Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kajian

Dengki dan Biji Kopi

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 14 Mei 2023 09:35 9:35 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 14 Mei 2023 09:00
Bagikan
Bagikan

Kopi pahit, menjadi indah dan terasa lezat, bagi mereka yang merasakan perihnya ditumbuk dan dipanaskan, seperti itulah perumpamaan orang yang menjadi korban rasa dengki

Hidayatullah.com | ORANG yang menjadi korban dengki dan dibicarakan keburukannya sering kali dianggap sebagai pohon gaharu yang semerbak baunya menyebar karena dibakar. Ia juga mirip biji kopi yang melalui proses pemanggangan, penumbukan, dan pemasakan untuk menghasilkan kelezatan yang dapat dinikmati.

Meskipun pada awalnya mungkin terdapat penderitaan dan kesulitan, mereka akhirnya mampu menghadirkan manfaat dan kebaikan kepada orang banyak.

وَإِذَا أَرَادَ اللهُ نَشْرَ فَضِيْلَةٍ طُوِيَتْ أَتَاحَ لَهَا لِسَانَ حَسُوْدِ

لَوْلاَ اشْتِعَالُ النَّارِ فِيْمَا جَاوَرَتْ مَا كَانَ يُعْرَفُ طِيْبُ عَرْفِ الْعُوْدِ

Baca Juga

Merdeka Bersuara, Bukan Merampas Ketenangan: Sound Horeg dalam Syariat
Atas Jasa Ulama Madzhab, Ijtihad Tidak Lagi Harus Dari Nol
Syair Ahmad Baktsir dan Detak Jantung Diplomasi Kemerdekaan RI di Kairo
Membangun Ketahanan Mental dengan Nilai-Nilai Al-Qur’an
Prajurit di Balik Layar, Pelita di Pinggir Jalan: Jejak Langkah Chumam Dasuki Merawat Literasi

“Bila Allah berkehendak menyebarkan keutamaan yang tersimpan, maka Dia memberi kesempatan lidah pendengki untuk ikut menyebarkan. Seandainya bukan karena rayapan nyala api, maka wanginya kayu gaharu tidak akan diketahui.” (Diwan Abu Tammam)

Orang yang korban dengki seringkali menjadi sasaran kecemburuan atau ketidakpuasan orang lain terhadap kesuksesan, kelebihan, atau prestasi yang mereka miliki.

Mereka mungkin memiliki bakat istimewa, kecerdasan, keterampilan, atau kualitas pribadi yang menonjol, sehingga menimbulkan rasa iri atau tidak nyaman pada orang lain.

Namun, sikap yang berbeda ini dapat menjadi berkah baginya, orang yang sebelumnya tidak mengenal kebaikannya, kemudian masyarakat tahu, bahwa ia tidak seperti keburukan yang dibicarakan orang.

Seperti pohon gaharu yang semerbak baunya menyebar karena dibakar, orang yang menjadi korban dengki memiliki kemampuan untuk menghadirkan perubahan positif dan menginspirasi orang lain melalui kualitas dan prestasi mereka.

Ketika mereka dihadapkan pada kesulitan atau kecaman, mereka tidak membiarkan hal tersebut meruntuhkan semangat mereka. Sebaliknya, mereka memanfaatkannya sebagai dorongan untuk menjadi lebih kuat dan mencapai kesuksesan yang lebih besar.

Mereka berjuang melawan hambatan dan menjadikan pengalaman negatif sebagai kesempatan untuk tumbuh dan berkembang.

Selain itu, seperti biji kopi yang melalui proses pemanggangan, penumbukan, dan pemasakan untuk menghasilkan kelezatan yang dapat dinikmati, orang yang menjadi korban dengki juga mengalami transformasi melalui perjuangan mereka. Mereka belajar dari pengalaman-pengalaman sulit dan tantangan yang mereka hadapi, dan dengan tekad yang kuat, mereka berhasil mengatasi rintangan tersebut.

Setiap penderitaan dan ketidakadilan yang mereka hadapi menjadi bahan bakar bagi mereka untuk menjadi lebih baik, lebih bijaksana, dan lebih memahami.

Lebih jauh lagi, ketika orang yang menjadi korban dengki memilih untuk tidak membalas kebencian atau kejahatan yang dilakukan terhadap mereka, mereka memperlihatkan integritas yang luar biasa.

Mereka menggunakan kebaikan dan keadilan sebagai senjata mereka. Meskipun mungkin tergoda untuk membalas dendam atau melibatkan diri dalam siklus kebencian, mereka memilih untuk mempromosikan kedamaian, pengertian, dan persaudaraan.

Dalam menghadapi cemoohan dan omongan buruk, mereka tetap menjaga martabat dan kebajikan mereka. Dalam mengenalkan kebaikannya kepada orang banyak, orang yang menjadi korban dengki mampu memberikan inspirasi, motivasi, dan teladan bagi orang lain.

Keberhasilan mereka dan perjalanan hidup mereka yang penuh tantangan menjadi sumber inspirasi bagi banyak orang yang menghadapi kesulitan.

Kopi pahit, menjadi indah dan terasa lezat, bagi mereka yang merasakan perihnya ditumbuk dan dipanaskan. Lidah-lidah pendengki sering kali menyebarkan keburukan, tetapi terkadang menghasilkan kebaikan pada orang yang korban dengki.*/ Dr. Halimi Zuhdy

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:dengkiHeadlinekopipendengkiPilihan Redaksi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya
Tulisan selanjutnya Hari Ini Jutaan Warga Turki Menuju Pemungutan Suara, Erdogan Menang Putaran Pertama?

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Laporan: 370 Anak-Anak Palestina Masih Ditahan di Penjara ‘Israel’

Berita
29 Agustus 2026 19:05
Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Presiden Iran: Jangan Biarkan Wilayah Negara Muslim Dipakai Menyerang Sesama
AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Sejarah

Buya Natsir dan 1.000 Sarung untuk Tapol PKI

22 Juli 2026 20:00
Kajian

Jeritan Seorang Homoseksual dan Solusi Drs. Faruq Nasution

30 Juni 2026 22:36
Lentera Hidup

Teladan Jusuf Wibisono : Pejabat Masyumi yang Berintegritas Tinggi

30 Juni 2026 10:26
Ghazwul FikrKajian

Krisis Makna di Era Modern dan Jalan Kembali kepada Wahyu

26 Juni 2026 11:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?