Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Bayi-Bayi Mati Kedinginan di Gaza yang Diblokade ‘Israel’

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 30 Desember 2024 18:08 6:08 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 30 Desember 2024 18:30
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Jumlah bayi baru lahir yang meninggal akibat kedinginan di tenda-tenda pengungsian Gaza sepekan terakhir terus bertambah, menurut laporan Kantor Media Gaza.

Ali Al-Batran, seorang bayi yang harus ikut mengungsi orang tuanya akibat serangan ‘Israel’ dan tinggal di tenda, harus menghembuskan nafas terakhirnya karena kedinginan dan tidak adanya pemanas, kata Kantor Media Gaza.

Saudara kembarnya, Jumaa Al-Batran, telah lebih dulu wafat pada Ahad meski telah mendapat perawatan di unit perawatan intensif di Rumah Sakit Syuhada Al-Aqsa di Gaza tengah.

Kematian ini menambah jumlah total bayi yang meninggal karena kedinginan di Gaza menjadi enam orang dalam sepekan terakhir, menurut otoritas kesehatan setempat.

Baca juga: Bayi Baru Lahir Meninggal Akibat Hipotermia di Gaza yang Dikepung ‘Israel’

Baca Juga

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina

Gaza, yang dihuni oleh sekitar 2,3 juta orang, telah berada di bawah pengeboman Israel sejak 7 Oktober 2023.

PBB mengatakan sembilan dari setiap 10 orang di Gaza telah mengungsi akibat serangan tersebut.

Banyak warga Palestina yang mengungsi tinggal di tenda-tenda darurat, menghadapi kondisi yang semakin memburuk seiring dengan menurunya suhu.

Keluarga-keluarga Palestina juga kekurangan kebutuhan dasar seperti pakaian, tempat tidur, dan selimut, sehingga banyak bayi yang rentan terhadap kedinginan.

‘Israel’ telah menewaskan lebih dari 45.500 orang di Gaza sejak serangan lintas batas oleh kelompok Palestina Hamas pada 7 Oktober 2023, dan membuat daerah kantong itu menjadi puing-puing.

Tel Aviv telah memberlakukan blokade ketat terhadap Gaza, membuat 2,3 juta penduduk di wilayah itu berada di ambang kelaparan.

Pada bulan November, Mahkamah Pidana Internasional mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanannya, Yoav Gallant, atas tuduhan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza.

Entitas zionis ‘Israel’ juga menghadapi kasus genosida di Mahkamah Internasional atas perangnya di daerah kantong tersebut.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Bayi baru lahirgenosida GazaJalur Gazamusim dinginpalestina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Baykar Turki Beli Piaggio Aerospace
Tulisan selanjutnya Azerbaijan Kirim 200 Ton Bantuan Makanan ke Suriah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Board of Peace Sebut Hamas dan Kelompok Perlawanan Palestina Lain Setuju Serahkan Senjata

Berita
28 Agustus 2026 11:26
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa
Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria
Wali Kota Berlin Bilang Hacker Meretas Sistem dan Mencuri Data Ibu Kota Jerman
Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

Terbaru

  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?