Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Wawancara

“Efektifitas Gambar Peringatan Bungkus Rokok Masih Minim Hasilnya”

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 24 November 2015 21:56 9:56 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 25 November 2015 09:00
Bagikan
Dewan Penasehat Komisi Nasional (Komnas) Pengendalian Tembakau Dr. Kartono Muhammad
Bagikan

Hidayatullah.com- Pemberlakuan gambar peringatan di bungkus rokok sudah resmi diberlakukan sejak 24 Juni 2014. Lantas bagaimana efektivitas pemberlakukan gambar peringatan di bungkus rokok dalam pengendalian tembakau di Indonesia?

Redaksi hidayatullah.com melakukan wawancara eksklusif dengan Dewan Penasehat Komisi Nasional (Komnas) Pengendalian Tembakau Dr. Kartono Muhammad terkait dengan hal tersebut.

Berikut wawancara selengkapnya.

Menurut Anda sejauh apa efektivitas pemberlakukan gambar peringatan di bungkus rokok dalam pengendalian tembakau di Indonesia?

Efektivitas itu diukur dari apa dahulu? Kalau diukur dari kepatuhan pabrik rokok memasang gambar peringatan itu sudah hampir 100 persen tetapi kalau efektivitas pengaruhnya kepada rokok belum bisa dinilai sekarang. Sebab bagi yang sudah kecanduan rokok biarpun ada gambar peringatan itu tidak berpengaruh sama sekali.

Baca Juga

Pengamat Politik Internasional UI Sofwan Al-Banna Menampik Adanya Hubungan Kuat Hamas dengan Syiah
Kisah Hafizh Belajar Menghafal Qur’an: “Pahitnya” Bambu, Manisnya Pisang Goreng [2]
Kisah Hafizh Belajar Menghafal: Al-Qur’an Dieja Pakai Bahasa Latin [1]
Sinyo Egie, Pendiri Peduli Sahabat:  Pelaku LGBT Harus Punya Niat dan Keinginan Sembuh
Kisah Ustadz Hasan Ibrahim Bergabung Hidayatullah: Masuk Hutan, Batalkan Kuliah Madinah

Peringatan gambar di bungkus rokok itu ditujukan kepada perokok pemula, anak-anak kecil, dan anak muda yang mau merokok supaya berpikir dua kali sebelum memutuskan untuk merokok.

Sementara itu, kalau untuk efektivitas pengendalian tembakau di Indonesia juga belum tampak hasilnya. Gambar peringatan itu hanya merupakan suatu cara (langkah) saja. Jadi, kalau mau bicara pengendalian maka cara-cara yang lain tentu juga perlu dilakukan.

Apakah ada penurunan dari jumlah perokok atau jumlah produksi rokok sejak pemberlakukan gambar peringatan tersebut?

Belum, penurunan jumlah produksi rokok nggak ada. Justru yang ada kenaikan, dan jumlah produksi rokok juga belum menurun saat ini. Upaya itu kan baru setahun dan butuh cara-cara lainnya untuk dilakukan seperti menaikkan harga, membatasi tempat-tempat untuk merokok (ada kawasan-kawasan khusus untuk merokok).

Kendati demikian yang paling bisa dilakukan adalah dengan menaikkan harga rokok. Sebab kalau harga rokok itu dinaikkan, rakyat miskin pun akan berhenti merokok.

Sejak didirikannya Komnas PT, capaian apa saja yang sudah diraih dalam upaya pengendalian tembakau di negeri ini?

Capain itu tidak hanya dicapai Komnas PT karena gerakan-gerakan seperti ini tidak hanya dilakukan oleh Komnas PT tetapi juga organisasi lainnya. Jadi, kalau dibilang capaian Komnas PT, nanti Komnas PT dianggap mengklaim paling berjasa, kan banyak organisasi lainnya. Bersama-sama bergerak.

Kalau bicara apa yang sudah dicapai untuk Indonesia terkait dengan gerakan pengendalian tembakau baik oleh Komnas PT dengan organisasi lainnya itu pertama masuknya pasal tembakau sebagai zak adiktif dalam undang-undang kesehatan. Kedua, diberlakukannya gambar peringatan. Dan ketiga adalah dikembangkannya kawasan-kawasan tanpa rokok.

Apa tujuan akhir atau cita-cita ideal dari Komnas PT? Dan apa kendala paling berat untuk mewujudkannya?

Harapan besarnya Indonesia bebas rokok. Kendalanya pada penegakkan hukum, terutama soal sanksi terhadap pelanggaran. Misalnya kawasan tanpa rokok kalau ada yang melanggar maka sanksinya apa itu belum ditegakkan. Nah, di Indonesia penegakkan hukum seperti itu masih sangat lemah sekali.

Apa pesan Anda bagi masyarakat Indonesia yang masih tetap merokok?

Ingat bahwa merokok itu yang terkena dampaknya rokok tidak hanya perokok tetapi juga orang lain di sekitarnya. Wa bilkhusus keluarga. Kalau ingin merokok coba pikirlah kepentingan anak dan istri terutama ketika sedang hamil. Kalau tidak mau memikirkan diri sendiri maka pikirkanlah kepentingan orang lain, terutama keluarga sendiri.*

 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Dr. Kartono MuhammadKomisi Nasional Pengendalian Tembakaumerokokperokokrokok
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Australia Tidak Ikut Kirim Pasukan Tempur Perangi ISIS
Tulisan selanjutnya Soal Temuan Bumbu Babi di Solaria, MUI Imbau Umat Waspada

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

Berita
14 Juli 2026 14:52
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Wawancara

Pakar Anti Feminisme Dr Norsaleha Mohd Salleh: Liberalisme dan Feminisme Itu Satu Paket

24 Juli 2021 17:03
baitul maqdis
Wawancara

Dr. Khalid el-Awaisi: “Kini Banyak Orang Islam Berhati Zionis”

11 Juni 2021 09:55
Masjid Al-Aqsha
Wawancara

Akademisi Gaza: “Dihujani Berton-ton Bom, Kami akan Tetap Bersandar pada Allah untuk Perjuangkan Masjid Al-Aqsha”

22 Mei 2021 10:45
Wawancara

Ahmad Sarwat: Salafi Termasuk Ahlus-Sunnah wal-Jama’ah

15 April 2021 11:06
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?