Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kesehatan

Flu Burung Strain Baru H7N9 Tewaskan 6 Orang di China

Ama Farah
Terakhir diupdate: 6 April 2013 08:45 8:45 am
Ama Farah
Dipublikasikan 6 April 2013 08:45
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—China telah mengumumkan korban keenam yang tewas karena flu burung strain baru, sementara pihak berwenang memusnahkan semua unggas di sebuah pasar di Shanghai, tempat virus jenis baru itu terdeteksi pada daging burung merpati yang dijual pedagang.

Pemusnahan unggas massal pada hari Jumat kemarin merupakan langkah besar pertama yang diambil pemerintah China dalam menghadapi virus H7N9, varian baru virus flu burung yang sampai saat ini telah menginfeksi 16 orang, yang kebanyakan sedang dalam kondisi kritis di pesisir timur negeri itu.

Kasus pertama infeksi flu burung varian baru ini diumumkan pada hari Ahad lalu.

Petugas kesehatan menyakini, orang-orang yang terinfeksi virus flu burung jenis baru tersebut tertular melalui kontak langsung dengan unggas yang membawa bibit penyakit.

Jurubicara organisasi kesehatan dunia WHO Gregory Hartyl mengatakan, virus flu burung yang dapat menular dari manusia ke manusia masih menjadi kekhawatiran

Baca Juga

Usia Belum Tua, tapi Sering Merasa Tua? Hati-Hati Bisa Sebabkan Imsonia dan Gangguan Kesehatan
Jangan Anggap Sepele Hernia
Riset: Remaja Pengguna Vape Lebih Berisiko Jadi Perokok
Vape Ancaman Baru Remaja, Perlu Ada UU yang Tegas
Makanan Cepat Saji Tingkatkan Risiko Kanker Paru-Paru

“Kita mungkin masih sangat sedikit melihat kasus infeksi manusia-ke-manusia,” kata Hartyl kepada Al-Jazeera dari Jenewa, Swiss.

Menurut Hartyl, 16 kasus infeksi flu burung H7N9 sudah dikonfirmasi. Sementara lebih dari 500 kasus lainnya baru menunjukkan gejala umum yang biasa dialami oleh orang terinfeksi virus influenza, seperti demam dan pilek. Dia masih belum yakin apakah ada virus yang ditularkan antar manusia.

Para ilmuwan masih memantau dengan seksama kemungkinan flu itu menjadi pandemi global.

Kementerian Pertanian China hari Kamis malam kemarin mengkonfirmasi bahwa virus H7N9 terdeteksi ada pada daging unggas merpati yang dijual di sebuah pasar di Shanghai.

Pemusnahan unggas di pasar Huhuai dimulai pada Kamis malam lalu, setelah komite dari dinas pertanian setempat memerintahkannya dan mengumumkannya di situs resminya.

Media milik pemerintah hari Jumat (5/4/2013)menayangkan gambar para petugas dinas peternakan berpakaian pelindung lengkap dan masker sedang menyusuri pasar, melakukan pencatatan, sambil berdiri di dekat bangkai-bangkai unggas yang ditumpuk dalam kantong plastik.

Area sekitar dijaga ketat oleh polisi dan diberi pita pembatas.

Para pakar mendesak pemerintah China melakukan pemeriksaan terhadap unggas-unggas yang masih sehat, sebab virus H7N9 dapat menulari unggas lain tanpa menimbulkan gejala penyakit, sehingga lebih sulit dideteksi ketimbang penularan virus H5N1 yang menjangkiti banyak negara Asia.

Virus H5N1 pertama kali menyebar ke seluruh Asia pada tahun 2003 dan membunuh 360 orang di seluruh dunia. Sebagian infeksi terjadi karena melakukan kontak langsung dengan unggas yang sakit.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jangan Pertentangkan Islam dan Pancasila
Tulisan selanjutnya Rusia Tidak Jadi Buka Pangkalan di Afghanistan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Syeikh Jarrah palestina
Berita

Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

Berita
3 September 2026 19:12
Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap
Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

Terbaru

  • Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Kesehatan

Tekanan Akademis dan Dampaknya terhadap Kesehatan Mental

19 Januari 2025 17:25
Kesehatan

Studi: Manfaat Utama Kopi Bagi Kesehatan Tergantung Waktu Meminumnya

15 Januari 2025 07:30
Kesehatan

Hindari Tertular HMPV, Pakar UGM Anjurkan Masyarakat Ikuti Pola Hidup Sehat

10 Januari 2025 13:20
Kesehatan

Terbukti, Konsumsi Alkohol Penyebab hampir 1 Juta Kasus Kanker di Amerika Serikat

7 Januari 2025 11:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?