Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Tekno

BNPB: Potensi Zona Sumber Gempa di Ambon Terdeteksi, Siapkan Mitigasi

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 23 Januari 2020 20:08 8:08 pm
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 23 Januari 2020 20:08
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Berdasarkan analisa data hasil pengamatan, distribusi lokasi hiposenter (pusat) gempa susulan menunjukkan ada potensi zona duga sesar yang meliputi wilayah Kota Ambon, Kabupaten Maluku Tengah dan Kabupaten Seram Bagian Barat.

Hasil pemantauan aktifitas seismik di wilayah Ambon dan sekitarnya itu dipaparkan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama Institut Teknologi Bandung (ITB), dalam diskusi bertajuk “Sosialisasi Hasil Rekamanan Seismograf” yang digelar Pemerintah Provinsi Maluku di Aula Kantor Gubernur Provinsi Maluku.

Kegiatan ini dibuka oleh Sekretaris Daerah Provinsi Maluku. Dihadiri oleh kepala OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Maluku, para Sekretaris Daerah Pemerintah Kabupaten/Kota yang merupakan Kepala BPBD ex-officio, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten/Kota di Provinsi Maluku.

Ahli gempa yang juga Dosen Program Studi Teknik Geofisika ITB, Dr Zulfakriza, menyampaikan sejumlah hal terkait itu.

Pertama, teridentifikasi kelurusan (zona duga sesar utama) dengan arah Utara-Selatan dari Kairatu hingga Selat Haruku dengan panjang segmen ~35 km.

Baca Juga

Beginilah Zionis Mempersiapkan Remaja dan Pelajar jadi Generasi Tentara Siber
Sejumlah Kementerian Zionis Diserang Hacker Dunia  
Kecerdasan Buatan Tetap Terbatas Gunakan Sumber Daya yang Ada
Tak Dapat F-35, Turki Luncurkan KAAN, Pesawat Siluman Generasi ke-5
PP Muhammadiyah Luncurkan Aplikasi MASA

Kedua, selain zona duga sesar utama ini, teridentifikasi beberapa zona duga sesar sekunder di sebelah timur Pulau Ambon dengan arah NE-SW dan NW-SE.

Ketiga, untuk sesar-sesar sekunder ini, lokasi dan arahnya sesuai dengan identifikasi zona sesar dari Peta Geologi tahun 1993.

Menindaklanjuti temuan tersebut, pemerintah akan menyiapkan langkah-langkah mitigasinya. Plt Direktur Pemetaan dan Evaluasi Risiko Bencana, BNPB, Abdul Muhari, menyampaikan, dalam waktu dekat BNPB akan menyampaikan hasil kajian ini secara resmi beserta rekomendasinya untuk masing-masing kabupaten/kota yang diperhitungkan masuk dalam kawasan zona duga sesar.

“Rekomendasi ini nantinya akan bersifat spesifik kewilayahan memperhitungan karakteristik masing-masing wilayah, seperti keterpaparan penduduk dan infrastruktur agar dapat dijadikan pedoman dalam penyusunan rencana detil tata ruang wilayah dan perencanaan pembangunan daerah lainnya,” ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan, Agus Wibowo dalam keterangan tertulis resminya di Ambon, Kamis (23/01/2020).

Secara umum, rekomendasi upaya mitigasi ini terdiri dari dua komponen yakni informasi keterparan jiwa dan infastruktur, serta rekomendasi penguatan bangunan dan peningkatan ketangguhan masyarakat.

Dengan memahami kaidah bahwa “bukan gempanya tetapi bangunannya”, maka data mengenai ketahanan bangunan ini memiliki peran penting. Melalui basis data kondisi bangunan yang lengkap, jelas Agus, upaya-upaya mitigasi berbasis masyarakat dapat dilakukan secara untuk meningkatkan kekuatan bangunan tersebut.

Untuk mendukung upaya ini, BNPB katanya telah menyiapkan fitur Assessmen Cepat Bangunan Sederhana (ACeBS) pada aplikasi InaRisk Personal yang dapat diakses melalui ponsel pintar berbasis Android dan iOS.

“Aplikasi ini memungkinkan masyarakat untuk menilai kondisi bangunan tempat tinggalnya masing-masing,” jelasnya.

Setelah informasi kerentanan bangunan terpetakan, rekomendasi penguatan bangunan atau peningkatan ketangguhan masyarakat bisa bersifat mikro di tingkat keluarga atau bersifat makro yang berkaitan dengan perencanaan tata ruang dan zonasi daerah rawan gempa.

Secara mikro saran-saran seperti penguatan struktur sederhana seperti ikatan plafon atap, penguatan dinding rumah, mengikat perabotan-perabotan yang berpotensi jatuh akibat getaran gempa, dan pembuatan rencana kedaruratn di tingkat keluarga, kata Agus.

“Pada level makro atau kewilayahan, informasi kerentanan bangunan yang di overlay dengan zona duga sesar ini harus menjadi landasan dalam penyusunan rencana detil tata ruang (RDTR) dan peta mikrozonasi kegempaan.”

Selain itu, jelas Agus, informasi zona duga sesar dan kerentanan ini bisa dijadikan referensi utama dalam penyusunan rencana kontingensi di Kabupaten/Kota lingkup Provinsi Maluku.

“Melalui penyusunan rencana kontinjensi yang baik, pemerintah dapat merencanakan tindakan apa, siapa dan bagaimana yang harus dilakukan jika bencana terjadi sesuai dengan level bencana yang diskenariokan,” ujarnya.

Selain itu, pemerintah juga mengimbau kepada semua pihak agar hasil penelitian ini ditanggapi dengan bijak.

“Penelitian dilakukan untuk memahami potensi bencana lebih baik sehingga dapat dilakukan upaya-upaya mitigasi dan kesiapsiagaan untuk menghadapinya. Lebih penting lagi, penelitian ini tidak untuk membuat panik masyarakat mengingat tidak adanya teknologi yang dapat memprediksi ruang dan waktu kejadian gempa secara akurat,” ujarnya.

Zulfakriza menyampaikan bahwa pemantauan dilakukan melalui 11 unit seismograf dari ITB selama kurun waktu sekitar 2 bulan dari tanggal 18 Oktober 15 Desember 2019, ditambah dengan 4 unit seismograf permanen milik BMKG.

Jumlah data gempa susulan yang terekam dalam perioda tersebut berjumlah 1778 event, yang jika digabungkan dengan data gempa susulan sejak tanggal 26 September hingga 18 Oktober yang merupakan awal pemasangan seismograf tambahan, maka jumlah gempa susulan berjumlah 3462 event.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AmbonBNPBgempa bumiMalukumitigasi bencanaseismograf
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kenya Bantah Prajuritnya Sembunyi di Rerumputan ketika Al-Shabaab Menyerang
Tulisan selanjutnya MUI Belum Pernah Bahas Fatwa Netflix, Tapi Ingatkan Tak Boleh Konten Terlarang

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Berita
1 Juni 2026 13:00
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Tekno

Google Sudah Lewat, Gen Z Cari Berita dan Informasi di TikTok

16 November 2023 14:45
IptekesTekno

Ratusan Nomor Telepon Terindikasi Penipuan Online Diblokir Pemerintah

16 November 2023 14:32
IptekesTekno

Kemenag Kembangkan Layanan Chatbot Al-Qur’an dengan Teknologi Artificial Intelligence

21 September 2023 20:49
pinjaman online
Tekno

Masyarakat Digital Mandiri Berdaulat dengan Platform Komunitas

28 Februari 2023 12:37
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?