Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kajian

Siap Menang, tapi Siap Kalah 

Ahmad
Terakhir diupdate: 16 Mei 2023 14:09 2:09 pm
Ahmad
Dipublikasikan 16 Mei 2023 14:25
Bagikan
Bagikan

Setiap Muslim harus siap memang dan siap kalah. Jika menang tidak congkah, jika kalah tidak perlu berputus asa

Hidayatullah.com | PEMILIHAN umum (Pemilu) legislatif dan Presiden-Wakil Presiden akan dilaksanakan tahun 2024. Akhir dari pemilihan adalah ada pihak yang menang (terpilih) dan yang kalah (tidak terpilih), ini sesuai dengan ketentuan-Nya.

Karenanya, para calon hendaknya dapat menyikapi hasil dengan bijak, yaitu siap menerima kemenangan sekaligus siap menerima kekalahan. Kemenangan tidak datang sendirinya. Ia memiliki hukum dan aturan main yang harus dipahami.

Namun yang pasti, penentu kemenangan adalah hak prerogratif Allah. Calon pemimpin dan anggota dewan yang dimenangkan tidak akan dapat dikalahkan, meskipun seluruh penduduk bumi bersatu untuk mengalahkan.

Sebaliknya, calon yang dikalahkan tidak akan menang meski ia memiliki pendukung yang militan, perlengkapan memadai, dan pendanaan melimpah.

Baca Juga

Jeritan Seorang Homoseksual dan Solusi Drs. Faruq Nasution
Teladan Jusuf Wibisono : Pejabat Masyumi yang Berintegritas Tinggi
Krisis Makna di Era Modern dan Jalan Kembali kepada Wahyu
Khutbah Jumat: Tauhid, Fondasi Peradaban yang Tak Pernah Runtuh
Jejak Langkah Wanita Pejuang: Nyonya Hafni Zahra Abu Hanifah

Hal ini ditegaskan dalam firman Allah SWT;

إِن يَنصُرْكُمُ ٱللَّهُ فَلَا غَالِبَ لَكُمْ ۖ وَإِن يَخْذُلْكُمْ فَمَن ذَا ٱلَّذِى يَنصُرُكُم مِّنۢ بَعْدِهِۦ ۗ وَعَلَى ٱللَّهِ فَلْيَتَوَكَّلِ ٱلْمُؤْمِنُونَ

 “Jika Allah menolong kamu, maka tak adalah orang yang dapat mengalahkan kamu; jika Allah membiarkan kamu (tidak memberi pertolongan), maka siapakah gerangan yang dapat menolong kamu (selain) dari Allah sesudah itu? Karena itu hendaklah kepada Allah saja orang-orang mukmin bertawakkal.” (QS Ali Imran [3]: 160).

Dengan pemahaman seperti itu akan mengantarkan kepada suasana syukur jika menang dan sabar jika kalah. Sebab, sebelum pemilihan sejatinya sudah tertulis, siapa yang akan terpilih (menang) dan yang akan kalah (tidak terpilih).

Allah akan menolong dan memenangkan calon anggota legislatif (hatta, termasuk urusan Presiden dan Wakil Presiden), apalagi bagi yang mau menolong agama-Nya. Hal ini merupakan suatu hukum dalam bentuk syarat dan balasan.

Siapapun yang mau menolong agama-Nya pasti akan ditolong untuk meraih kemenangan. 

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ إِن تَنصُرُوا۟ ٱللَّهَ يَنصُرْكُمْ وَيُثَبِّتْ أَقْدَامَكُمْ

“Hai orang-orang mukmin, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu.” (QS Muhammad [47]: 7).

Jaminan kemenangan akan diberikan kepada yang istikamah dalam mendirikan shalat, menunaikan zakat, menyuruh yang makruf, mencegah yang mungkar, dan mengembalikan semua urusan hanya kepada-Nya.

اَلَّذِيْنَ اِنْ مَّكَّنّٰهُمْ فِى الْاَرْضِ اَقَامُوا الصَّلٰوةَ وَاٰتَوُا الزَّكٰوةَ وَاَمَرُوْا بِالْمَعْرُوْفِ وَنَهَوْا عَنِ الْمُنْكَرِۗ وَلِلّٰهِ عَاقِبَةُ الْاُمُوْرِ

“(Yaitu) orang-orang yang jika Kami teguhkan kedudukan mereka di muka bumi niscaya mereka mendirikan shalat, menunaikan zakat, menyuruh berbuat makruf dan mencegah dari perbuatan yang mungkar; dan kepada Allah-lah kembali segala urusan.” (QS al-Hajj [22]: 41).

Sehingga, calon anggota legislatif (termasuk Presiden dan Wakil Presiden) ketika meraih kemenangan (terpilih) akan mendapatkan tambahan dukungan dari-Nya. Jika tidak terpilih, ia seharusnya tidak berputus asa, ia akan tetap berkontribusi untuk kemaslahatan bangsa, negara dan siap untuk dipimpin. Inilah hakikat kemenangan yang sebenarnya.

Sebaliknya, jika yang menang (terpiih) malah jumawa dan menampakkan kesombongan, dan yang tidak terpiih enggan berkontribusi untuk kemaslahatan bangsa dan negara, maka inilah hakikat kekalahan yang sebenarnya.

Semoga Allah membimbing kita sebagai anak bangsa untuk ikhlas menerima ketentuan-Nya, tepilih (menang) maupun tidak terpilih (kalah) sehingga mengantarkan kepada kebaikan dan kedamaian bagi masyarakat di negeri ini. Amin.*/ Imam Nur Suharno, Pembina Majelis Taklim Ibu-Ibu di Kuningan, Jawa Barat

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HeadlinekalahmenangpemiluPilihan Redaksi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kunci Kemenangan Erdogan, Gagalnya Skenario Barat, dan Analisa Putaran Kedua
Tulisan selanjutnya Muslim Kerala India Melakukan Aksi Besar-besaran Menentang Islamofobia dan Fasisme Hindutva

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Berita
15 Juli 2026 21:25
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Hikmah

Sikap Prof. H. M. Rasjidi terhadap Jabatan

13 Juni 2026 04:49
Kajian

Keutamaan Puasa Tarwiyah dan Puasa Arafah

26 Mei 2026 09:00
Kajian

Rahasia Hari Arafah yang Dibenci Iblis: Inilah 10 Keutamaannya

26 Mei 2026 08:30
Sejarah

H.O.S. Tjokroaminoto dan Pembelaan terhadap Palestina

23 Mei 2026 15:57
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?