Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kesehatan

Studi: Daya Ingat Penderita Obesitas Lebih Lemah

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 27 Februari 2016 17:18 5:18 pm
Insan Kamil
Dipublikasikan 27 Februari 2016 17:18
Bagikan
Kebiasaan nyamil saat menonton televisi dapat menimbulkan obesitas. Kondisi ini menjadikan ia lupa terhadap apa yang baru dimakannya dan semakin menumbuhkan keinginan untuk nyamil.
Bagikan

ORANG yang kelebihan berat badan memiliki ingatan lebih lemah dibandingkan teman-teman mereka yang lebih kurus, ungkap satu studi.

Tes yang dilakukan terhadap 50 orang menunjukkan bahwa kelebihan berat badan terkait dengan buruknya “memori episodik” atau kemampuan untuk mengingat pengalaman masa lalu.

Studi yang dimuat Quarterly Journal of Experimental Psychology itu menyebutkan, ingatan yang samar tentang makan yang terakhir disantap, bisa membuat orang makan berlebihan.

Akan tetapi, aspek lain dari memori –seperti pengetahuan umum– tidak terpengaruh.

Percobaan terbaru menilik memori episodik –ibarat pita video dalam pikiran kita– yang mengingat bau secangkir kopi atau perasaan dalam memegang tangan seseorang.

Baca Juga

Jangan Anggap Sepele Hernia
Riset: Remaja Pengguna Vape Lebih Berisiko Jadi Perokok
Vape Ancaman Baru Remaja, Perlu Ada UU yang Tegas
Makanan Cepat Saji Tingkatkan Risiko Kanker Paru-Paru
Tekanan Akademis dan Dampaknya terhadap Kesehatan Mental

Lima puluh orang dengan Indeks Masa Tubuh (Body Mass Index BMI) mulai dari 18 (sehat) ke 51 (sangat gemuk) mengambil bagian dalam tes memori.

Mereka harus “menyembunyikan” benda di waktu yang berbeda-beda dan pada adegan berbeda yang ditampilkan di layar komputer.

Mereka kemudian harus mengatakan apa yang telah mereka sembunyikan, kapan dan di mana.

Hasil tes menunjukkan, orang gemuk mencatat angka 15% lebih rendah dibanding orang kurus.

Dr Lucy Cheke, dari University of Cambridge, mengatakan kepada BBC News, yang disiarkan Sabtu (27/2/2016): “Kesimpulan kami adalah, makin tingginya BMI terkait dengan mengurangnya ketajaman ingatan, tapi ini tak mengarah pada ingatan kosong atau amnesia.

“Namun jika ingatan orang tak begitu tajam tentang apa yang disantap terakhir, bisa mengakibatkan berkurangnya kemampuan untuk mengatur berapa banyak yang akan dimakan nantinya.”

Hormon yang mengatur rasa lapar memainkan peran penting dalam apa yang kita makan, namun diakui bahwa pikiran kita pun memainkan peran kunci pula.

Orang yang menonton televisi sambil makan, cenderung makan lebih banyak, dan lapar lebih cepat nantinya.

Dr Cheke menyimpulkan: “terlalu awal untuk merumuskan lebih pasti, namun jelaslah kita mulai mendapat gambaran tentang suatu mekanisme obesitas.”*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:daya ingatobesitas
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Resmi Dibuka Mendikbud, IBF Disebut Menjadi Pameran Kebudayaan Islam
Tulisan selanjutnya Dibutuhkan, Generasi Ikhlas untuk Indonesia Bermartabat!

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Berita
14 Juli 2026 15:30
Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Kesehatan

Studi: Manfaat Utama Kopi Bagi Kesehatan Tergantung Waktu Meminumnya

15 Januari 2025 07:30
Kesehatan

Hindari Tertular HMPV, Pakar UGM Anjurkan Masyarakat Ikuti Pola Hidup Sehat

10 Januari 2025 13:20
Kesehatan

Terbukti, Konsumsi Alkohol Penyebab hampir 1 Juta Kasus Kanker di Amerika Serikat

7 Januari 2025 11:10
Kesehatan

Studi: Setiap Batang Rokok Merampas 20 Menit Kehidupan Perokok

5 Januari 2025 14:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?