Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kesehatan

Penelitian: Gula Akibatkan Kehilangan Daya Ingat

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 19 Desember 2013 09:12 9:12 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 19 Desember 2013 09:12
Bagikan
Pola makan dengan kandungan lemak/gula tinggi, dalam waktu cepat bisa sebabkan kerusakan hipokampus otak
Bagikan

Hidayatullah.com— Seorang penelitian di Australia menyimpulkan, bahwa “pola makan dengan kandungan lemak dan gula yang tinggi, atau hanya kandungan gula yang tinggi, dalam waktu cepat bisa meyebabkan kerusakan hipokampus otak sehingga kehilangan daya ingat, bahkan sebelum mengalami pertambahan berat badan.”

Morris dari Universitas New South Wales mengatakan, penelitian lanjutan dibutuhkan untuk mengetahui apakah pengobatan radang bisa memperbaiki defisit kognitif atau apakah olahraga bisa membenahi kerusakan yang terjadi.

“Penemuan ini menunjukkan bahwa pola makan yang buruk secara terus menerus akan berdampak pada fungsi otak,” ujar Morris dikutip DW.DE.

Peneliti melakukan eksperimen dengan memberikan makanan berlemak dan minuman dengan kandungan gula tinggi kepada tikus. Tidak sampai satu minggu, tikus menderita kehilangan daya ingat.

Hal yang mengejutkan para peneliti Australia tersebut adalah berkurangnya kemampuan kognitif tersebut terjadi bahkan sebelum tikus mengalami menambahan berat badan dari pola makan “junk food”.

Baca Juga

Jangan Anggap Sepele Hernia
Riset: Remaja Pengguna Vape Lebih Berisiko Jadi Perokok
Vape Ancaman Baru Remaja, Perlu Ada UU yang Tegas
Makanan Cepat Saji Tingkatkan Risiko Kanker Paru-Paru
Tekanan Akademis dan Dampaknya terhadap Kesehatan Mental

“Kami tidak menyangka bahwa ini bisa terjadi begitu cepat,” ujar Margaret Morris dari Universitas New South Wales, salah satu anggota tim peneliti.

Ia menambahkan, “penemuan ini mungkin memiliki impilikasi bagi manusia. Karena jenis makanan seperti itulah yang kini banyak dikonsumsi manusia. Makanan siap saji yang enak dan murah.”

Tikus diberi makan kue, biskuit, dan “junk food” lainnya. Minuman yang dikonsumsi adalah cairan dengan kandungan gula 10 persen. Dan nafsu makan merek lima kali lebih tinggi dibandingkan sekelompok tikus lain yang diberi makanan sehat.

Radang hipokampus otak

Dalam kurun waktu satu minggu, peneliti menemukan peradangan pada hipokampus otak dan tikus mengalami kehilangan daya ingat.

“Kami tidak bisa membuktikan sebabnya, tapi sepertinya ini akibat dari peradangan otak. Semakin parah radang pada hipokampus, semakin besar defisit kognitifnya.”

Dua tahun yang lalu, di Inggris manusia yang digunakan sebagai obyek percobaan. Mereka diberi makan “junk food” selama lima hari. Hasilnya, mereka bereaksi lima kali lebih lambat dibandingkan sekelompok manusia yang makan secara sehat.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:otak
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Belajar Sedekah dari Lebah
Tulisan selanjutnya Siapa masih punya Malu, tanda Dia masih Beriman!

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Feature
30 Mei 2026 17:30
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Kesehatan

Studi: Manfaat Utama Kopi Bagi Kesehatan Tergantung Waktu Meminumnya

15 Januari 2025 07:30
Kesehatan

Hindari Tertular HMPV, Pakar UGM Anjurkan Masyarakat Ikuti Pola Hidup Sehat

10 Januari 2025 13:20
Kesehatan

Terbukti, Konsumsi Alkohol Penyebab hampir 1 Juta Kasus Kanker di Amerika Serikat

7 Januari 2025 11:10
Kesehatan

Studi: Setiap Batang Rokok Merampas 20 Menit Kehidupan Perokok

5 Januari 2025 14:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?