Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Iptekes

Dengan Satu Klik, AI ‘Israel’ Menentukan Siapa yang akan Mati di Gaza

Ahmad
Terakhir diupdate: 8 Oktober 2025 10:44 10:44 am
Ahmad
Dipublikasikan 8 Oktober 2025 11:05
Bagikan
Kehancuran Gaza (Reuters)
Bagikan

Meskipun memiliki keunggulan teknologi dan dukungan perusahaan besar seperti Microsoft, ‘Israel’ dinilai gagal mencapai tujuan strategisnya di Gaza, dan sebaik-baik makar hanya milik Allah

Hidayatullah.com | TEKNOLOGI kecerdasan buatan (AI) yang seharusnya menjadi simbol kemajuan kini berubah menjadi mesin pembunuh tanpa nurani di tangan militer ‘Israel’.

Laporan terbaru mengungkap bahwa sistem AI yang digunakan dalam operasi militer di Jalur Gaza membuat keputusan pengeboman secara otomatis—tanpa pengawasan manusia dan tanpa kemampuan membedakan antara warga sipil dan kombatan.

Pakar strategi militer Elias Hanna mengungkapkan bahwa pasukan pendudukan ‘Israel’ kini mengandalkan sistem AI di semua tingkat operasi—dari politik hingga taktik lapangan.

Sistem seperti Factor of Fire, Depth of Wisdom, Chemist, dan terutama Lavender dikembangkan untuk mengidentifikasi target berdasarkan analisis data telepon, citra udara, dan aktivitas media sosial.

Baca Juga

Tak Mau Angkut Senjata 'Israel', Lufthansa Tetapkan Embargo
Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria
Usia Belum Tua, tapi Sering Merasa Tua? Hati-Hati Bisa Sebabkan Imsonia dan Gangguan Kesehatan
Perang Abadi Sistem Imun di Balik Keindahan Tato
UNICEF: Anak-Anak Gunakan AI 3 Kali Lipat Lebih Banyak Dibanding Orang Dewasa
Pakar Bilang Suplemen Harian Lebih Banyak Bahaya Dibandingkan Manfaat

Namun, alih-alih menargetkan militan, sistem Lavender kerap salah sasaran, menandai warga sipil sebagai target yang “sah”. Hanna menegaskan, “Ketika sumber target habis, sistem mulai menciptakan target baru sendiri berdasarkan data yang dimilikinya.”

Dalam praktiknya, bahkan seorang komandan lapangan diberi wewenang menewaskan sejumlah warga sipil tertentu—20 untuk komandan menengah, dan hingga 100 untuk komandan senior—sebagai “kerugian yang dapat diterima”.

Pelanggaran Etika dan Hukum Perang

Jessica Dorsey, pakar hukum internasional, menyebut penggunaan AI semacam ini sebagai pelanggaran serius terhadap aturan penargetan global. “Membuat daftar target dengan melibatkan warga sipil tanpa pengawasan manusia adalah bentuk pelanggaran etika dan hukum perang internasional,” ujarnya.

Bom presisi tinggi seperti GBU-32 yang dijatuhkan ke kompleks perumahan tetap menimbulkan korban besar, membuktikan bahwa teknologi bukanlah jaminan akurasi atau kemanusiaan. Dorsey menegaskan bahwa keputusan otomatis tanpa evaluasi manusia berisiko memusnahkan seluruh keluarga sipil hanya dengan satu klik.

Teknologi Tanpa Nurani vs. Perlawanan Asimetris

Meskipun memiliki keunggulan teknologi dan dukungan perusahaan besar seperti Microsoft, ‘Israel’ dinilai gagal mencapai tujuan strategisnya di Gaza.

Hanna menilai kekalahan ini terjadi karena strategi perlawanan Hamas yang fleksibel dan cerdas—mengubah medan perang menjadi ruang asimetris yang meniadakan keunggulan teknologi tinggi.

“AI tidak bisa memahami medan sempit, terowongan, dan taktik gerilya. Ia hanya membaca data tanpa konteks manusia,” ujarnya.

Bagi banyak pengamat, tragedi Gaza menunjukkan satu hal pasti: ketika keputusan perang diserahkan pada mesin, kemanusiaanlah yang pertama kali dikorbankan. Hanya saja yang perlu diingat, teknologi adalah buatan manusia, sedangkan bagi orang Mukmin, sebaik-baik pembuat makar hanya berada di tangan Allah.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AIartificial inteligencegazaisraelJalur GazaMicrosoftTeknologi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jenderal Zionis: Kegagalan Kesepakatan dengan Hamas Bisa Berakibat Hancurnya ‘Israel’
Tulisan selanjutnya Bela Sungkawa, Syeikhul Azhar Puji Syeikh Ahmad Omar Hasyim Ulama Hadits Abad Ini

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’

Berita
3 September 2026 19:56
Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

Iptekes

Ketika Gelar Sarjana Tak Lagi Menjamin Masa Depan: Gen Z Mulai Ragu Nilai Kuliah

25 Mei 2026 08:50
Iptekes

Jumlah Kasus Penyakit Menular Seksual di Eropa Pada 2024 Mencatat Rekor

22 Mei 2026 15:27
Iptekes

Belajar di Waktu Subuh Terbukti Tingkatkan Kinerja Otak dan Daya Ingat

31 Maret 2026 09:28
Iptekes

Pembuat Jutaan iPhone Malah Malah Melarang Main HP Berlebihan karena Bahaya

26 Maret 2026 08:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?