Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Saintek

Ternyata FB dan Google “Sensor” Kata-kata “Anti Gay”

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 28 September 2011 09:06
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–The National Religipus Broadcasters (NRB) membunyikan alarm tentang media seperti Facebook, Google, dan Apple, di mana menurut NRB sudah melanggar aturan dasar untuk bebas mengekpresikan, terutama tentang kebebasan beragama.

Baru-baru ini NRB meluncurkan laporan bahwa setelah menganalisa beberapa kebijakan website sosial media tersebut. Mereka menemukan bahwa ada sensor yang melarang jika hendak mengekspresikan pandangan Kristen ataupun ide yang kontroversi.

Pendiri Federal Communications Commision, Komisaris Harold Furchtgott-Roth mengatakan, “Ironis sekali bahwa perusahaan yang ada di dalam daftar ini (daftar perusahaan yang melanggar aturan untuk bebas berekspresi) beberapa di antaranya adalah perusahaan terbuka di seluruh dunia.” Sosial media kepunyaan Zuckerberg sudah memblokir konten yang menyangkut kata-kata “anti gay”. Tidak jelas apakah penyensoran ini dilakukan kepada semua agama.

Yang pasti, Associated Press menangkap basah Comcast yang memblokir atau setidaknya membuat lambat penayangan peer to peer file yang disebarkan jika tentang Alkitab versi King James.

Google juga melakukan beberapa pelanggaran berhak mengeluarkan pendapat, menurut laporan NRB.

Baca Juga

Lithium Air Laut
China Temukan Cara Baru Menambang Lithium Air Laut
7 dari 10 Warga Malaysia Ingin Medsos Dilarang untuk Anak di Bawah 14 Tahun
Warisi Generasi Old, Milenial Akan jadi ‘Generasi Terkaya dalam Sejarah’
Minum Air Zamzam Sembuhkan Sakit dan Kuatkan Hafalan
Ilmuwan Menemukan Koridor Tersembunyi di Piramida Agung Giza Mesir

Website search engine terbesar di dunia itu menghalangi English Christian Institute membeli iklan lowong untuk ditempatkan di Google, jika hal itu mengenai aborsi. Begitu juga isi iklan yang berbau Kristen konservatif. Google juga mengeluarkan gereja dan beberapa grup rohani lainnya dari web tool-nya untuk group non nirlaba.

Hal yang paling nyata terhadap penyensoran terhadap konten Kristen menurut laporan itu adalah ketika Apple menghapus aplikasi Exodus Internasional dan Deklarasi Manhattan. Para gay memprotes aplikasi itu dengan melakukan reli dengan lebih dari 107.000 tanda tangan petisi untuk meminta Apple tidak menjual aplikasi itu di toko iTunes. Kedua aplikasi itu pun akhirnya dihapuskan.

Kebebasan mengekspresikan iman Kristen di dunia maya mungkin bisa saja terhalang oleh sosial media ini, demikian dikutip situs Kristen,  Christianpost.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:googleold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Israel Kembali Bangun Pemukiman, AS Cuma Kecewa
Tulisan selanjutnya RUU Intelijen Harus Hilangkan Trauma Praktik Intelijen Hitam

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’

Berita
13 Juli 2026 18:00
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Saintek

Para Ilmuwan Lakukan Deteksi Autisme pada Rambut

9 Januari 2023 20:30
Saintek

Tantangan Teknologi, Banyak Orang Oversharing dan Umbar Aib di Media Sosial

26 Desember 2022 14:00
Saintek

(Video) Kuasa Allah, Ilmuwan Berhasil Merekam Tumbuhan yang Bernapas

23 Desember 2022 15:10
Saintek

Selandia Baru akan Siapkan Undang-undang agar Facebook dan Google Membayar Berita

5 Desember 2022 11:21
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?