Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kesehatan

Awas! Coca-Cola Produk Inggris Picu Kanker

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 2 Juli 2012 06:33 6:33 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 2 Juli 2012 06:33
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Buat Anda penggemar soft drink, saatnya berhati-hati. Kabar terbaru menyebutkan, minuman ringan Coca Cola produk Inggris disebut-sebut mengandung zat warna 4-menthylimidazole (4-MI) yang dapat memicu penyakit kanker.

Seorang ahli kesehatan di California mengungkapkan bahwa seseorang yang mengkonsumsi zat 4-MI sebanyak 30 mcg secara rutin dapat berisiko terkena kanker.

Menurut sebuah studi, kandungan 4-MI pada Coca-Cola yang diproduksi di Inggris sangat besar, yakni 135 mcg. Jumlah ini lebih banyak 34 kali lipat daripada zat 4-MI yang terkandung dalam Coca-Cola yang dijual di Amerika Serikat, yakni hanya sebesar 4 mcg.

Demikian yang dinyatakan Pusat Ilmu Pengetahuan dan Kesehatan Masyarakat (CSPI) yang bekerja sama dengan Yayasan Konsumen Makanan untuk Anak-anak di Inggris.

Dikutip liputan6 dari Dailymail, Selasa (26/06/2012) di AS, produk minuman ringan Coca-Cola telah mengubah proses pembuatan Coca-Cola dengan menurunkan kadar 4-MI menjadi sangat rendah, sehingga aman untuk dikonsumsi masyarakat. Namun, pabrik minuman soda itu tidak melakukan hal serupa di negara lain, termasuk di Inggris.

Baca Juga

Jangan Anggap Sepele Hernia
Riset: Remaja Pengguna Vape Lebih Berisiko Jadi Perokok
Vape Ancaman Baru Remaja, Perlu Ada UU yang Tegas
Makanan Cepat Saji Tingkatkan Risiko Kanker Paru-Paru
Tekanan Akademis dan Dampaknya terhadap Kesehatan Mental

Untuk itu, masyarakat di Inggris berkampanye untuk melarang peredaran Coca-Cola di Inggris, sebagai negara konsumen Coca-Cola terbesar di dunia dengan penjualan hingga Rp 13 triliun per tahun.

CSPI menyatakan bahwa kandungan zat 4-MI pada Coca-Cola di berbagai negara sangat beragam, mulai sebesar 56 mcg di Cina hingga 267 mcg di Brasil. Tapi hasil tersebut tidak berlaku untuk produk Diet Coke dan Coke Zero meski mengandung sedikit zat 4-MI.

Badan Pengawas Kesehatan dan Lingkungan di California telah memperingatkan dengan keras tentang peredaran Coca-Cola pada 2007 silam, karena saat itu kandungan 4-MI di AS masih tinggi. Menurut lembaga tersebut, konsumsi zat 4-MI dalam jangka panjang dapat memicu kanker paru-paru.

Sementara itu, pihak Coca-Cola membantah keras klaim para ahli tersebut. Menurutnya, keputusan untuk mengubah proses pembuatan Coca-Cola di AS, karena untuk memperbaiki kualitas minuman untuk mengurangi risiko dari kaleng dan botol yang digunakan, bukan mengurangi zat 4-MI di dalamnya.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mursy Tolak Jawab Telepon dari Netanyahu
Tulisan selanjutnya Meminta Warisan Saat Orangtua Masih Hidup

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Berita
3 Juni 2026 13:30
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

Kesehatan

Studi: Manfaat Utama Kopi Bagi Kesehatan Tergantung Waktu Meminumnya

15 Januari 2025 07:30
Kesehatan

Hindari Tertular HMPV, Pakar UGM Anjurkan Masyarakat Ikuti Pola Hidup Sehat

10 Januari 2025 13:20
Kesehatan

Terbukti, Konsumsi Alkohol Penyebab hampir 1 Juta Kasus Kanker di Amerika Serikat

7 Januari 2025 11:10
Kesehatan

Studi: Setiap Batang Rokok Merampas 20 Menit Kehidupan Perokok

5 Januari 2025 14:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?