Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kesehatan

Perokok Usia di Bawah 10 Tahun Meningkat 2,5 Persen Per Tahun

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 28 Maret 2018 16:41 4:41 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 27 Maret 2018 21:15
Bagikan
[Ilustrasi] Perokok anak di Jakarta.
Bagikan

Hidayatullah.com– Pemerhati masalah kesehatan dan lingkungan, Dr Ridwan Mochtar Taha MSc, mengatakan jumlah perokok usia di bawah 10 tahun di Indonesia setiap tahun meningkat 2,5 persen.

“Kasus ini memprihatinkan, ada anak umur 6 tahun sudah merokok, dan kelak berpotensi mengalami gangguan kesehatan lainnya dengan rentang waktu panjang, karena itu program Kawasan Tanpa Asap Rokok (KTR) harus terus digaungkan,” ujar Ridwan Mochtar Taha dalam keterangan di Pekanbaru, kemarin lansir Antara, Selasa (27/03/2018).

Menurut dia, program KTR harus digencarkan oleh Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Provinsi Riau bersama pemerintah provinsi Riau dan daerah, serta mendukung program pemerintah untuk menaikkan pajak rokok dan menerapkan kebijakan rokok tidak boleh dijual eceran itu.

Menurutnya, pemerintah pusat berjuang agar pajak rokok meningkat 113 persen, dan menempuh kebijakan bahwa rokok tidak boleh dijual eceran, maka diyakini setiap tahun prevalensi perokok akan bisa menurun 1 persen, itu kondisi yang luar biasa jika tercapai.

Namun, perjuangan tersebut diadang oleh sejumlah kendala terkait impor rokok dari Prancis, Inggris, dan Amerika Serikat yang masih saja berlangsung dan cukup banyak dikirim ke Indonesia.

Baca Juga

Usia Belum Tua, tapi Sering Merasa Tua? Hati-Hati Bisa Sebabkan Imsonia dan Gangguan Kesehatan
Jangan Anggap Sepele Hernia
Riset: Remaja Pengguna Vape Lebih Berisiko Jadi Perokok
Vape Ancaman Baru Remaja, Perlu Ada UU yang Tegas
Makanan Cepat Saji Tingkatkan Risiko Kanker Paru-Paru

“Karena itu Indonesia juga harus berjuang secara internasional membatasi aktivitas impor rokok tersebut,” ujar Ridwan Mochtar Taha yang juga Ketua Umum IAKMI Pusat.

Selain itu, IAKMI Riau diimbau agar terus berjuang untuk mengimplementasikan gerakan KTR itu di Riau, agar perokok aktif tidak bertambah serta korbannya perokok pasif juga tidak bertambah. Sebab, berdasarkan hitungan para ahli kesehatan, jika perilaku tidak sehat itu dibiarkan maka JKN-KIS akan mengalami difisit anggaran.

“Lima tahun akan datang BPJS Kesehatan akan mengalami defisit anggaran sebesar Rp 20 triliun kalau tidak diatasi soal pengendalian tembakau. Karena itu, persoalan ini menjadi tugas penting IAKMI se-Indonesia juga apalagi IAKMI sebuah organisasi profesi bidang kesehatan didirikan berdasarkan Keputusan Kemenkes RI,” ujarnya.

Ketua Umum IAKMI Riau, Dr Nopriadi SKM MKes, mengatakan, Pengurus Daerah (Pengda) IAKMI Provinsi Riau pada tahun 2018 akan mengoptimalisasikan gerakan KTR. Sebab masalah merokok di dalam ruangan merupakan salah satu dari tiga masalah utama dalam Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Kegiatan ini harus dilakukan, terkait kebiasaan merokok sudah meluas di hampir semua kelompok masyarakat di Indonesia dan cenderung meningkat, terutama di kalangan anak dan remaja sebagai akibat gencarnya promosi rokok di berbagai media massa.

“Masalah merokok telah menjadi semakin serius, mengingat merokok berisiko menimbulkan berbagai penyakit atau gangguan kesehatan yang dapat terjadi pada perokok itu sendiri dan orang lain di sekitarnya yang tidak merokok atau perokok pasif,” ujarnya.

Karena itu, IAKMI berkomitmen untuk menggerakkan masyarakat agar mengimplementasikan KTR itu. Karena KTR ditetapkan sebagai upaya perlindungan untuk masyarakat terhadap risiko ancaman gangguan kesehatan karena lingkungan tercemar asap rokok.

“Pada setiap kesempatan, IAKMI Riau akan mengumpulkan masyarakat dan dalam kegiatan Car Free Day misalnya, menyosialisasikan bahaya merokok serta penyuluhan gizi balita dan Germas PHBS lainnya dalam memberantas penyakit menular,” ujarnya.

IAKMI Riau akan melibatkan lintas sektor di Provinsi Riau, instansi pemerintah terkait, juga perguruan tinggi bidang kesehatan seperti Stikes Maharatu, Hangtuah, Payung Ngeri dan lainnya.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Umrah arab Saudi Sebelum Daftar Umrah, Jamaah Diimbau Perhatikan 5 Hal Ini
Tulisan selanjutnya UEA: Jet Tempur Qatar Mencegat Pesawat Sipil Kami

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

Berita
31 Agustus 2026 20:11
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

Terbaru

  • Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Kesehatan

Tekanan Akademis dan Dampaknya terhadap Kesehatan Mental

19 Januari 2025 17:25
Kesehatan

Studi: Manfaat Utama Kopi Bagi Kesehatan Tergantung Waktu Meminumnya

15 Januari 2025 07:30
Kesehatan

Hindari Tertular HMPV, Pakar UGM Anjurkan Masyarakat Ikuti Pola Hidup Sehat

10 Januari 2025 13:20
Kesehatan

Terbukti, Konsumsi Alkohol Penyebab hampir 1 Juta Kasus Kanker di Amerika Serikat

7 Januari 2025 11:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?