Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kesehatan

Tidur Cukup dan Banyak Membaca Dapat Menjaga Otak di Usia Tua

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 12 Mei 2014 17:02 5:02 pm
Insan Kamil
Dipublikasikan 12 Mei 2014 17:02
Bagikan
Ilustrasi: orang tidur
Bagikan

BARANGKALI saran ini penting diketahui bagi orang yang mulai memasuki usia tua. Tujuh jam tidur malam dan banyak membaca tampaknya menjadi rumus ajaib dalam menjaga kewaspadaan secara mental dalam memasuki usia tua, kata hasil penelitian terbaru dari Spanyol.

Setelah menganalisis gaya hidup dari 245 orang berusia 65 tahun atau lebih, peneliti dari CEU Cardenal Herrera University di Valencia, Spanyol, menemukan bahwa mereka yang tidur terlalu banyak atau terlalu sedikit, dan abstain dalam melakukan stimulasi otak seperti membaca, berada pada risiko penurunan kemampuan kognitif.

Menurut penelitian mereka, yang diterbitkan dalam jurnal Revista de Investigacion Clinica dan juga diberitakan laman New York Daily News baru-baru ini, orangtua yang tidur lebih dari delapan jam atau kurang dari enam, 2,6 kali lebih mungkin menderita gangguan kognitif dibandingkan dengan mereka yang tidur enam sampai delapan jam semalam.

Demikian juga, tidak adanya kegiatan mengasah otak seperti membaca, juga memberikan kontribusi terhadap penurunan kognitif. Mereka yang mengaku tidak membaca, 3,7 kali memiliki risiko penurunan kognitif, sementara mereka yang hanya kadang-kadang membaca, memiliki risiko 2,5 kali penurunan kognitif.

Secara keseluruhan, 12 persen orangtua yang diteliti menderita gangguan kognitif.

Baca Juga

Jangan Anggap Sepele Hernia
Riset: Remaja Pengguna Vape Lebih Berisiko Jadi Perokok
Vape Ancaman Baru Remaja, Perlu Ada UU yang Tegas
Makanan Cepat Saji Tingkatkan Risiko Kanker Paru-Paru
Tekanan Akademis dan Dampaknya terhadap Kesehatan Mental

Para peneliti menunjukkan, penurunan kognitif yang berkaitan dengan usia mempengaruhi 35,6 juta orang di seluruh dunia.

Menurut Laporan terhadap Penderita Alzheimer di Dunia (World Alzheimer Report), angka itu diperkirakan akan melonjak menjadi 100 juta kasus pada tahun 2050.

Kebiasaan positif lain yang dapat membantu para manula menjaga ketajaman otak mereka adalah dengan melakukan olahraga teratur dan menerapkan diet yang sehat, termasuk mengkonsumsi nutrisi untuk menjaga kesehatan otak seperti omega-3 dan antioksidan.*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:orangtuaotak
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kontras: “Umat Islam lupakan Peristiwa Talangsari”
Tulisan selanjutnya Paus Koptik Serukan Penyeragaman Tanggal Paskah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Berita
3 Juni 2026 12:30
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Terbaru

  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Mungkin Anda Juga Suka

Kesehatan

Studi: Manfaat Utama Kopi Bagi Kesehatan Tergantung Waktu Meminumnya

15 Januari 2025 07:30
Kesehatan

Hindari Tertular HMPV, Pakar UGM Anjurkan Masyarakat Ikuti Pola Hidup Sehat

10 Januari 2025 13:20
Kesehatan

Terbukti, Konsumsi Alkohol Penyebab hampir 1 Juta Kasus Kanker di Amerika Serikat

7 Januari 2025 11:10
Kesehatan

Studi: Setiap Batang Rokok Merampas 20 Menit Kehidupan Perokok

5 Januari 2025 14:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?