Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kesehatan

Jadwal Kerja Fleksibel Untungkan Aktivitas Kerja dan Kesehatan

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 27 Januari 2015 17:26 5:26 pm
Insan Kamil
Dipublikasikan 27 Januari 2015 17:26
Bagikan
Ilustrasi.
Bagikan

JADWAL kerja fleksibel dapat membantu seseorang memiliki waktu tidur yang cukup di malam hari sehingga berdampak positif bagi kesehatannya, demikian hasil penelitian yang dimuat jurnal Sleep Health.

“Bila waktu tidur kurang, kita bisa kurang waspada, memproses informasi lebih lama, salah membaca situasi, dan mengambil keputusan tidak tepat. Misalnya, kita bisa saja salah memperhitungkan risiko,” kata asisten profesor kesehatan perilaku dari Penn State, Orfeu M. Buxton.

Untuk sampai pada kesimpulan ini, Buxton dan koleganya melibatkan 474 orang karyawan dan supervisornya. Mereka lalu meminta setengah dari jumlah partisipan menjalani studi intervensi yang dirancang untuk mengurangi konflik antara kehidupan pekerjaan.

Sementara sisanya bekerja seperti biasanya. Mereka ini bertindak sebagai kelompok kontrol. Peneliti memfokuskan studi pada dua hal, yakni memberi kebebasan karyawan memutuskan waktu dan di mana mereka bekerja, misalkan di kantor, rumah, atau tempat lainnya.

Peneliti juga melatih supervisor mendukung hal itu. Selama penelitian, para partisipan mengenakan alat yang merekam periode tidur mereka. Enam bulan setelah intervensi berjalan, para peneliti mengamati variabel-variabel yang berhubungan dengan pekerjaan partisipan dan berharap ada yang berubah karena intervensi.

Baca Juga

Usia Belum Tua, tapi Sering Merasa Tua? Hati-Hati Bisa Sebabkan Imsonia dan Gangguan Kesehatan
Jangan Anggap Sepele Hernia
Riset: Remaja Pengguna Vape Lebih Berisiko Jadi Perokok
Vape Ancaman Baru Remaja, Perlu Ada UU yang Tegas
Makanan Cepat Saji Tingkatkan Risiko Kanker Paru-Paru

Setahun kemudian peneliti menemukan, para karyawan yang diberi kebebasan memilih jadwal kerjanya, rata-rata bisa tidur delapan menit lebih lama setiap malamnya dibandingkan kelompok kontrol. Mereka pun merasa pemenuhan kebutuhan waktu tidurnya meningkat.

“Bekerja seharusnya tidak merusak kesehatan. Merupakan hal yang mungkin untuk mengurangi beberapa efek bekerja yang mengganggu, misalnya dengan mengurangi konflik keluarga dan pekerjaan dan meningkatkan kualitas tidur,” kata Buxton seperti dilansir eurekalert.org dan Antara.

Di Amerika Serikat sendiri, sekitar 30 persen orang dewasa tidak mendapatkan waktu tidur cukup setiap harinya. Kekurangan waktu tidur bisa meningkatkan risiko penyakit kronis dan kematian dini.*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Kesehatan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pakar: Ketidakadilan Global Sebabkan Munculnya Tindakan Ekstremisme
Tulisan selanjutnya Pegang Al-Quran, Anggota Dewan Ini Menyebutnya Sebagai Panduan Membunuh

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

Berita
16 Oktober 2026 14:56
IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel

Terbaru

  • Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
  • Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
  • Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
  • 60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’
  • Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000
  • 19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
  • Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla

Mungkin Anda Juga Suka

Kesehatan

Tekanan Akademis dan Dampaknya terhadap Kesehatan Mental

19 Januari 2025 17:25
Kesehatan

Studi: Manfaat Utama Kopi Bagi Kesehatan Tergantung Waktu Meminumnya

15 Januari 2025 07:30
Kesehatan

Hindari Tertular HMPV, Pakar UGM Anjurkan Masyarakat Ikuti Pola Hidup Sehat

10 Januari 2025 13:20
Kesehatan

Terbukti, Konsumsi Alkohol Penyebab hampir 1 Juta Kasus Kanker di Amerika Serikat

7 Januari 2025 11:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?