Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Saintek

Awas, Timun Beracun?

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 16 Juli 2010 17:33
Bagikan
Bagikan


Hidayatullah.com–Anda suka mengkonsumsi timun? Hati-hati. Para dokter dan ahli kesehatan India memperingatkan akibat buruk mengkonsumsi timun, labu dan sejenisnya, setelah seorang ilmuwan India meninggal akibat minum jus.

Sushil Kumar Saxena, 59, seorang deputi sekretaris senior di Council of Scientific and Industrial Research (CSIR), meninggal pada 10/7/2010 setelah minum jus labu air (bottle gourd). Sebelum meminum jus tersebut, ia sempat mengeluhkan betapa pahit rasanya. Meskipun demikian Saxena tetap meminumnya. Tidak berapa lama kemudian ia mulai muntah darah dan akhirnya meninggal.

“Orang sebaiknya tidak meminum jus sayuran semacam itu karena beracun. Jus itu bia mengakibatkan diare, pendarahan dan muntah-muntah. Jus berasa pahit harus dihindari,” terang AK. Seth dari  B.L. Kapoor Memorial Hospital kepada IANS.

Menurutnya, beberapa kejadian serupa juga terjadi di ibukota India belakangan ini.

Sebagian dokter menilai jus labu air baik untuk kesehatan, tapi menyarankan untuk tidak meminumnya jika terasa sangat pahit.

Baca Juga

Lithium Air Laut
China Temukan Cara Baru Menambang Lithium Air Laut
7 dari 10 Warga Malaysia Ingin Medsos Dilarang untuk Anak di Bawah 14 Tahun
Warisi Generasi Old, Milenial Akan jadi ‘Generasi Terkaya dalam Sejarah’
Minum Air Zamzam Sembuhkan Sakit dan Kuatkan Hafalan
Ilmuwan Menemukan Koridor Tersembunyi di Piramida Agung Giza Mesir

“Jus labu air merupakan obat yang sangat baik untuk mengatasi kehausan akibat diare, terlalu banyak makan lemak atau goreng-gorengan dan diabetes. Tapi sebelum membuat segelas jus dari labu jenis apapun, orang sebaiknya menghindari sayuran yang terlalu pahit, karena mungkin mengandung racun,” kata Subha Sabarwal, Kepala Departemen Dietetik RS. Apollo, India.

Menurut ahli gizi Saschi Sohal, sayuran seperti labu air, timun, squash (labu kecil / marrow, sejenis zukini / courgette), labu dan melon menyehatkan, tapi bisa mematikan jika bagian yang pahit tidak dibuang sebelum dimakan.

“Pada bagian itu terdapat zat berbahaya bernama tetracyclic triterpenoids atau cucurbitacins, yang bisa sangat beracum jika sangat pahit. Sebaiknya dimasak terlebih dahulu atau menghindari segala jenis sayuran dari keluarga timun-timunan,” katanya.

“Akibat tingginya pemakaian zat kimia dan pupuk, zat beracun dalam sayuran meningkat. Itu mengapa lebih baik memasak sayuran ini terlebih dahulu lalu memakannya,” pesan Sohal.[di/ians/klj/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pemerintah Bahas Haji dengan Negara-Negara MABIMS
Tulisan selanjutnya Ralat Fatwa, MUI Tak Sarankan Ubah Arah Masjid

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Berita
2 Juni 2026 19:00
Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

Saintek

Para Ilmuwan Lakukan Deteksi Autisme pada Rambut

9 Januari 2023 20:30
Saintek

Tantangan Teknologi, Banyak Orang Oversharing dan Umbar Aib di Media Sosial

26 Desember 2022 14:00
Saintek

(Video) Kuasa Allah, Ilmuwan Berhasil Merekam Tumbuhan yang Bernapas

23 Desember 2022 15:10
Saintek

Selandia Baru akan Siapkan Undang-undang agar Facebook dan Google Membayar Berita

5 Desember 2022 11:21
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?