Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Iptekes

Perubahan Iklim Membuat Beruang Coklat Rusia Susah Tidur

Ama Farah
Terakhir diupdate: 24 November 2023 12:11 12:11 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 24 November 2023 12:11
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Temperatur udara yang tidak biasa tingginya di kawasan Timur Jauh Rusia menghambat rutinitas hibernasi hewan lokal beruang coklat, yang sebagian berjalan mondar-mandir di sekitar sarang mereka dalam keadaan “setengah tidur”, kata Otoritas Konservasi Satwa Liar Amur, hari Selasa (21/11/2023).

Sementara banyak beruang telah mengumpulkan lemak tubuh yang dibutuhkan untuk tidur panjang musiman, suhu udara yang “tidak tepat” menghalangi mereka untuk memasuki masa hibernasi, kata para ahli.

Beruntung, kalangan beruang betina dan anak-anaknya tidak mengalami masalah gangguan tidur seperti itu. “Induk-induk berbulu ini membawa anabul-anabul mereka ke sarangnya sesuai jadwal, yaitu pada akhir Oktober. Dan tidak ada anomali cuaca yang mengganggu mereka,” kata pihak berwenang, seperti dilansir Moscow Times.

Komunitas beruang di kawasan Sungai Amur –  mencakup Khabarovsk, Amur dan daerah otonomi Yahudi — mengalami suhu rata-rata tinggi yang tidak normal pada bulan Oktober, melampaui temperatur normal sebesar 1,5-2,0 C. Kota Blagoveshchensk mengalami suhu terpanas pada bulan Oktober, menurut lembaga pemantau cuaca Phobos.

Pakar-pakar meteorologi memperkirakan suhu yang cenderung hangat di kawasan itu berlangsung sampai akhir November, yang sudah menunjukkan anomali suhu baru.

Baca Juga

Pakar Bilang Suplemen Harian Lebih Banyak Bahaya Dibandingkan Manfaat
Ketika Gelar Sarjana Tak Lagi Menjamin Masa Depan: Gen Z Mulai Ragu Nilai Kuliah
Jumlah Kasus Penyakit Menular Seksual di Eropa Pada 2024 Mencatat Rekor
Belajar di Waktu Subuh Terbukti Tingkatkan Kinerja Otak dan Daya Ingat
Pembuat Jutaan iPhone Malah Malah Melarang Main HP Berlebihan karena Bahaya

Rusia, yang mengalami pemanasan 2,5 kali lebih cepat dibanding belahan dunia lain, kerap mengalami anomali cuaca.

Pada akhir pekan lalu, bagian selatan dari sisi barat dan tengah Siberia dihajar angin badai yang tidak pernah dialami sebelumnya kurun hampir setengah abad terakhir dengan suhu udara naik hingga 20 derajat C.

Perubahan iklim berdampak pada keanekaragaman hayati Rusia di bagian utara maupun selatan.

Beruang coklat, yang sebagian besar normalnya menghuni zona hutan boreal Rusia, semakin sering mengusik wilayah tundra yang berada di bagian lebih utara, sehingga menyebabkan penurunan jumlah spesies hewan asli Arktik seperti rubah Arktik dan beruang kutub, kata para ilmuwan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:beruang coklatperubahan iklimrusia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pengadilan Korea Selatan Perintahkan Jepang Bayar Kompensasi Jugun Ianfu
Tulisan selanjutnya Analisa Mantan Intel AS: Hamas Memenangkan Perang di Gaza

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Amerika Serikat Hentikan Pendanaan Program HIV di Afrika Selatan

Berita
20 Juni 2026 09:58
Santri Tahfidz Ar-Riyadh Tampil pada Pembukaan Rapat Paripurna DPRD Bontang
Iman, Ilmu, dan Amal: Tiga Pilar Kebangkitan Umat
Kabar Mualaf Giancarlo Esposito: Aktor “Breaking Bad” Dilaporkan Memeluk Islam di Saudi
Turki Tangkap 209 Orang di Ankara Jelang KTT NATO

Terbaru

  • Iman, Ilmu, dan Amal: Tiga Pilar Kebangkitan Umat
  • ‘Israel’ Gelontorkan Dana untuk Ubah Situs Arkeologi Palestina Jadi Situs Yahudi
  • Trump Sebut Dana Iran yang Dibebaskan Akan Dipakai Beli Produk AS
  • Khutbah Jumat: Tauhid, Fondasi Peradaban yang Tak Pernah Runtuh
  • Ledakan di Fasilitas Gas Terbesar Qatar Merenggut 13 Nyawa
  • Turki Tangkap 209 Orang di Ankara Jelang KTT NATO
  • Prancis dan Jerman Sepakat Kelola Bersama Perusahaan Senjata KNDS
  • Serangan Islamofobia, Imam Masjid di Kanada Diserang usai Pimpin Shalat Berjamaah
  • Kabar Mualaf Giancarlo Esposito: Aktor “Breaking Bad” Dilaporkan Memeluk Islam di Saudi
  • Al Jazeera Desak Masyarakat Internasional Hukum ‘Israel’ usai Pembunuhan Jurnalisnya

Mungkin Anda Juga Suka

Iptekes

Kecenderungan Beragama Generasi Z Meningkat, Ini Temuan Peneliti

2 Maret 2026 16:00
vape covid
Iptekes

Otoritas Kesehatan Prancis Peringatkan Risiko Vape Bagi Kesehatan

13 Februari 2026 20:11
Iptekes

Satu dari Tiga Orang Belanda Tidak Sadar Dirinya Diabetes

12 Februari 2026 18:16
BeritaIptekes

WHO: Kasus di India dan Bangladesh Risiko Penyebaran Virus Nipah Rendah

12 Februari 2026 15:28
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?