan sebuah kelompok etnis berbahasa Arab yang menganut keyakinan monoteistiknya sendiri. Druze ‘Israel’ diperkirakan berjumlah sekitar 120.000 orang, terkonsentrasi di sebagian besar wilayah utara negara itu.

Tidak seperti sebagian besar penduduk Arab, yang sebagian besar mengidentifikasi diri dengan Palestina, Druze melihat diri mereka sebagai orang ‘Israel’ patriotik yang telah menumpahkan darah dalam pertahanan negara. Tokoh militer sering mengebut “aliansi darah” antara orang Yahudi dan Druze.

Tidak seperti minoritas Muslim dan Kristen Arab ‘Israel’, orang-orang Druze biasanya betugas di kedinasan militer ‘Israel’ dan umumnya menganggap diri mereka warga negara yang setia.

Sebagai tanda solidaritas, ribuan warga ‘Israel’, termasuk beberapa pensiunan pejabat militer tingkat tinggi, berencana menghadiri protes massal yang diselenggarakan oleh Druze di Tel Aviv pada Sabtu.

“Kami akan membuktikan kepada rakyat ‘Israel’ dan pemerintah ‘Israel’ bahwa ini adalah UU yang buruk, buruk bagi kita semua, dan itu perlu dibatalkan,” kata Amal Assad, seorang jenderal pensiunan dan salah satu penyelenggara protes kepada Radio Tentara ‘Israel’.

Kepala militer ‘Israel’ memohon menjauhkan politik dari militer di tengah meningkatnya protes oleh minoritas Druze terhadap undang-undang yang baru saja disahkan yang menurut para kritikus merusak nilai-nilai demokrasi ‘negara palsu’ tersebut.

Baca: Politikus ‘Israel’ Mundur dari Parlemen karena UU Rasis ‘Negara Bangsa’

Letnan Jenderal Gadi Eisenkot dikutip The New York Time meminta “semua komandan dan tentara untuk menjaga isu politik kontroversial” dari militer. Dalam sebuah pernyataan, sebelum ini, ia mengajak kembali pada “misi bersama dan persahabatan” dengan Druze, minoritas berbahasa Arab yang ikut membela penjajah ‘Israel’.

Druze, yang berasal dari Syi’ah Ismailiyah, sebuah gerakan filsafat yang didasarkan pada Bani Fatimiyah, pada abad ke-10, telah berhasil bertahan hidup di wilayah yang bergejolak dengan menunjukkan kesetiaan kepada negara tempat tinggal mereka – kadang-kadang dengan ikut medan perang. Di ‘Israel’, mereka telah sangat setia kepada ‘Negara palsu’ itu dan banyak di antara mereka meraih jabatan tinggi di militer dan politik.

Parlemen ‘Israel’ (Knesset), hari Kamis (19/07/2018), mengesahkan undang-undang rasis yang menjadikan ‘Israel’ sebagai ‘Negara Bangsa Yahudi’,  menghilangkan bahasa Arab dari status bahasa resminya, memberikannya sebutan “status khusus” yang tidak jelas. Bahasa Ibrani sekarang satu-satunya bahasa resmi.

Padahal sebelumnya, sejak 1948, bahasa Arab dan Ibrani sama-sama dipakai dalam dokumen resmi negara.

RUU ‘Negara Bangsa Yahudi‘ yang disahkan dengan dukungan 62 anggota Parlemen, sementara 55 lainnya berada di kubu menentang.

Sebelumnya,  seorang politikus Arab yang duduk di Perlemen ‘Israel’, Zuhair Bahloul, juga mengumumkan pengunduran dirinya. Disebutkan 17.5% penduduk ‘Israel’ berdarah Arab selalu mengeluhkan tindakan intoleran yang diperlihatkan ‘Israel’.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bahasa ArabDruzeisraelmiliterNegara Bangsa YahudipalestinaprajuritShadi ZidansyiahUU Rasis Israel
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Namanya Dicatut, Ketua MUI Sumbar: Berakhlaklah yang Baik
Tulisan selanjutnya Restoran Fish & Co Tak Memenuhi Persyaratan Sertifikasi Halal MUIS Singapura

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Berita
3 Juni 2026 12:30
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Palestina Terkini

Serangan Baru ‘Israel” Menunjukkan Penjajah Tak Peduli “Dewan Perdamaian”

1 Februari 2026 18:43
Palestina Terkini

Dosen Fakultas Ushuluddin Ungkap Kesaksian Akademik tentang Abu Ubaidah 

3 Januari 2026 19:52
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?