Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Saintek

Diet Rendah Kalori Dapat Kurangi Penyebaran Kanker Payudara

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 27 Mei 2014 10:28 10:28 am
Insan Kamil
Dipublikasikan 27 Mei 2014 10:28
Bagikan
Bagikan

DIET rendah kalori dapat mengurangi kemungkinan kanker payudara menyebar ke bagian lain dari tubuh, demikian studi baru menunjukkan.

Para ilmuwan telah menemukan, pembatasan kalori berupa asupan makanan yang berkurang dengan persentase tertentu, bisa mencegah kanker payudara triple negatif menyebar ke organ lain dengan memperkuat jaringan sekitar tumor. Kanker payudara triple negatif dikenal sebagai TNBC dan merupakan salah satu bentuk kanker paling agresif, serta kurang begitu responsif terhadap pengobatan standar.

Penelitian, yang dilakukan oleh Departemen Onkologi Radiasi di Universitas Thomas Jefferson, Philadelphia, dan telah dipublikasikan di jurnal Breast Cancer Research and Treatment, dilakukan dengan cara memberi makan satu kelompok tikus sepertiga kurang dari kelompok lain. Hasil penelitian menunjukkan, TNBC kurang begitu menyebar ke lokasi-lokasi baru dalam tubuh ketika tikus mendapatkan pembatasan diet.

“Diet mengaktifkan program epigenetik yang melindungi tikus dari penyakit metastasis,” kata Nicole Simone, associate professor di Universitas Thomas Jefferson, dilansir The Independent, Selasa (27/5/2014).

Menurut penelitian, mikroba yang bisa meningkatkan TNBC, akan mengalami paling banyak penurunan ketika tikus diobati dengan radiasi dan pembatasan kalori.

Baca Juga

Lithium Air Laut
China Temukan Cara Baru Menambang Lithium Air Laut
7 dari 10 Warga Malaysia Ingin Medsos Dilarang untuk Anak di Bawah 14 Tahun
Warisi Generasi Old, Milenial Akan jadi ‘Generasi Terkaya dalam Sejarah’
Minum Air Zamzam Sembuhkan Sakit dan Kuatkan Hafalan
Ilmuwan Menemukan Koridor Tersembunyi di Piramida Agung Giza Mesir

Penurunan ini, pada gilirannya, meningkatkan produksi protein guna memperkuat jaringan sekitar tumor.

Dr Simone mengatakan, sangat penting untuk melihat metabolisme ketika merawat wanita penderita kanker. Studi terbaru menunjukkan, kenaikan berat badan membuat pengobatan standar untuk kanker payudara kurang efektif, dan mereka yang berat badannya naik selama pengobatan kanker memiliki hasil yang lebih buruk.

Namun, pasien dengan penyakit ini sering diobati dengan metode terapi hormonal untuk memblokir pertumbuhan tumor dan steroid, serta melawan efek samping kemoterapi, yang keduanya justru dapat mengubah metabolisme pasien dan menyebabkan penambahan berat badan.

Penelitian ini akan memberikan kepada para peneliti target molekuler guna mendiagnosis kanker metastasis, dan berpeluang membantu mengembangkan obat baru untuk mengobati kanker.*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya BMH adakan Tabligh Akbar bertema “Inspirasi Da’i Tangguh”
Tulisan selanjutnya Perempuan Indonesia harus Bersatu melawan Miras

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Berita
2 Juni 2026 17:20
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Saintek

Para Ilmuwan Lakukan Deteksi Autisme pada Rambut

9 Januari 2023 20:30
Saintek

Tantangan Teknologi, Banyak Orang Oversharing dan Umbar Aib di Media Sosial

26 Desember 2022 14:00
Saintek

(Video) Kuasa Allah, Ilmuwan Berhasil Merekam Tumbuhan yang Bernapas

23 Desember 2022 15:10
Saintek

Selandia Baru akan Siapkan Undang-undang agar Facebook dan Google Membayar Berita

5 Desember 2022 11:21
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?