Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Saintek

Awas! Kebiasaan Menonton Pornografi Menciutkan Otak

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 1 Juni 2014 02:40 2:40 am
Insan Kamil
Dipublikasikan 31 Mei 2014 21:21
Bagikan
Warna merah wilayah striatum.
Bagikan

PRIA yang menonton pornografi dapat menyusut otaknya dan menumpulkan respon mereka terhadap rangsangan seksual, kata satu penelitian.

Ini pertama kalinya peneliti menemukan hubungan antara tontonan pornografi dan bahayanya terhadap fisik.

Namun, penjelasan alternatifnya adalah, orang yang menghabiskan lebih banyak waktu melihat pornografi memang dilahirkan dengan jenis otak tertentu.

Dr Simone Kühn, penulis utama studi tersebut dari Max Planck Institute di Berlin, seperti dimuat Daily Mail (29/5/2014), mengatakan, penemuan ini merupakan bukti pertama untuk hubungan antara konsumsi porno dan penurunan ukuran otak dan aktivitas otak dalam menanggapi rangsangan seksual.

Untuk penelitian ini, Dr Kuhn dan koleganya Jurgen Gallinat dari Charite University, juga di Berlin, merekrut 64 pria sehat berusia antara 21 dan 45 tahun dan mengajukan pertanyaan kepada mereka tentang kebiasaan menonton gambar dan film porno.

Baca Juga

Lithium Air Laut
China Temukan Cara Baru Menambang Lithium Air Laut
7 dari 10 Warga Malaysia Ingin Medsos Dilarang untuk Anak di Bawah 14 Tahun
Warisi Generasi Old, Milenial Akan jadi ‘Generasi Terkaya dalam Sejarah’
Minum Air Zamzam Sembuhkan Sakit dan Kuatkan Hafalan
Ilmuwan Menemukan Koridor Tersembunyi di Piramida Agung Giza Mesir

Peneliti juga mengambil gambar dari otak para pria tersebut untuk mengukur volume dan untuk melihat bagaimana otak mereka bereaksi terhadap gambar-gambar porno, kata penelitian yang diterbitkan dalam jurnal psikiatri JAMA.

Mereka menemukan perbedaan mencolok pada laki-laki yang tidak menonton dibandingkan dengan mereka yang secara teratur mengakses video seksual atau gambar.

Dr Kuhn mengatakan, pihaknya menemukan bahwa volume yang disebut striatum, daerah otak yang dikaitkan dengan proses motivasi dan mendapatkan penghargaan, lebih kecil bagi mereka yang mengonsumsi pornografi.

Selain itu pihaknya menemukan bahwa daerah otak lain, yang merupakan bagian dari striatum ketika melihat rangsangan seksual, justru menunjukkan aktivasi kurang bagi mereka yang mengkonsumsi pornografi.

Namun peneliti lain mengklaim, jika konsumsi itu dilakukan sedang-sedang saja mungkin tidak merusak.

Dr Gregory Tau dari Universitas Columbia, mengatakan, “Semuanya akan menjadi buruk jika berlebih-lebihan, dan mungkin tidak mengerikan jika sedang-sedang saja.”

Dr Tau, yang tidak terlibat dengan penelitian ini, mengatakan, penelitian lebih lanjut diperlukan, dengan studi yang lebih lama untuk menentukan, apakah pornografi memang menyebabkan perubahan otak.

Dia berkata, kemungkinan ada individu dengan jenis otak tertentu yang lebih rentan terhadap jenis-jenis perilaku.

“Atau, mungkin penggunaan berlebihan (pornografi), yang hidupnya hanya untuk itu, menyebabkan adanya perubahan otak. Atau, bisa jadi keduanya.”

Dr Kuhn mengatakan, kondisi ini seperti perilaku lainnya, yakni orang yang mengemudi taksi akan terdapat perubahan ukuran otak dan fungsinya.

“Pada dasarnya, segala sesuatu yang orang sangat sering melakukanya, dapat membentuk struktur otak mereka dan fungsinya,” tambahnya.*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Pornografi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pengamat: Pemilu Presiden 9 Juli Bukan Peristiwa “Perang Badar”
Tulisan selanjutnya Gunakan APBN, Operasi Densus 88 Harus Transparan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Berita
18 Juli 2026 09:30
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah

Terbaru

  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Mungkin Anda Juga Suka

Saintek

Para Ilmuwan Lakukan Deteksi Autisme pada Rambut

9 Januari 2023 20:30
Saintek

Tantangan Teknologi, Banyak Orang Oversharing dan Umbar Aib di Media Sosial

26 Desember 2022 14:00
Saintek

(Video) Kuasa Allah, Ilmuwan Berhasil Merekam Tumbuhan yang Bernapas

23 Desember 2022 15:10
Saintek

Selandia Baru akan Siapkan Undang-undang agar Facebook dan Google Membayar Berita

5 Desember 2022 11:21
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?