Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kajian

Sepertiga Malam: Waktu Emas yang Dilalaikan

Ahmad
Terakhir diupdate: 22 Juli 2025 06:05 6:05 am
Ahmad
Dipublikasikan 22 Juli 2025 08:45
Bagikan
Bagikan

Di sepertiga malam, saat dunia terlelap, para salik dan pencari Tuhan justru bangkit dan bersujud, menjadikan malam sebagai madrasah ruhani menuju maqam yang terpuji

Hidayatullah.com | Keistimewaan shalat tahajud adalah ibadah yang tiada duanya. Bagaimana tidak? Di sepertiga malam, saat semua makhluk tertidur lelap, engkau justru terjaga, bermunajat kepada Allah ﷻ.

Dalam sunyi malam itu, seolah hanya engkau dan Rabb-mu yang sedang berbincang dalam deep talk yang penuh pengharapan. Di waktu inilah Allah menurunkan rahmat-Nya ke langit dunia dan menjanjikan pengabulan setiap doa.

Dalam keheningan malam, seorang hamba bersimpuh dalam sujud tanpa gangguan duniawi. Hati menjadi tenang, pikiran jernih, dan jiwa tenteram. Sebagaimana firman Allah dalam surah Al-Isrā’ ayat 79:

وَمِنَ ٱلَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهِۦ نَافِلَةًۭ لَّكَ عَسَىٰٓ أَن يَبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًۭا مَّحْمُودًۭا

“Dan pada sebagian malam, lakukanlah shalat tahajud sebagai ibadah tambahan bagimu. Mudah-mudahan Tuhanmu mengangkatmu ke tempat yang terpuji.” (QS. Al-Isrā’: 79)

Baca Juga

Merdeka Bersuara, Bukan Merampas Ketenangan: Sound Horeg dalam Syariat
Atas Jasa Ulama Madzhab, Ijtihad Tidak Lagi Harus Dari Nol
Syair Ahmad Baktsir dan Detak Jantung Diplomasi Kemerdekaan RI di Kairo
Membangun Ketahanan Mental dengan Nilai-Nilai Al-Qur’an
Prajurit di Balik Layar, Pelita di Pinggir Jalan: Jejak Langkah Chumam Dasuki Merawat Literasi

Janji Allah ini diperuntukkan bagi hamba yang mendawamkan tahajudnya. Mereka akan dinaungi rahmat dan pertolongan (ma’unah) dari-Nya.

Manfaatnya pun nyata, baik secara fisik maupun spiritual. Karena itu, para Nabi, salafus shalih, dan orang-orang yang dekat kepada Allah berlomba-lomba menghidupkan malam dengan ibadah, dzikir, dan shalat.

Mereka berdiri di malam hari menegakkan shalat, menundukkan wajah, dan merendahkan hati. Air mata pun mengalir, penuh harap. Abu Sulaiman Ad-Darani berkata:

لِأَهْلِ اللَّيْلِ فِي لَيْلِهِمْ أَلَذُّ حَالًا مِنْ أَهْلِ اللَّهْوِ فِي لَهْوِهِمْ وَلَوْلَا اللَّيْلُ مَا أَحْبَبْتُ الْبَقَاءَ فِي الدُّنْيَا

“Orang-orang yang menghidupkan malam merasakan kenikmatan yang lebih besar daripada orang-orang yang tenggelam dalam kesenangan dunia. Jika bukan karena nikmatnya malam, aku tidak ingin tinggal di dunia ini.”

‘Ali bin Bakar pun berkata:

مُنْذُ أَرْبَعِينَ سَنَةً مَا أَحْزَنَنِي شَيْءٌ سِوَى طُلُوعِ الْفَجْرِ

“Selama 40 tahun, tidak ada yang membuatku bersedih selain datangnya fajar, karena itu menandakan berakhirnya waktu tahajud.”

Fudhail bin ‘Iyadh mengingatkan:

إِذَا لَمْ تَقْدِرْ عَلَى قِيَامِ اللَّيْلِ وَصِيَامِ النَّهَارِ فَاعْلَمْ أَنَّكَ مَحْرُومٌ وَقَدْ كَثُرَتْ خَطِيئَتُكَ

“Jika engkau tidak sanggup bangun malam dan berpuasa di siang hari, ketahuilah bahwa engkau termasuk orang yang terhalang karena banyaknya dosa.”

Rasulullah ﷺ pun bersabda:

عَلَيْكُمْ بِقِيَامِ اللَّيْلِ، فَإِنَّهُ دَأَبُ الصَّالِحِينَ قَبْلَكُمْ، وَإِنَّ قِيَامَ اللَّيْلِ قُرْبَةٌ إِلَى اللَّهِ، وَمَنْهَاةٌ عَنِ الْإِثْمِ، وَتَكْفِيرٌ لِلسَّيِّئَاتِ، وَمَطْرَدَةٌ لِلدَّاءِ عَنِ الْجَسَدِ

“Lakukanlah shalat malam. Sesungguhnya shalat malam adalah kebiasaan orang-orang saleh sebelum kalian, bentuk pendekatan diri kepada Allah, penghapus dosa, penahan dari maksiat, dan pengusir penyakit dari tubuh.” (HR. Tirmidzi)

Ibnu Hajar al-Asqalani dalam Fathul Bari menafsirkan bahwa keutamaan shalat malam menjadikannya tolok ukur kemuliaan manusia. Dalam riwayat lainnya disebut:

إن من الليل ساعة لا يوافقها عبد مسلم يسأل الله تعالى خيراً إلا أعطاه إياه

“Sesungguhnya di malam hari ada satu waktu, jika seorang hamba muslim meminta kebaikan, niscaya Allah akan mengabulkannya.”

Tidakkah kita sadar bahwa di sepertiga malam terdapat golden moment yang sangat dirindukan para salafus shalih? Waktu terbaik untuk mengungkapkan segala hajat, mengadu kepada Sang Maha Mendengar.

Namun, berapa banyak di antara kita yang justru lebih sibuk dengan makhluk dan melupakan Khalik?

Wahai jiwa, bangkitlah di tengah malam, jadikan tahajud sebagai candradimuka yang menggembleng ruhani menuju derajat tertinggi.*/Maisy Afriliany Wilanda, Mahasiswi UIN Sultan Syarif Qasim Riau

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bersujuddunia terlelapHeadlinemalammaqam terpujiPilihan RedaksiQiyamul Lailsepertiga malamtahajud
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Masjid Dikepung, Ulama Dipenjara: Jejak Panjang Diskriminasi di Tajikistan
Tulisan selanjutnya Siapakah Etnis Druze yang Berpihak pada “Israel” Memusuhi Suriah?

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

genosida bosnia
Berita

Ratko Mladic Si Penjagal Bosnia Meninggal di Usia 84 Tahun

Berita
28 Agustus 2026 02:27
Mengapa Kolombia Ingin Pulihkan Hubungan dengan ‘Israel’?
Buka Muktamar NU ke-35, Presiden Prabowo: Jangan Sekali-Kali Lupakan Jasa Ulama
MUI Soroti Pemblokiran Rekening Aktivis, Ingatkan Ancaman Penarikan Dana Massal
‘Israel’ Tetap Ikut Eurovision, Belanda Kembali Pilih Boikot

Terbaru

  • Laporan: 370 Anak-Anak Palestina Masih Ditahan di Penjara ‘Israel’
  • Erdogan Serukan Persatuan Dunia Islam dalam Perayaan Maulid di Istanbul
  • 10 Ribu Porsi Bakso untuk Ukhuwah di Muktamar NU
  • Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup
  • Suriah Angkat Pemimpin YPG Jadi Penasihat Kepresidenan
  • ‘Israel’ Persenjatai Geng Kriminal untuk Rampok dan Usir Warga Palestina di Gaza
  • Bahtsul Masail Qanuniyah Muktamar ke-35 NU akan Bahas RUU Perampasan Aset
  • Board of Peace Sebut Hamas dan Kelompok Perlawanan Palestina Lain Setuju Serahkan Senjata
  • Buka Muktamar NU ke-35, Presiden Prabowo: Jangan Sekali-Kali Lupakan Jasa Ulama
  • Presiden Iran: Jangan Biarkan Wilayah Negara Muslim Dipakai Menyerang Sesama

Mungkin Anda Juga Suka

Sejarah

Buya Natsir dan 1.000 Sarung untuk Tapol PKI

22 Juli 2026 20:00
Kajian

Jeritan Seorang Homoseksual dan Solusi Drs. Faruq Nasution

30 Juni 2026 22:36
Lentera Hidup

Teladan Jusuf Wibisono : Pejabat Masyumi yang Berintegritas Tinggi

30 Juni 2026 10:26
Ghazwul FikrKajian

Krisis Makna di Era Modern dan Jalan Kembali kepada Wahyu

26 Juni 2026 11:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?