Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Feature

Mengusap Duka Nesyla: Ayahnya Wafat Korban Erupsi saat Mencari Nafkah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 24 Desember 2021 22:05 10:05 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 25 Desember 2021 08:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com | KEBAHAGIAAN terlukis di wajah Nesyla. Padahal, beberapa pekan lalu putri kecil itu telah ditinggal pergi ayahnya. Ia merupakan salah seorang anak yang terdampak erupsi Gunung Semeru. Letusan gunung api itu tak cuma memaksa ia dan keluarganya kehilangan kebahagiaan, tapi juga kehilangan tulang punggung mereka.

Ayah Nesyla, Pak Yudi, wafat bersama kakeknya, yaitu Pak Mardi, dan seorang temannya bernama Pak Rohman. Ketiganya bekerja sebagai pekerja tambang pasir manual di Lumajang, Jawa Timur.

Profesi itu digeluti Yudi dkk sebagai pekerjaan sehari-hari untuk mencukupi kebutuhan hidup keluarga. Ketiganya terjebak di aliran lahar saat erupsi datang awal bulan ini (04/12/2021).

Yudi dan Rohman wafat dalam kondisi terbakar. Sementara ayah Pak Yudi alias Mbah dari Nesyla, tidak ditemukan bahkan hingga kedatangan kami, Senin (20/12/2021).

Sore itu, cuaca cukup syahdu, hujan turun membasahi perkampungan. Nesyla tampak rapih menggunakan kaos dan rok. Ia tak sendirian di rumahnya. Keluarga besarnya sedang bersiap-siap untuk meninggalkan kampung menuju tempat pengungsian. Maklum, trauma mereka terhadap erupsi masih belum hilang.

Baca Juga

Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”
Tangis Perempuan Guangzhou: Ketika Pasar Jodoh China jadi Cermin Krisis Sosial
Dari Ateis jadi Muslim: Perjalanan Simon Wallgren Menemukan Cahaya Islam
Ketika Penghuni Muslim Terancam Ulah Tetangga
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

“Siang saja kami masih takut, apalagi malam hari, Mas,” sebut Ibu Nesyla.

Tentu tak mudah melupakan peristiwa itu. Selain faktor trauma, juga karena sosok lelaki pemimpin keluarga Nesyla sudah tiada. Ia sering bertanya tentang almarhum ayahnya. Hari-hari sejak bencana itu pun dilewati Nesyla dengan kesedihan.

Alhamdulillah, Nesyla kali ini dapat tersenyum. Sejumlah pemuda jauh-jauh datang dari Kalimantan Timur menyeberangi pulau, membawakan langsung sejumlah bantuan bagi korban erupsi Gunung Semeru. Ini titipan warga Kaltim lewat program “Mengusap Duka Semeru”. Para pemuda itu menyambangi keluarga Nesyla yang tak mampu menyembunyikan kegembiraannya saat diberikan mukena. Pakaian untuk menutup aurat ini baru dibeli di sebuah toko, memang untuk korban Eeupsi Semeru.

Sepuluh relawan dari Pengurus Wilayah Pemuda Hidayatullah (Pemhida) Kaltim itu sebelumnya dilepas secara langsung oleh Ketua Umum Pemuda Hidayatullah, Bang Imam Nawawi, setelah acara penutupan Rapat Kerja Nasional para pemuda itu di Malang.

“Sebagai seorang pemuda kita harus peka terhadap sesama dan peka terhadap keadaan. Mari bersama pemuda kita hadirkan pergerakan pemuda yang progresif dan beradab, peduli dan membangun bangsa Indonesia,” pesannya.

Baca juga ; Cerita di balik Rakernas Pemuda: dari Papua sampai Aceh, dari Udara sampai Darat

Dari Malang, kami menuju Lumajang dengan kendaraan roda empat. Tiba di rumah Nesyla, memang tidak begitu banyak yang kami berikan. Tapi setidaknya sedikit bisa mengobati lara bocah shalehah ini.

“Mengusap Duka Semeru” merupakan salah satu spirit sekaligus agenda spesial Pemhida Kaltim selama di Jatim.

“Ini bentuk kepedulian pemuda terhadap korban bencana, apatahlagi suasana hati memang perlu didorong untuk terus menjadi garda terdepan mengusap duka yang ada. Ini momentum untuk kita peduli terhadap sesama,” ujar Sobirin, Ketua PW Pemhida Kaltim.

“Terima kasih atas kepercayaan warga Kalimantan Timur. Semoga amanah ini terus terawat untuk kami tunaikan dengan amanah dan tepat sasaran, kemudian terus mengangkat program-program yang jauh lebih baik lagi,” tuturnya.* (Dituturkan Abu Faqih-Fahiem kepada hidayatullah.com)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:erupsi Gunung SemeruGunung SemeruLumajangpemuda HidayatullahPemuda Hidayatullah Kaltim
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Peringati Hari Bahasa Arab se-Dunia, PUZ-STIS Undang Dua Tokoh Internasional Sekaligus
Tulisan selanjutnya Saudi Bantu 197 Ton Bantuan Kemanusiaan untuk Afghanistan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”

Feature
13 Juli 2026 06:38
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Feature

Karena Politik Penjaga Sapi, Peternak Menangis Pasar Sepi

27 Mei 2026 07:57
Feature

Niat Ajak Teman Kembali Kristen, Pemuda Ini Justru Temukan Hidayah dan Masuk Islam

30 April 2026 14:00
Feature

Jawad Pulang dengan Luka Siksaan ‘Israel’

26 Maret 2026 07:50
Feature

Dapur Tak Pernah Padam: 224 Tahun Memberi Makan Fakir dan Musafir

20 Maret 2026 10:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?