Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Feature

Rumor Media Cetak Mati karena Era Digital,  Koran Lokal Australia Ini Justru  Berkembang

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 16 Februari 2023 12:11 12:11 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 16 Februari 2023 13:05
Bagikan
Presiden Asosiasi Media Regional Australia (CPA) NSW, Lucie Peart
Bagikan

Walau halaman Facebook dan situs semakin populer, para pemasang iklan lokal masih enggan untuk masuk ke dunia digital, lebih memilik koran cetak

Hidayatullah.com—Rumor matinya media cetak dan koran regional di Australia menurut Presiden Asosiasi Media Regional Australia (CPA) NSW, Lucie Peart, terlalu dibesar-besarkan. Sebagai manajer pelaksana koran Gilgandra Newspapers, Lucie sekarang malah akan meluncurkan koran daerah kelima di kawasan barat di negara bagian New South Wales yang beribu kota Sydney.

“Kami mencari tiga orang staf baru. Dan ketika kami memasang iklan, ada 200 lowongan kerja lain dengan posisi ‘wartawan’,” katanya kepada ABC News.

“Ada banyak lowongan pekerjaan untuk wartawan saat ini, suatu hal yang bagus, namun juga berarti kita kekurangan orang di bidang ini.”

Industri media baik di Australia maupun di berbagai belahan dunia lainnya mengalami perkembangan besar selama 10 tahun terakhir dengan adanya internet.

Baca Juga

Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”
Tangis Perempuan Guangzhou: Ketika Pasar Jodoh China jadi Cermin Krisis Sosial
Dari Ateis jadi Muslim: Perjalanan Simon Wallgren Menemukan Cahaya Islam
Ketika Penghuni Muslim Terancam Ulah Tetangga
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Banyak perusahaan yang berhenti mencetak koran dan beralih ke edisi digital sehingga mengakibatkan penghentian karyawan besar-besaran.  Minggu lalu, salah satu kelompok media terbesar di Australia, News Corp, mengumumkan PHK bagi sekitar lima persen staf di seluruh divisi koran di berbagai daerah.

Berita PHK di koran-koran besar yang diterbitkan kebanyakan dari ibu kota negara bagian berbeda dengan keadaan di koran-koran komunitas regional yang terbit di kota-kota kecil di Australia.

“Ketika koran edisi cetak tidak terbit lagi, berbagai kota kemudian menghubungi kami sebagai penerbit lokal agar kami mencetak koran untuk kota mereka,” kata Lucie Peart.

Bersaing dengan koran-koran besar

Pemerintah federal dan negara bagian di Australia sudah memberikan miliaran rupiah bantuan untuk media regional setelah kesulitan keuangan akibat pandemi Covid-19 pada tahun 2020.

Bantuan dana tersebut tidak cukup untuk membantu kelangsungan beberapa media mingguan, namun membuka kesempatan baru bagi beberapa penerbit kecil.

Sebagai Presiden Asosiasi Media Regional Australia (CPA) NSW, Lucie Peart menyaksikan rekan-rekannya mengembangkan bisnis ke beberapa negara bagian lain. “Covid-19 memberi berkah karena membuat beberapa penerbit saingan kami mati,” katanya.

“Salah satu kelompok media di jaringan pers regional saat ini mampu bersaing dengan kelompok koran besar dalam jumlah penerbitan yang dimiliki.”

Masalah yang dihadapi sekarang adalah mencari wartawan seiring dengan perkembangan media lokal tersebut. Serikat pekerja media, Media Entertainment and Arts Alliance (MEAA) memperkirakan tiga ribu lapangan kerja di bidang jurnalistik hilang antara tahun 2011 sampai 2017 di Australia.

Selain berbagai berita mengenai disrupsi yang berdampak pada industri media, PHK juga membuat banyak orang mempertimbangkan kembali untuk berkarier di bidang ini.

Dosen senior di Charles Sturt University, Jock Cheetham, mengatakan sudah muncul persepsi di kalangan orangtua dan beberapa mahasiswa bahwa karier di bidang media sekarang tidak menjanjikan. Namun dia tidak sependapat.

“Pada tahun 2022, saya mendapat banyak permintaan dari mereka yang memerlukan staf untuk bekerja di kawasan regional,” katanya.

“Tahun lalu jumlah permintaan yang meliputi wartawan pemula sampai wartawan tingkat menengah tinggi sekali, tapi sedikit yang berminat.”

Faktor lain yang berpengaruh adalah kompetisi di dunia industri besar yang juga mempekerjakan wartawan untuk perusahaan mereka.

Sebuah proyek bernama New Beats Project yang mempelajari kecenderungan PHK selama lima tahun di industri media menyimpulkan bahwa tak banyak mantan wartawan sudah yang pindah bekerja menjadi humas mau kembali menjadi wartawan di media.

Proyek tersebut menerbitkan buku berjudul Journalists and Job Loss atau ‘Wartawan dan Kehilangan Pekerjaan’. “Responden kami tadinya bolak-balik pindah kerja antara humas dan wartawan selama survei, namun pada tahun 2017, tidak ada lagi di antara mereka yang bekerja sebagai humas mau kembali bekerja di media.”

Baca berita Koran

CPA bekerjasama dengan perusahaan induk Facebook, Meta, terlibat dalam proyek pendanaan bernama Newsroom Sustainability and Digital Transformation Fund untuk membantu media lokal berkembang di ruang digital.

Walau halaman Facebook dan situs mereka semakin populer, editor pelaksana media lokal Condobolin, Argus Anne Coffey ,mengatakan para pemasang iklan lokal masih enggan untuk masuk ke dunia digital.

“Kehadiran kami di dunia digital meningkat namun para pembaca belum mau membayar untuk produk digital,” katanya.

Namun, pendapatan dari iklan bukan masalah utama bagi media daerah saat ini. Menemukan dan mempertahankan para wartawan muda untuk mau bekerjalah yang menjadi perhatian utama Anne Coffey saat ini.

“Saya ingin pensiun dan menjual bisnis ini namun tidak ada orang yang mau mengambil alih,” katanya. “Dan warga di sini masih mau membaca berita, jadi saya tetap harus bekerja selagi bisa,” tambahnya.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:digitalHeadlinekoran australiamedia cetak
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Menkopolhukam Mahfud MD: Pemeritah Tak Akan Bernegosiasi dengan KKB
Tulisan selanjutnya Helikopter Black Hawk Militer Amerika Serikat Jatuh, Dua Awaknya Tewas

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Mantan Pemimpin Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Wafat

Berita
12 Juli 2026 17:41
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Feature

Karena Politik Penjaga Sapi, Peternak Menangis Pasar Sepi

27 Mei 2026 07:57
Feature

Niat Ajak Teman Kembali Kristen, Pemuda Ini Justru Temukan Hidayah dan Masuk Islam

30 April 2026 14:00
Feature

Jawad Pulang dengan Luka Siksaan ‘Israel’

26 Maret 2026 07:50
Feature

Dapur Tak Pernah Padam: 224 Tahun Memberi Makan Fakir dan Musafir

20 Maret 2026 10:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?