Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kesehatan

Kenali Sindrom Pohon Natal

Dija
Terakhir diupdate: 28 Desember 2011 17:58 5:58 pm
Dija
Dipublikasikan 28 Desember 2011 17:58
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Berdasarkan penelitan terbaru, pohon Natal bisa dipersalahkan atas sejumlah keluhan gangguan kesehatan, begitu dilansir The Telegraph (18/12/2011).

Dekorasi utama selama perayaan Natal itu dituding menjadi pemicu munculnya sejumlah keluhan sakit, mulai dari mengi (sesak napas/bengek), batuk, kelelahan dan insomnia.

Kondisi “Sindrom pohon Natal’ tersebut disebabkan oleh cendawan yang tumbuh di pohon-pohon Natal, di mana sporanya terhirup masuk ke dalam tubuh saat orang bernapas.

Sindrom itu ditemukan oleh ilmuwan dari Upstate Medical University, bagian dari Universitas Negeri New York, yang melakukan penelitian setelah mencermati adanya peningkatan sakit pernapasan beberapa pekan sebelum dan sesudah tanggal 25 Desember.

Tim peneliti mengumpulkan potongan dari 28 pohon Natal termasuk needle (pinophyta tumbuhan berdaun jarum, cemara) beserta kulit batangnya dari berbagai jenis, dan mereka menemukan 53 cendawan.

Baca Juga

Jangan Anggap Sepele Hernia
Riset: Remaja Pengguna Vape Lebih Berisiko Jadi Perokok
Vape Ancaman Baru Remaja, Perlu Ada UU yang Tegas
Makanan Cepat Saji Tingkatkan Risiko Kanker Paru-Paru
Tekanan Akademis dan Dampaknya terhadap Kesehatan Mental

Dari cendawan-cendawan itu, sebanyak 70 persennya dapat menyebabkan hidung gatal, mata berair, batuk, napas pendek, dada sakit, hidung tersumbat, merasa lelah dan gangguan tidur.

Beberapa cendawan yang berhasil diidentifikasi bahkan dapat menyebabkan gangguan paru-paru dalam jangka panjang, bronkhitis dan pneumonia.

Cendawan itu secara alami tumbuh di jenis tanaman yang biasa dijadikan dekorasi pohon Natal. Dan dapat tetap tumbuh di udara hangat di dalam rumah.

Pada artikel yang ditulis tim peneliti dalam Annals of Allergy, Asthma and Immunology, juga dilaporkan tentang kajian lain yang menemukan bahwa setelah pohon Natal dipajang selama dua pekan, jumlah spora cendawan di udara bertambah dari 800 per 35 kaki kubik menjadi 5.000.

Pemimpin penelitian itu, Dr. Lawrence Kurlandsky, mengatakan bahwa ia merawat pasien-pasien di mana jelas terdapat hubungan antara penyakit dengan pohon-pohon Natal mereka.

“Saya punya pasien di mana terdapat hubungan antara penyakit dan keberadaan pohon Natal yang sangat jelas,” katanya.

“Saya jelaskan bahwa ada tempat-tempat yang lebih bagus untuk melewati malam Natal daripada pergi ke dokter, dan mungkin tidak usah pasang pohon atau pasang yang palsu saja,” kata Kurlandsky.

Jika orang bersikeras mau pasang pohon itu, Kurlandsky menyarankan agar dibersihkan terlebih dahulu sebelum dimasukkan ke dalam rumah dan cepat-cepat disingkirkan begitu hari Natal lewat.*

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Menikahlah, Anda Akan Lebih Kaya!
Tulisan selanjutnya Karzai Setuju Taliban Buka Kantor di Qatar

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bom di terowongan tewaskan tentara Israel
Berita

Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Berita
1 Juni 2026 15:00
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Terbaru

  • Laporan: Eurovision Kehilangan 35 Juta Penonton Setelah Israel Tetap Diizinkan Tampil
  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Mungkin Anda Juga Suka

Kesehatan

Studi: Manfaat Utama Kopi Bagi Kesehatan Tergantung Waktu Meminumnya

15 Januari 2025 07:30
Kesehatan

Hindari Tertular HMPV, Pakar UGM Anjurkan Masyarakat Ikuti Pola Hidup Sehat

10 Januari 2025 13:20
Kesehatan

Terbukti, Konsumsi Alkohol Penyebab hampir 1 Juta Kasus Kanker di Amerika Serikat

7 Januari 2025 11:10
Kesehatan

Studi: Setiap Batang Rokok Merampas 20 Menit Kehidupan Perokok

5 Januari 2025 14:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?