Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kesehatan

Polusi Udara Berperan Besar Sebagai Penyebab Stroke

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 20 Juni 2016 17:11 5:11 pm
Insan Kamil
Dipublikasikan 20 Juni 2016 17:11
Bagikan
Polusi udara di luar rumah.
Bagikan

POLUSI udara untuk pertama kali disebutkan sebagai penyumbang utama kematian dan cacat yang disebabkan oleh stroke, terutama di negara-negara berkembang.

Polusi udara, baik yang dihasilkan dari pembakaran dalam kegiatan memasak atau asap lalu lintas di luar rumah, berada di antara peringkat sepuluh penyebab stroke, bersama dengan risiko yang telah dikenal seperti merokok, tekanan darah tinggi, dan obesitas.

Satu tim peneliti internasional, sebagaimana dimuat Kuala Lumpur Post dari AFP belum lama ini, telah menganalisis data dari sejumlah penelitian, laporan, dan data statistik resmi, untuk mengetahui risiko stroke di 188 negara dari tahun 1990-2013.

“Temuan mencolok dari studi kami, proporsi tinggi atas stroke disebabkan oleh polusi udara lingkungan, terutama di negara-negara berkembang,” kata seorang tim studi, Valery Feigin, dari Auckland University of Technology, Selandia Baru.

Para peneliti mengatakan, polusi udara sebagai penyebab stroke merupakan penelitian pertama di dunia terkait dampaknya terhadap kesehatan, yang dalam beberapa tahun masyarakat menjadi sakit, cacat, atau meninggal karena stroke.

Baca Juga

Jangan Anggap Sepele Hernia
Riset: Remaja Pengguna Vape Lebih Berisiko Jadi Perokok
Vape Ancaman Baru Remaja, Perlu Ada UU yang Tegas
Makanan Cepat Saji Tingkatkan Risiko Kanker Paru-Paru
Tekanan Akademis dan Dampaknya terhadap Kesehatan Mental

Sekitar 15 juta orang di seluruh dunia menderita stroke setiap tahun, yang menyebabkan enam juta orang meninggal dan lima juta tersisa dalam kondisi cacat — termasuk kehilangan penglihatan atau kemampuan bicara, kelumpuhan, dan kehilangan daya ingat.

Secara global, meskipun terdapat perbedaan besar pada setiap negara dan wilayah, faktor risiko stroke adalah tekanan darah tinggi, diet rendah buah, kelebihan berat badan, makan terlalu banyak garam, merokok, dan tidak cukup makan sayuran, kata tim.

Pencemaran lingkungan berada pada posisi ketujuh, dan polusi udara rumah tangga yang berasal dari bahan bakar padat berada di urutan kedelapan. Kemudian diet rendah biji-bijian dan gula darah tinggi melengkapi sepuluh besar.

Para peneliti menemukan bahwa 90,5 persen dari penyebab stroke disebabkan “sejumlah faktor “, terutama perilaku merokok, makan terlalu banyak gula dan tidak berolahraga cukup, serta masalah kesehatan yang terkait, seperti diabetes dan penyakit jantung.

Mengontrol faktor gaya hidup, yang berperan besar di negara-negara kaya daripada negara miskin, “Dapat mencegah sekitar tiga-perempat dari stroke di seluruh dunia,” kata Feigin.

Konsumsi Gula Naik, Merokok Menurun

Penelitian ini juga mencatat, polusi udara sebagai “faktor penyebab”, memberi arti bahwa masyarakat atau pemerintah mesti dapat melakukan sesuatu perubahan.

“Temuan ini penting untuk kampanye pendidikan, perencanaan berbasis bukti, pengaturan prioritas,dan alokasi sumber daya dalam pencegahan stroke,” tulis tim peneliti, yang juga dimuat di The Lancet Neurology.

“Polusi udara telah muncul sebagai kontributor signifikan penyebab stroke, terutama di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah, dan karena itu mengurangi paparan polusi udara harus menjadi salah satu prioritas utama untuk mengurangi penyebab stroke pada negara-negara ini.”

Di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah di Asia dan Afrika, hampir seperlima dari penyebab stroke disebabkan polusi udara rumah tangga, sementara persentase yang sama untuk polusi udara ambien (di luar rumah) terjadi di China dan India.

Polusi udara dapat meningkatkan risiko stroke melalui kenaikan tekanan darah, pengerasan pembuluh darah, atau penyumbatan pembuluh darah.

Faktor risiko yang kontribusinya menyusut antara tahun 1990 dan 2013 adalah penggunaan tembakau, kata tim peneliti, terutama di negara-negara maju.

Faktor risiko stroke yang tumbuh paling cepat adalah konsumsi minuman ringan manis.*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:polusi udaraStroke
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Penutupan Gerbang Rafah Gagalkan Umrah Ramadhan Warga Gaza
Tulisan selanjutnya KOSTER Berbagi 100 Paket Sembako di Timor Tengah Selatan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Berita
4 Juni 2026 09:00
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Kesehatan

Studi: Manfaat Utama Kopi Bagi Kesehatan Tergantung Waktu Meminumnya

15 Januari 2025 07:30
Kesehatan

Hindari Tertular HMPV, Pakar UGM Anjurkan Masyarakat Ikuti Pola Hidup Sehat

10 Januari 2025 13:20
Kesehatan

Terbukti, Konsumsi Alkohol Penyebab hampir 1 Juta Kasus Kanker di Amerika Serikat

7 Januari 2025 11:10
Kesehatan

Studi: Setiap Batang Rokok Merampas 20 Menit Kehidupan Perokok

5 Januari 2025 14:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?