Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kesehatan

Turis Tak akan Bisa Nikmati Ganja Lagi di Belanda

Ama Farah
Terakhir diupdate: 30 April 2012 06:14 6:14 am
Ama Farah
Dipublikasikan 30 April 2012 06:14
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Aturan baru yang melarang turis memasuki kafe yang menyediakan ganja di Belanda akan segera diberlakukan, lansir BBC (29/042012).

Tiga provinsi di selatan Belanda rencananya akan mulai memberlakukan aturan itu bulan depan. Sedangkan penerapan secara nasional dimulai tahun depan.

Belanda, yang menganggap ganja sebagai narkoba kelas ringan, memperbolehkan penggunaannya secara luas. Namun, kini muncul kekhawatiran adanya turis yang datang ke Belanda hanya untuk teler atau membeli lalu menjual kembali ganja yang mereka dapat di negara asalnya dari Belanda.

Aturan baru itu mendapat dukungan dari seorang hakim Belanda.

Menurut politisi Belanda, ganja varietas tinggi (skunk) mengandung kadar THC lebih tinggi, sehingga bahayanya sekarang lebih besar dari sebelumnya.

Baca Juga

Usia Belum Tua, tapi Sering Merasa Tua? Hati-Hati Bisa Sebabkan Imsonia dan Gangguan Kesehatan
Jangan Anggap Sepele Hernia
Riset: Remaja Pengguna Vape Lebih Berisiko Jadi Perokok
Vape Ancaman Baru Remaja, Perlu Ada UU yang Tegas
Makanan Cepat Saji Tingkatkan Risiko Kanker Paru-Paru

Pemerintah Belanda kini sudah memasukkan ganja sebagai narkotika tingkat tinggi. Dan di masa datang apapun yang mengandung THC lebih dari 15% akan dikategorikan sebagai obat keras, seperti kokain dan ekstasi.

Para pemilik kafe pastinya akan mengalami penurunan laba. Mereka sedang mengajukan keberatan atas peraturan baru itu.

“Aturan ini akan membuat keuntungan saya berkurang hingga 90 persen,” kata Michael Velling, jurubicara Asosiasi Penjual Ganja, dikutip BBC.

Wartawan BBC di Den Haag melaporkan, aturan larangan ganja secara nasional sangat ditentang oleh Walikota Amsterdam Eberhard van der Laan.

Menurut Van der Laan, sepertiga turis yang melancong ke kota itu bertujuan untuk menikmati ganja yang tersedia di kafe-kafe di sana.

Dengan alasan hak asasi manusia, para penentang aturan ini akan membawa kasus tersebut ke Pengadilan HAM Eropa, dengan alasan bahwa Belanda tidak boleh melakukan diskriminasi terhadap orang di negara itu ata dasar tempat tinggal mereka.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Gerakan Umat Anti Maksiat Tolak Lady Gaga
Tulisan selanjutnya Pastor Jones Bakar Qur`an Lagi, Kali ini Kena Denda

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Suriah Angkat Pemimpin YPG Jadi Penasihat Kepresidenan

Berita
29 Agustus 2026 09:20
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
Bahtsul Masail Qanuniyah Muktamar ke-35 NU akan Bahas RUU Perampasan Aset
Presiden Iran: Jangan Biarkan Wilayah Negara Muslim Dipakai Menyerang Sesama

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Kesehatan

Tekanan Akademis dan Dampaknya terhadap Kesehatan Mental

19 Januari 2025 17:25
Kesehatan

Studi: Manfaat Utama Kopi Bagi Kesehatan Tergantung Waktu Meminumnya

15 Januari 2025 07:30
Kesehatan

Hindari Tertular HMPV, Pakar UGM Anjurkan Masyarakat Ikuti Pola Hidup Sehat

10 Januari 2025 13:20
Kesehatan

Terbukti, Konsumsi Alkohol Penyebab hampir 1 Juta Kasus Kanker di Amerika Serikat

7 Januari 2025 11:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?